Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Ahli Ilmu Jawa Nilai Nama Kabupaten Kepanjen Kurang Dinamis

Redaksi by Redaksi
September 28, 2021 5:27 pm
in Berita
Bupati Malang, Sanusi. Foto: Rizal Adhi

Bupati Malang, Sanusi. Foto: Rizal Adhi

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Wacana Bupati Malang, Muhammad Sanusi untuk mengubah nama Kabupaten Malang menjadi Kabupaten Kepanjen menimbulkan pro kontra. Salah satunya datang dari Ahli Ilmu Jawa atau Guru Spiritual asal Malang, Eyang Djati Kusuma.

Dia mengatakan bahwa nama Kabupaten Kepanjen kurang dinamis. “Saya hanya bisa berwacana, Kepanjen itu dari kata Panji yang artinya Satriya. Tapi kok rasanya kurang dinamis, karena sebutan nama itu terkait psikologis penyebut,” terangnya, pada Selasa (28/09/2021).

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Daripada Kabupaten Kepanjen, dia menyarankan nama Kabupaten Singhasari akan lebih baik. “Kabupaten Malang itu sektor ekonominya antara lain adalah pariwisata. Rasanya lebih mantap jadi Kabupaten Singhasari,” usulnya.

Lebih lanjut, pria yang tinggal di Kota Malang ini juga menceritakan arti nama dari Malang itu sendiri. “Pada abad XII disebut Malai Kuciswara yang artinya negeri yang subur makmur,” bebernya.

Lalu, nama Malai Kuciswara dirubah oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk menangkap Untung Suropati. “Belanda merubah jadi Malang karena untuk nangkap Untung Suropati dan kawan-kawannya,” ungkapnya.

Terakhir, Eyang Djati Kusuma juga mengatakan bahwa untuk mengubah nama tidak bisa sembarang dilakukan. Apalagi mengubah nama suatu wilayah yang usianya sudah ribuan tahun. “Sekarang era informasi, untuk merubah nama gampang populer. Nama itu sabda, upacara ritualnya harus ada di tempat leluhur kita yang tertua,” tegasnya.

Dia juga mengatakan perubahan nama juga berpengaruh kepada peruntungan seseorang atau wilayah.

“Saya waktu lahir nama saya Sukoto, tapi saya sakit-sakitan. Lalu oleh orang tua dirubah menjadi Sudjathi, dan sejak itu rejeki orang tua melesat sehingga bisa menghidupi adik-adik saya yang jumlahnya 10 orang,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Tags: ilmu jawakabupaten malangmalangRencana Kabupaten KepanjenWacana Kabupaten Kepanjen

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Polres Malang Gelar Pelatihan Revolusi Mental

Polres Malang Gelar Pelatihan Revolusi Mental

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.