Minggu, Agustus 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

8 Cara Menghadapi Pasangan yang Posesif Berlebihan

Redaksi by Redaksi
Oktober 21, 2023 11:00 am
in Tips
Ilustrasi pasangan yang sedang bertengkar.

Ilustrasi pasangan yang sedang bertengkar. (Foto/Pinterest @SadNa)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sudah sering dengar kata posesif bukan? Dan biasanya, kata itu melekat dalam sebuah hubungan percintaan. Bila kita cermati dari definisinya, posesif adalah sifat ingin memiliki sesuatu secara berlebihan. Dalam hal hubungan, perilaku posesif biasanya didorong oleh anggapan pasangan adalah miliknya secara utuh.

Dalam setiap hubungan, ada harapan dan keinginan untuk memiliki waktu bersama dan merasa dekat dengan pasangan. Namun, ketika posesifitas berlebihan terjadi, hal itu bisa mengancam keharmonisan sebuah hubungan. Lantas bagaimana cara menghadapi pasangan yang posesif berlebihan? Berikut delapan tips yang harus kalian coba.

READ ALSO

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Baca Juga: Bonus Demografi Vs Kesehatan Mental

1. Komunikasi yang Terbuka dan Jujur

Langkah pertama dalam mengatasi pasangan posesif adalah berbicara dengannya secara terbuka dan jujur. Jelaskan bagaimana Anda merasa terkekang dan terbatasi oleh sikap posesifnya. Pastikan bahwa komunikasi berlangsung tanpa konflik dan disertai dengan rasa empati. Selain itu, pastikan bahwa komunikasi yang berlangsung adalah komunikasi dua arah, bukan salah satu mendominasi.

2. Pahami Asal Mula Posesifitas

Cobalah untuk memahami apa yang mendorong pasangan Anda menjadi posesif. Beberapa alasan mungkin termasuk kekhawatiran akan kehilangan Anda atau pengalaman trauma sebelumnya. Gali apa yang ia khawatirkan dan ia rasakan. Cobalah untuk saling memahami perasaan satu sama lain. Dengan pemahaman yang lebih baik, Anda dapat mencari solusi yang lebih efektif.

3. Beri Ruang Pribadi

Penting untuk menjaga keseimbangan antara waktu bersama dan waktu pribadi. Pastikan bahwa Anda dan pasangan memiliki ruang untuk menjalani aktivitas dan menjaga hubungan dengan teman dan keluarga masing-masing. Meskipun kalian sudah berkomitmen untuk bersama, tetapi memiliki waktu pribadi (me time) juga penting. Karena bagi sebagian orang, waktu sendiri adalah energi berharga bagi mereka.

Baca Juga: Kesehatan Mental Berbasis Sekolah Oleh Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang

4. Buat Batasan yang Sehat

Dalam hubungan yang sehat, setiap orang harus memberi batasan dalam berhubungan. Jelaskan batasan yang dapat membantu meredakan posesifitas. Misalnya, Anda bisa sepakat mengenai batasan yang bersifat sehat, seperti menghubungi satu sama lain dalam kegiatan baik sebelum dan sesudah, mengabari pasangan bila ada sesuatu, tetapi juga memberikan kebebasan untuk menjalani aktivitas secara mandiri.

5. Berikan Pujian dan Dukungan

Seringkali, posesifitas muncul dari kekurangan dalam rasa percaya diri. Memberikan pujian dan dukungan yang tulus kepada pasangan dapat membantu membangun kepercayaan dirinya, sehingga ia merasa lebih aman dalam hubungan.

Rasa aman antar satu sama lain akan menurunkan tingkat posesif pasangan karena mereka tidak khawatir berlebihan terhadap aktivitas luar di mana pasangan tidak saling mengawasi (tidak berada dalam satu tempat).

6. Rekrut Bantuan Profesional

Jika upaya untuk mengatasi posesifitas pasangan tidak berhasil, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang terapis atau konselor. Terapis dapat membantu Anda berdua untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan memberikan strategi yang lebih mendalam.

7. Jaga Kesehatan Diri

Penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental Anda sendiri dalam hubungan yang menghadapi posesifitas. Jadikan diri Anda sebagai prioritas, terlibat dalam aktivitas yang Anda nikmati, dan terus berkembang secara pribadi.

8. Evaluasi Hubungan Anda

Terkadang, posesifitas yang berlebihan dapat menjadi tanda masalah yang lebih dalam dalam hubungan. Jika upaya untuk mengatasi masalah ini tidak berhasil dan Anda merasa hubungan tidak sehat, Anda mungkin perlu mempertimbangkan apakah hubungan ini benar-benar yang terbaik untuk kedua belah pihak.

Bila kedua belah pihak merasa sudah tidak bisa diteruskan, jangan ragu untuk memutuskan untuk mengakhiri ya. Ingat, kata anak muda zaman sekarang, “seumur hidup itu terlalu lama bila dihabiskan oleh orang yang salah.”

Semoga hubunganmu sehat, saling mempercayai satu sama lain dan langgeng ya!

Penulis: Rahayu SJ (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: PasanganPosesif

Related Posts

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya
Tips

Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya

Jumat, 7 Agu 2026
Belanja Fashion Wanita di Malang - 6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG
Tips

6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG

Jumat, 7 Agu 2026
5 Toko Sayur di Merjosari Malang untuk Belanja Harian Anak Kos
Tips

5 Toko Sayur di Merjosari Malang untuk Belanja Harian Anak Kos

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Sang Kudo Cafe and Venue, hidden gem baru di Kota Batu yang nyaman dan healingable

Healing dan Hangout Santai Nuansa Alam di Kudo Cafe Batu

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.