Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Salman Subakat, CEO PT Paragon Bagikan Rahasia Sukses Wardah hingga Kahf

Redaksi by Redaksi
Oktober 16, 2023 9:47 am
in Insight
Salman Subakat, CEO PT Paragon Technology and Innovation.

Salman Subakat, CEO PT Paragon Technology and Innovation. Foto/Tangkap Layar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Salman Subakat, nama yang tak asing di jagad perkosmetikan nasional. Dia adalah CEO PT Paragon Technology and Innovation yang telah melahirkan banyak brand dan semuanya sukses di pasaran. Sebut saja Wardah, Make Over, Emina, Kahf, Labore, Putri, Biodef, Instaperfect, Crystallure, Beyondly, Wonderly dan Tavi.

Berbagai produk ini, sukses menghiasai etalase-etalase toko-toko online maupun offline. Bahkan boleh jadi, Anda pembaca sekalian adalah pengguna dari para produk-produk yang terkenal berkualitas tersebut. Ada satu pertanyaan yang sering mengemuka utamanya bagi mereka yang ingin berbisnis, yaitu bagaimana Salman Subakat sebagai CEO Paragon mengelola bisnisnya sehingga semua brandnya berhasil?

READ ALSO

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Baca Juga: 5 Kata Menggambarkan Salman Subakat

Nah, artikel ini akan membahas rahasia sukses Salman Subakat membangun brand-brand yang tidak hanya menasional tetapi mendunia. Dalam suatu podcast dengan Deryansha Azhary, Salman sapaan akrabnya, membeberkan apa yang telah dia lalukan dengan PT Paragon.

Dia mengupas mulai generasi pertama PT Paragon saat membangun pondasi di Paragon. Saat itu diawali membentuk pondasi karyawan yang awet dan berjuang dalam setiap generasinya. Cara pembentukannya dengan mementingkan pendidikan kepada brand ambassador agar merasakan kultur yang bagus dan mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen.

“Untuk menciptakan perusahaan yang sustain itu harus jangan buru-buru, karena kita harus membangun pondasi yang kuat. Organisasi itu, membutuhkan waktu untuk membangun kultur yang kuat dan sembari membangun pondasi kita sambil berjalan,” jelas Salman.

Baca Juga: Kata Salman Subakat Tentang FJP : Berharap Jadi Gerakan Pendidikan yang Nyata

Sebagai beauty company, PT Paragon memiliki budaya yang bagus yang membuat perusahaan itu berkembang dan inovatif. Untuk membentuk kultur yang kuat membutuhkan talent yang mumpuni.

“Membuat kultur yang kuat itu butuh talent yang kuat. Talent yang kuat tumbuh dari kultur yang kuat, kultur yang kuat butuh pemimpin yang sudah berpengalaman,” tambahnya.

Menurut Salman, dalam bisnis harus memikirkan dan memperhatikan kualitas, manajemen, juga iklan, entah itu melalui influencer atau lainnya. Dan, yang tak kalah penting harus membangun supply chain dan organisasi yang solid.

Dia juga menyoroti tentang pendidikan dan inovasi dalam bisnis untuk membangun ekosistem yang membuat bisnis meningkat dan lebih besar. “Pendidikan bisa membangun ekosistem untuk kita bisa ekspansi ke luar negeri, membuat formula terbaik untuk Asia Region South East dengan cara kita riset sendiri,” jelasnya.

Baca Juga: Salman Subakat: Seorang Milenial Harus Punya Inovasi dan Solusi

Berbicara bisnis, imbuh alumni ITB itu, tidak hanya produknya saja tetapi juga harus membuat brand yang excitement mulai dari bagaimana perjalanan bisnis tersebut sampai ke tujuan bisnis (purpose). Sebagai produk lokal harus memberikan rasa bangga kepada konsumen atas penggunaan produk tersebut dan mengetahui tujuan produk tersebut.

“Kalau kita menyentuh marketing 4.0 maka yang tersentuh bukan hanya produknya tetapi juga rasa bangga sebagai orang Indonesia. Nah kita bridging dari 2.0 ke 3.0 ke 4.0 bahwa ini kebanggaan Indonesia,” imbuhnya.

Pada akhir sesi, Salman Subakat berpesan bahwa masalah kualitas, industri manapun jangan main di hilir semua tetapi juga main di hulu untuk menjaga kualitas.

Saat ini, PT Paragon Technology and Innovation telah menjadi panutan bagi merek kecantikan lokal Indonesia dan telah berhasil memasarkan produknya di berbagai negara. Hal ini membuktikan bahwa dengan pondasi yang kuat, inovasi, pendidikan dan kultur yang baik, perusahaan Indonesia dapat bersaing di industri global.

Penulis: Chisma Haryati Kartika (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: kahfProduk KecantikanPT ParagonSalman SubakatWardah

Related Posts

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Insight

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 11 Sep 2026
Next Post
Suasana menikmati makanan di Shou Kopitiam x Nasi Goreng Nenek Mojang

Menariknya Kafe Melayu di Malang, Bisa Buat Nugas Sambil Sarapan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.