Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

8 Cara Menghadapi Pasangan yang Posesif Berlebihan

Redaksi by Redaksi
Oktober 21, 2023 11:00 am
in Tips
Ilustrasi pasangan yang sedang bertengkar.

Ilustrasi pasangan yang sedang bertengkar. (Foto/Pinterest @SadNa)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sudah sering dengar kata posesif bukan? Dan biasanya, kata itu melekat dalam sebuah hubungan percintaan. Bila kita cermati dari definisinya, posesif adalah sifat ingin memiliki sesuatu secara berlebihan. Dalam hal hubungan, perilaku posesif biasanya didorong oleh anggapan pasangan adalah miliknya secara utuh.

Dalam setiap hubungan, ada harapan dan keinginan untuk memiliki waktu bersama dan merasa dekat dengan pasangan. Namun, ketika posesifitas berlebihan terjadi, hal itu bisa mengancam keharmonisan sebuah hubungan. Lantas bagaimana cara menghadapi pasangan yang posesif berlebihan? Berikut delapan tips yang harus kalian coba.

READ ALSO

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus

Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten

Baca Juga: Bonus Demografi Vs Kesehatan Mental

1. Komunikasi yang Terbuka dan Jujur

Langkah pertama dalam mengatasi pasangan posesif adalah berbicara dengannya secara terbuka dan jujur. Jelaskan bagaimana Anda merasa terkekang dan terbatasi oleh sikap posesifnya. Pastikan bahwa komunikasi berlangsung tanpa konflik dan disertai dengan rasa empati. Selain itu, pastikan bahwa komunikasi yang berlangsung adalah komunikasi dua arah, bukan salah satu mendominasi.

2. Pahami Asal Mula Posesifitas

Cobalah untuk memahami apa yang mendorong pasangan Anda menjadi posesif. Beberapa alasan mungkin termasuk kekhawatiran akan kehilangan Anda atau pengalaman trauma sebelumnya. Gali apa yang ia khawatirkan dan ia rasakan. Cobalah untuk saling memahami perasaan satu sama lain. Dengan pemahaman yang lebih baik, Anda dapat mencari solusi yang lebih efektif.

3. Beri Ruang Pribadi

Penting untuk menjaga keseimbangan antara waktu bersama dan waktu pribadi. Pastikan bahwa Anda dan pasangan memiliki ruang untuk menjalani aktivitas dan menjaga hubungan dengan teman dan keluarga masing-masing. Meskipun kalian sudah berkomitmen untuk bersama, tetapi memiliki waktu pribadi (me time) juga penting. Karena bagi sebagian orang, waktu sendiri adalah energi berharga bagi mereka.

Baca Juga: Kesehatan Mental Berbasis Sekolah Oleh Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang

4. Buat Batasan yang Sehat

Dalam hubungan yang sehat, setiap orang harus memberi batasan dalam berhubungan. Jelaskan batasan yang dapat membantu meredakan posesifitas. Misalnya, Anda bisa sepakat mengenai batasan yang bersifat sehat, seperti menghubungi satu sama lain dalam kegiatan baik sebelum dan sesudah, mengabari pasangan bila ada sesuatu, tetapi juga memberikan kebebasan untuk menjalani aktivitas secara mandiri.

5. Berikan Pujian dan Dukungan

Seringkali, posesifitas muncul dari kekurangan dalam rasa percaya diri. Memberikan pujian dan dukungan yang tulus kepada pasangan dapat membantu membangun kepercayaan dirinya, sehingga ia merasa lebih aman dalam hubungan.

Rasa aman antar satu sama lain akan menurunkan tingkat posesif pasangan karena mereka tidak khawatir berlebihan terhadap aktivitas luar di mana pasangan tidak saling mengawasi (tidak berada dalam satu tempat).

6. Rekrut Bantuan Profesional

Jika upaya untuk mengatasi posesifitas pasangan tidak berhasil, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang terapis atau konselor. Terapis dapat membantu Anda berdua untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan memberikan strategi yang lebih mendalam.

7. Jaga Kesehatan Diri

Penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental Anda sendiri dalam hubungan yang menghadapi posesifitas. Jadikan diri Anda sebagai prioritas, terlibat dalam aktivitas yang Anda nikmati, dan terus berkembang secara pribadi.

8. Evaluasi Hubungan Anda

Terkadang, posesifitas yang berlebihan dapat menjadi tanda masalah yang lebih dalam dalam hubungan. Jika upaya untuk mengatasi masalah ini tidak berhasil dan Anda merasa hubungan tidak sehat, Anda mungkin perlu mempertimbangkan apakah hubungan ini benar-benar yang terbaik untuk kedua belah pihak.

Bila kedua belah pihak merasa sudah tidak bisa diteruskan, jangan ragu untuk memutuskan untuk mengakhiri ya. Ingat, kata anak muda zaman sekarang, “seumur hidup itu terlalu lama bila dihabiskan oleh orang yang salah.”

Semoga hubunganmu sehat, saling mempercayai satu sama lain dan langgeng ya!

Penulis: Rahayu SJ (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: PasanganPosesif

Related Posts

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus
Tips

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus

Rabu, 14 Okt 2026
Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten
Tips

Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten

Rabu, 14 Okt 2026
Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya
Tips

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

Jumat, 4 Sep 2026
5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Next Post
Sang Kudo Cafe and Venue, hidden gem baru di Kota Batu yang nyaman dan healingable

Healing dan Hangout Santai Nuansa Alam di Kudo Cafe Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.