Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Khofifah Dorong Penggunaan Teknologi Pangan Agar Produk Obat Herbal Tahan Lama

Redaksi by Redaksi
Juni 15, 2023 6:43 am
in Pemerintahan
Dorong penggunaan teknologi pangan pada pada produk herbal

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Bursa Jamu di Kantor UPT Materia Medica, Jalan Lahor Kota Batu hingga Kamis (14/6/2023). Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Bursa Jamu Materia Medica di Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (14/6/2023). Dalam bursa yang diikuti puluhan pelaku UMKM jamu itu, Khofifah yakin potensi jamu di masa depan masih besar.

Khofifah menuturkan jika di Indonesia, termasuk Kota Batu, Jawa Timur memiliki sumber bahan baku (room materia) herbal yang sangat besar. Sebab itu pula, potensi industri herbal perlu dipertahankan dan dikembangkan.

READ ALSO

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Gubernur mengatakan Pemprov terus mendukung pengembangan obat tradisional yang ada di negeri ini. Salah satunya berbentuk pengobatan herbal yang di masyarakat lebih populer dengan sebutan jamu.

Hal ini penting karena di negeri ini banyak terdapat rempah- rempah yang menjadi bahan pembuatan minuman herbal.

“Potensinya masih tinggi apalagi di Jawa Timur. Sebab itu potensi herbal saya kira masih harus dipertahankan dan dikembangkan,” ujar Khofifah, Rabu (14/6).

Berbagai macam hasil olahan tanaman herbal atau jamu ditampilkan di Bursa Jamu di Kantor UPT Materia Medica, Jalan Lahor Kota Batu hingga Kamis (14/6/2023). Foto: Azmy

Hanya saja, problem utama produk herbal terletak pada masa kadaluwarsa yang pendek. Sebab itu, politisi PKB itu mendorong keterlibatan perguruan tinggi hingga industri farmasi memanfaatkan teknologi pangan.

Dengan kecanggihan teknologi pangan yang ada, kualitas dan kuantitas produk herbal yang ada bisa terjaga. Contohnya, seperti produk minuman Bunga Telang yang ada di sana, telah diproduksi menjadi banyak varian hingga dibuat menjadi seperti teh kering.

“Sebenarnya jika generasi milenial dikenalkan aneka produk herbal, maka akan menjadi kebiasaan yang baik. Generasi saat ini akan semakin mengenal dan tahu bahwa tidak semua minuman herbal itu pahit,” paparnya.

Komitmen pengembangan produk herbal ini juga diutarakan Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, terlebih di Kota Batu memiliki penghasilan pertanian tumbuhan herbal cukup banyak. Sehingga sangat mendukung industri olahan produk herbal.

Sebab itulah melalui Bursa Jamu ini, produsen obat herbal yang banyak diproduksi oleh pengusaha kecil dan UMKM mendapat kesempatan untuk promosi, memperluas jaringan bisnis, berbagi pengetahuan, serta meningkatkan kualitas dan inovasi produk.

BACA JUGA: Berburu Ribuan Olahan Tanaman Herbal di Bursa Jamu Materia Medica Kota Batu

“Nantinya, kami siap memberikan pendampingan kepada UMKM jamu yang ada di kota ini, tentunya agar bisa naik kelas. Dengan begitu kan nanti bisa dipasarkan lebih luas lagi,” jelas Aries.

Manfaat adanya Bursa Jamu ini dirasakan oleh Siti Huriayem (57), salah satu produsen permen herbal dengan merk Yurid. Meski jamu dikenal pahit, namun di tangannya, jamu ini bisa dikonsumsi oleh semua usia dan praktis dibawa kemana saja.

Sejauh ini, penjualan produknya yang sudah ada sejak 2017 itu masih dalam taraf sedang. Menurut dia, bursa jamu ini sangat penting agar produk herbal bisa dikenal lebih luas lagi.

“Terutama kepada generasi milenial agar juga tidak sedikit-sedikit konsumsi obat. Masih ada bahan-bahan alami yang aman dan menyembuhkan,” ungkapnya.

Bursa Jamu Materia Medica ini sendiri diikuti oleh setidaknya 60 industri dan UMKM jamu dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional dan juga peresmian Griya Sehat Materia Medica.

Kepala UPT Materia Medica, Ratna Yulianti menuturkan bahwa Bursa Jamu ini bisa menjadi ajang bertemunya para pelaku usaha jamu dan masyarakat pecinta herbal dari berbagai daerah.

Dalam bursa itu, para pelaku usaha menampilkan beragam produk jamu dan olahan makanan herbal terbaik yang memiliki kualitas dan daya saing tinggi.

“Ini menjadi bentuk dukungan kami bagi UMKM dan pelaku industri herbal untuk meningkatkan kualitas dan inovasinya,” ujar Ratna

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: khofifah indar parawansaobat herbalTeknologi pangan

Related Posts

Bupati Malang, Sanusi (topi hitam) meninjau lahan di sekitar Pasar Turen yang terdampak kebakaran. Foto: Pemkab Malang
Pemerintahan

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

Rabu, 15 Jul 2026
DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan
Pemerintahan

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Senin, 13 Jul 2026
Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang
Pemerintahan

Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang

Senin, 13 Jul 2026
Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi dan Jemput Bola, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat
Pemerintahan

Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat

Jumat, 10 Jul 2026
Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar
Pemerintahan

Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026
Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu
Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
FEB Unisma

FEB UNISMA Makin Memantapkan Diri Sebagai Kampus Adaptif dan Inovatif pada Dies Natalis ke-42

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.