Sabtu, Agustus 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Ajak Pemuda Bangun Bisnis, IIBF Malang Gelar Kopdar Young Preneur

Redaksi by Redaksi
Oktober 7, 2023 2:35 pm
in Bisnis
Kopdar Young Preneur yang diselenggarakan oleh IIBF Malang di UMM

Kopdar Young Preneur yang diselenggarakan oleh IIBF Malang di UMM. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Jelang event One Mount Entrepreneurs (OME), Indonesia Islamic Bussines Forum (IIBF) Malang menggelar Kopdar Young Preneur di Aula Masjid AR Fachruddin, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Sabtu (7/10/2023). Para pemuda diajak membangun bisnis sejak muda dalam acara ini.

Kopdar Young Preneur itu diikuti oleh sejumlah kalangan mahasiswa dan masyarakat umum dengan rentan usia 17-25 tahun. Mereka tampak antusias memperhatikan kiat kiat sukses hingga rekam jejak pemateri dalam membangun bisnis dari nol.

READ ALSO

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Terdapat beberapa pemateri dari praktisi bisnis ulung hingga pebisnis muda yang dihadirkan dalam acara ini. Mulai Ahmad Shodiq Owner Yumindo Group, Gea Safferina Owner Wuffy Space & Wuddy Land hingga M Syaiful Anam Owner Nams Sport.

Baca Juga: Kuliah Perdana D4 Bisnis Properti Vokasi UMM, Praktik Langsung di Lapangan

Dalam kesempatannya, Ahmad Sodiq, Owner Yumindo Group menyampaikan bahwa dahulu dirinya bekerja di perusahaan BUMN. Namun dia memiliki jiwa seorang bisnis hingga berani membangun bisnis dari nol yakni bisnis interior.

Dia memiliki tekad bahwa jika omzet usahanya bisa menembus 10 kali gajinya saat bekerja di BUMN maka dia akan keluar dan fokus di bisnisnya. Benar saja, bisnisnya berkembang dan mendorongnya fokus pada bisnis dan keluar dari perusahaan BUMN ketika menjabat sebagai kepala seksi.

Sodiq menyampaikan bahwa membangun bisnis tak harus memiliki modal yang mumpuni. Dia menyebut, memulai bisnis dengan menjualkan produk interior milik temannya dengan modal sekitar Rp 1,2 juta. Setelah berkembang, dia kemudian melakukan produksi interior sendiri.

“Jadi saya itu usaha hampir gak pakai modal. Saya dulu ambil produk ke teman. Lalu saya jual dengan sistem DP, jadi DPnya itu saya pakai untuk melunasi, saya puter seperti itu terus,” bebernya.

Menurutnya, ide usaha memang harus dicari dengan mengamati kebutuhan pasar. Sodiq mengaku berani memulai bisnis interior karena menemukan bahwa tetangganya membutuhkan produk interior.

Baca Juga: Bincang Sukses dengan Djoko Prihatin, dari Bisnis hingga Politik

“Jadi membangun bisnis itu seharusnya untuk mengatasi masalah orang lain,” ujarnya.

Setelah menemukan ide bisnis, maka hal yang dia lakukan adalah memulai usaha dan fokus menggencarkan branding dan marketing. Kini, bisnis interior Sodiq sudah mampu menjangkau berbagai daerah di tanah air bahkan ekspor ke luar negeri.

Tentu capaian itu, kata Shodiq, tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu ketekunan dan konsistensi. Dia menyampaikan pernah mendapat ujian memiliki hutang hingga Rp 1,3 milyar.

Meski begitu dia tetap tekun mengembangkan bisnisnya dengan mengikuti kajian kajian bisnis bersama komunitas bisnis. Untuk itu, dia menyarankan agar para pemula untuk banyak mengikuti kegiatan atau forum bisnis sejak muda.

“Saya dulu belajar gak ada yang ngajari sampai jatuh bangunnya kerasa. Sampai saya punya utang Rp 1,5 milyar pada 2013. Kemudian saya di IIBF diajari berbisnis yang benar,” kata dia.

“Market atau pasar yang bagus kalau manajemen gak bagus, uang Rp 1 milyar ya pasti habis. Jadi harus bisa manajemen bisnis dan serius,” lanjutnya.

Selain itu, salah satu kunci membangun bisnis menurutnya adalah niat. Dia mengatakan bahwa mentor atau guru bisnis sehebat apapun tak akan pernah berguna jika orang yang dibina tidak memiliki gairah menjadi pebisnis.

“Kalau ditanya bisnis apa yang bagus, saya rasa semua bisnis bagus kalau dikerjakan dan serius,” ucapnya.

Dia menyampaikan bahwa saat ini banyak sumber sumber pendanaan bagi pemula yang takut memulai bisnis karena keterbatasan modal, seperti pinjaman hingga investor.

Sodiq memberikan pesan agar para pemuda atau pebisnis pemula untuk menggantungkan cita cita setinggi langit.

“Bercita citalah setinggi langit, jangan takut bercita cita. Karena cita cita bisa mendorong kita melangkahkan kaki menuju kesuksesan,” ujarnya.

Sementara itu, pemateri lain yakni M Syaiful Anam, Owner Nams Sport menyampaikan bahwa kesuksesan baginya merupakan titik seseorang mampu mencapai target diri sendiri, berkontribusi untuk agama dan membangun bangsa.

“Omzet Rp 25 juta mungkin cukup untuk kehidupan pribadi, tapi itu tak cukup untuk membangun agama dan bangsa. Jadi bagi saya sukses itu bisa bermanfaat bagi agama dan bangsa,” tuturnya.

“Kita tak tau hidup di dunia sampai kapan. Jadi sukses bagi saya adalah ketika kita bisa memberikan dampak terus menerus bagi orang lain. Makanya ketika masih muda, kita harus melakukan banyak hal yang menjadi ladang jariyah di masa depan,” kata Gea Safferina Owner Wuffy Space & Wuddy Land.

Ketua Pelaksana Kopdar Young Preneur, Reza Hadi Pratama yang juga merupakan Pengurus Divisi Kebangsaan IIBF Malang menyampaikan bahwa kegiatan kopdar tersebut merupakan persiapan jelang event OME yakni pelatihan dan pendampingan bisnis selama sebulan ke depan.

“Tujuan kegiatan ini memang kami ingin menggaungkan semangat kewirausahaan kepada anak anak muda supaya bisa berkembang,” kata dia.

Setelah Kopdar Young Preneur, kata Reza, para peserta akan diajak menyelami cara merintis bisnis dari nol hingga strategi mengembangkannya. Dikatakan, bakal ada 5 pertemuan pelatihan bisnis dalam event OME dari IIBF Malang itu. Tak hanya itu, hasil rintisan bisnis peserta akan dilombakan.

“Jadi harapan kami di pertemuan ini bisa menginspirasi anak anak muda. Ada kiat berbisnis dari nol. Kan banyak pemula yang takut karena gak punya modal dan usaha apa atau produksi apa. Memulai bisnis itu ternyata gak harus memproduksi kok dan gak harus punya modal banyak,” tuturnya.

“Jadi jangan takut memulai bisnis. Memang bisnis banyak dan besar resikonya. Tapi resiko itu bisa diatasi kalau kita tau strateginya,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: IIBIIBF MalangPemuda Bangun Bisnis

Related Posts

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?
Bisnis

Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?

Sabtu, 18 Jul 2026
Next Post
Ilustrasi menjadi Master of Ceremony.

8 Cara Menjadi MC yang Baik dan Mencairkan Suasana

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.