MALANG, Tugumalang.id – Toko Alfarizki yang tergabung sebagai Agen BRILink menjadi andalan santri-santri pondok pesantren yang ada di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang dalam melakukan transaksi keuangan.
Jarak ATM yang sangat jauh serta kurangnya fasilitas kendaraan membuat para santri memilih Agen BRILink sebagai sarana untuk mengambil kiriman uang dari orang tua mereka. Selain lokasinya dekat, prosesnya pun mudah.
Toko Alfarizki berlokasi di Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Letaknya hanya sekitar 100 meter dari Pondok Pesantren Babussalam, salah satu pondok ternama di Kabupaten Malang.

Baca Juga: Cerita Fitri Kurnia Raup Jutaan Rupiah Per Bulan dengan Jadi Agen BRILink
Di lingkungan tersebut juga terdapat pondok pesantren lainnya, seperti Mambaul Ulum dan Al-Khoirot. Ribuan santri di sana berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka harus menggunakan transaksi perbankan untuk pengiriman uang.
“Di sini dekat dengan pondok-pondok. Anak-anak (santri) bisa mengambil uang di sini,” kata pemilik toko Alfarizki, Siti Mukharromah saat ditemui Tugu Malang ID, Selasa (29/4/2024).

Para santri biasanya mengambil uang untuk kebutuhan bulanan mereka. Di samping itu, mereka juga melakukan tarik tunai untuk membayar biaya pondok.
Baca Juga: Pujon Kidul Terima CSR Rp1 Miliar dari BRI Usai Juarai Desa BRILian 2022
“Terkadang orang tua santri telepon ke saya untuk memberikan uangnya ke pengurus pondok secara langsung,” tutur perempuan yang sudah bergabung menjadi Agen BRILink selama 10 tahun ini.
Melalui Siti, para santri pondok pesantren yang hendak pulang kampung juga bisa membayar tiket kereta api dan kapal dengan mudah. Semua transaksi keuangan yang dibutuhkan oleh santri bisa difasilitasi oleh Agen BRILink.
Agen BRILink lainnya yang membantu santri pondok untuk menarik uang tunai adalah Nurul Farida. Tokonya berada persis di sebelah Pondok Pesantren Tarbiyatul Quran, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen.
Meskipun lokasi tersebut tak jauh dari Kantor Unit BRI dan ATM, namun para santri lebih memilih bertransaksi di Agen BRILink. Pasalnya, di Agen BRILink tidak ada minimal transaksi.
Nurul mengatakan, tak jarang para santri mengambil uang tunai dengan nominal di bawah Rp50 ribu. Ia merinci ada santri yang hanya mengambil uang tunai sebesar Rp45 ribu, bahkan ada yang hanya mengambil uang Rp12 ribu. Hal tersebut tidak bisa dilakukan di mesin ATM maupun bank.
“Mereka tidak bisa mengambil ke loket karena nominalnya tidak bulat,” kata Nurul.
Sebagai Agen BRILink, Nurul bisa membantu para santri yang uang sakunya menipis namun saldonya tidak sampai Rp50 ribu di dalam rekening. Dengan demikian, para santri masih tetap bisa memenuhi kebutuhan mereka.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























