Senin, Juli 27, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Optimalkan Gawai Sebagai Sarana Melawan Konten Negatif dan Hoaks

Redaksi by Redaksi
Juni 3, 2021 12:27 pm
in Pilihan Redaksi
gawai - Optimalkan Gawai Sebagai Sarana Melawan Konten Negatif dan Hoaks

Workshop komunikasi bertajuk “Desa Melek Digital”, di Desa Panda Gede, Tabanan, Bali, pada Kamis (27/5/2021). Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Peranti genggam (gadget atrau gawai) yang setiap hari kita gunakan harus kita optimalkan pemanfaatannya sebagai sarana yang ampuh untuk melawan hoaks dan melawan konten negatif di ruang sosial kita.

“Kalau dahulu kita berjuang dengan bambu runcing, sekarang gadget kita adalah alat perjuangan dalam membangun desa kita dan mendorong Bali bangkit,” demikian ditegaskan Staf Bidang Komunikasi Sosial Poitik dan Masyarakat (Komsospolmas) Tim Komunikasi Publik Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Savero “Ero” Karamiveta Dwipayana, pada workshop komunikasi dan literasi digital bertajuk “Desa Melek Digital”, di Desa Panda Gede, Tabanan, Bali, pada Kamis (27/5/2021).

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Menurut Mahasiswa Berprestasi Bidang Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, ini hoaks merupakan suatu konten informasi tidak benar yang seakan-akan informasi itu benar menurut asumsi penerimanya. Sedangkan, disinformasi adalah penyimpangan informasi yang sama sekali tidak ada fakta/kebenaran yang dilakukan secara sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Staf Bidang Komunikasi Sosial Politik dan Masyarakat (Komsospolmas) Tim Komunikasi Publik Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Savero “Ero” Karamiveta Dwipayana, pada workshop komunikasi bertajuk “Desa Melek Digital”, di Desa Panda Gede, Tabanan, Bali,  pada Kamis (27/5/2021). Foto: dok

“Hoaks dan disinformasi tidak hanya menjadi musuh masyarakat tetapi juga bagi negara. Pada level masyarakat, hoaks dapat membuat perselisihan antar individu atas perbedaan asumsi baik di dunia online dan nyata. Sedangkan di level negara, hoaks akan menimbulkan kekacauan stabilitas sosial-politik dan ketertiban sosial, serta merusak wibawa pemerintah. Inilah yang harus kita sadari,” kata Ero menegaskan.

Pada konteks inilah, putra bungsu Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana itu menegaskan, kolaborasi dan sinergi semua elemen masyarakat menjadi kunci penting mengantisipasi maraknya informasi palsu atau hoaks, khususnya yang terkait dengan COVID-19.

“Maraknya hoaks dapat membuat orang menjadi tidak percaya ada dan bahayanya COVID-19, menjadi tidak patuh protokol kesehatan dan hingga menolak vaksinasi. Semua komponen masyarakat harus bahu-membahu bersinergi membangun kesadaran bersama,” ungkapnya.

Workshop komunikasi bertajuk “Desa Melek Digital”, di Desa Panda Gede, Tabanan, Bali, pada Kamis (27/5/2021). Foto: dok

Dia menyatakan, pemerintah tidak bisa berjalan sendirian karena saat ini teknologi telah memungkinkan masyarakat secara keseluruhan untuk mengambil alih proses produksi informasi. “Jadi, tanpa keterlibatan semua kalangan, maka upaya meredam hoaks hanya akan seperti menggantang asap,” ungkap anak muda yang sudah terbiasa aktif dalam berbagai kegiatan sosial tersebut.

Workshop yang diikuti puluhan warga di desa tersebut ini, dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi siang, peserta adalah khusus bagi pengurus desa dan banjar setempat, bertempat di Kantor Desa Panda Gede. Adapun sesi malam, dihadiri oleh sekitar 20 pegiat usia muda/remaja, bertempat di Little Spoon Farm.

Pada setiap sesi tersebut, Savero Dwipayana yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial  itu juga mengingatkan, peranti genggam (gadget atrau gawai) yang setiap hari kita gunakan, adalah sarana yang ampuh untuk melawan hoaks dan melawan konten negatif.

Workshop komunikasi bertajuk “Desa Melek Digital”, di Desa Panda Gede, Tabanan, Bali, pada Kamis (27/5/2021). Foto: dok

“Kalau dahulu kita berjuang dengan bambu runcing, sekarang gadget kita adalah alat perjuangan dalam membangun desa kita dan mendorong Bali bangkit,” tegas Ero yang juga menjabat sebagai Redaktur Pelaksana tugujatim.id.

Mahasiswa semester VIII Fikom Unpad ini mengingatkan pula kepada peserta, tentang pentingnya menjaga privasi, memastikan keamanan gadget, serta selalu melakukan verifikasi dan konfirmasi atas informasi yang diterima dan/atau akan diteruskan ke pihak lain. Internetpun dapat digunakan untuk melakukan promosi pariwisata dan melakukan pemasaran produk-produk UMKM.

“Teknologi digital telah menjadi kebutuhan masyarakat yang tak terpisahkan dewasa ini, baik untuk berkomunikasi antar kawan hingga pemberdayaan UMKM online, termasuk untuk belajar online hingga promosi potensi seni, budaya, dan pariwisata. Namun teknologi digital juga membawa problematika tersendiri yang apabila tidak kita waspadai akan dapat merugikan penggunanya. Itulah hal terpenting yang harus kita waspadai,” ucap anak muda dengan segudang pengalaman tampil menjadi pembicara di banyak kegiatan tersebut.

Literasi Digital

Workshop yang berdurasi dua jam setiap sesinya ini, merupakan inisiasi kolaborasi perdana antara pengampu kebijakan Desa Pandak Gede, Yayasan Amanat Keluarga Indonesia (AKI), dan ICT Watch Indonesia, serta didukung oleh Little Spoon Farm sebagai kiat untuk memberikan pemahaman kembali ke masyarakat.

Dalam pengantarnya, I Gusti Ketut Artayasa, Kepala Desa Pandak Gede, mengatakan bahwa penyuluhan ini adalah bentuk upaya besama berbagi kembali ke desa agar masyarakat semakin berdaya, maju, dan bertambah wawasannya dalam hal literasi digital.

“Melalui inisiatif penyuluhan dan workshop yang didukung oleh Yayasan AKI dan ICT Watch ini, tentu saja menjadi bekal bagi masyarakat Desa Pandak Gede untuk dapat kian berkembang dan maju dengan pengetahuan yang didapat melalui internet dan teknologi digital,” imbuhnya.

Semenara itu, Abigail Bernadette, perwakilan dari Yayasan AKI sebagai fasilitator penyuluhan, mengatakan salah satu tujuan utama pelaksanaan workshop ini adalah untuk membangun pemahaman kritis masyarakat terhadap informasi yang beredar di internet.

“Banyak informasi yang sengaja disebarkan melalui media sosial misalnya, sengaja untuk memecah-belah masyarakat dan membenci pemerintah. Maka kita perlu melanjutkan kolaborasi dan memperluas program penyuluhan semacam ini,” pungkas Abigail.

Dalam pelaksanaan penyuluhan dan workshop Desa Melek Digital ini, peserta juga berdiskusi tentang dinamika dan problematika penggunaan internet serta teknologi digital dalam keseharian mereka. Menjadi pengguna internet yang positif, kreatif, dan produktif adalah inti pesan dalam sesi diskusi dan tanya-jawab yang berlangsung hangat.

Pesertapun mendapatkan bimbingan praktik langsung cara mengaktifkan fitur keamanan Two Factor Verification (2FA) guna pengaman aplikasi WhatsApp yang digunakan agar tak mudah diretas atau dibajak oleh orang lain.*

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
kritis - Sempat Kritis, Korban Penusukan oleh Mantan Suami Mulai Stabil

Sempat Kritis, Korban Penusukan oleh Mantan Suami Mulai Stabil

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.