Minggu, Juni 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Sejarah dan Resep Tumpeng, Makanan yang Selalu Ada di Perayaan

Redaksi by Redaksi
Agustus 16, 2023 9:22 am
in Budaya
Sejarah dan resep mudah nasi tumpeng.

Sejarah dan resep mudah nasi tumpeng. Foto/Pixabay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Peringatan HUT RI ke-78 sudah di depan mata. Selain sibuk menghias kampung dan menggelar berbagai lomba agustusan, para warga juga bersiap membuat tumpeng di acara tasyakuran.

Nah, saat tasyakuran ini, tidak lengkap rasanya jika tidak dilengkapi dengan makanan yang selalu menjadi pusat perhatian. Makanan itu biasanya memiliki ukuran besar. Ya, itu adalah tumpeng.

READ ALSO

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Pemotongan tumpeng biasanya menjadi tanda dimulainya acara yang sedang dilakukan, tapi bisa juga untuk merayakan ulang tahun. Lumrahnya, bila ada perayaan sering kali ada tumpeng yang disajikan.

Baca Juga: 12 Objek di Kota Batu Ditetapkan Jadi Cagar Budaya

Namun bagaimana sih tradisi tumpeng ini bisa sangat melekat di setiap perayaan dan bagaimana pula cara untuk membuat tumpeng yang sedap ? Tanpa berlama-lama mari kita bahas satu persatu.

Sejarah Tumpeng

Melansir dari Sindonews, tumpeng sudah ada dan digunakan oleh masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Bentuk tumpeng terinspirasi dari faktor geografis di Jawa yang memiliki banyak gunung.

Selain itu, faktor agama juga memengaruhi bagaimana tumpeng ditafsirkan. Saat Hindu menjadi agama mayoritas di Pulau Jawa, bentuk tumpeng diibaratkan sebagai gunung Mahameru yang suci.

Namun ketika Islam yang menjadi agama mayoritas di Pulau Jawa, maka penafsiran gunungan di tumpeng berubah menjadi simbol yang menunjukkan permohonan kepada sang pencipta.

Baca Juga: Uri-uri Budaya Ratusan Tahun, Warga Desa Srigonco Gelar Larung Sesaji

Masyarakat Jawa senang memberi nama sesuatu yang bisa langsung memiliki arti. Hal ini juga terjadi pada pemilihan nama tumpeng, orang Jawa memiliki pengertian bahwa tumpeng dapat diartikan yen metu seng mempeng, yang memiliki arti kalau keluar harus dengan sungguh-sungguh.

Selain identik dengan bentuk kerucut, tumpeng juga selalu diiringi oleh beberapa lauk yang mengelilinginya. Memang tidak ada ketentuan yang baku ketika memilih apa saja yang hendak disajikan sebagai lauk pendamping di tumpeng, namun pada zaman dahulu jumlah yang dipilih adalah tujuh.

Pemilihan ini juga memiliki arti bagi orang Jawa. Pitu yang berarti tujuh dalam bahasa Jawa diartikan sebagai pitulungan atau pertolongan. Hal ini menjadi selaras dengan pengertian dari bentuk tumpeng yakni permohonan kepada tuhan dan juga tujuh lauk yang memiliki arti meminta pertolongan.

Resep Nasi Kuning Tumpeng

Yuk kita lanjutkan ke bagaimana resep yang enak membuat tumpeng. Tumpeng biasanya identik dengan nasi berwarna kuning. Berikut resepnya:

Bahan:

800 gr beras putih
200 gr beras ketan
1200 ml santan
Kunyit bubuk
3 buah daun salam
2 batang serai
1 batang daun pandan
2 sdm garam
2 sdm jeruk nipis

Cara:

  1. Masukkan beras dan ketan yang sudah dicuci ke dalam satu wadah
  2. Berikan air yang sudah diberi kunyit dan perasan jeruk nipis selama beberapa waktu, hingga beras menjadi kuning
  3. Setelah berwarna kuning, kukus beras hingga setengah matang
  4. Masak santan dan seluruh daun-daunan hingga mendidih
  5. Setelah mendidih, campurkan beras dan ketan yang sudah dikukus ke dalam santan dan masak hingga santan masuk ke dalam beras
  6. Pindahkan beras yang sudah terasuki santan ke kukusan dan masak hingga menjadi nasi yang matang
  7. Untuk pemilihan lauk sesuaikan dengan selera masing-masing. Selamat mencoba.

Penulis: Baharudin Yusuf Achmada (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: Cara Membuat TumpengPerayaanSejarah Tumpengtumpeng

Related Posts

Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Minggu, 31 Mei 2026
Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Kamis, 28 Mei 2026
Ilustrasi tradisi ater-ater di Jawa. (Foto: Instagram/ @perpusipkabtegal)
Budaya

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Rabu, 27 Mei 2026
Ilustrasi Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha saat mengunjungi objek cagar budaya Villa Bima Shakti di Selecta Kota Batu. Foto: Azmy
Budaya

Pemkot Batu Perluas Pendataan Objek Cagar Budaya di 2026, Ada Bunker Jepang hingga Situs Petirtaan

Selasa, 12 Mei 2026
Fakta menarik busana khas Malangan yang diluncurkan pada rangkaian HUT ke-112 Kota Malang sebagai identitas baru. /Foto: Instagram @pemkotmalang
Budaya

Identitas Budaya Baru, 8 Fakta Menarik Busana Khas Malangan yang Perlu Diketahui

Senin, 6 Apr 2026
Pertunjukan di rumah kelahiran Shakespeare. Foto: Shakespeare's Birthplace
Budaya

Sastrawan di Inggris, Menyusuri Jejak Sastra Klasik di Negeri Matahari Tak Pernah Tenggelam

Selasa, 31 Mar 2026
Next Post
Nelly saat podcast di Tugu media Grup bersama Irham Thoriq.

Belajar Prinsip Berbuat Baik Nol Koma Satu Ala Ketua DPD Perindo Kota Malang

BERITA POPULER

  • layanan gratis

    6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4 Rekomendasi Kedai Rempah di Malang yang Wajib Dicoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.