Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Sejarah Monumen Pesawat di Persimpangan Jalan Suhat Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Mei 12, 2023 12:48 pm
in Asli Malang
Monumen Pesawat MiG 17 FRESCO di Persimpangan Suhat, Malang

Monumen Pesawat MiG 17 FRESCO di Persimpangan Suhat, Malang. Foto/Nurul Amelia Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kota Malang memiliki banyak monumen tersebar di setiap sudut kotanya. Salah satunya adalah monumen pesawat yang letaknya di persimpangan jalan Soekarno-Hatta atau sering disingkat menjadi Suhat.

Monumen ini diresmikan oleh Komandan Lanud Abd Saleh, Marsdya Alimunsiri Rappe, dan Wali Kota Malang yang menjabat pada saat itu, Kol Inf H Suyitno pada 20 Agustus 1999.

READ ALSO

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Pada monumen tersebut, terdapat tulisan “MiG 17 FRESCO TNI AU 1960-1969”. MiG-17 Fresco adalah nama salah satu pesawat tempur modern Indonesia yang paling terkenal pada saat itu.

Baca Juga: Mengenal 2.000 Koleksi Topeng Bersejarah di Museum D’Topeng Malang

MiG merupakan gabungan dari nama pembuat pesawat ini yakni Mikoyan dan Gurevich, pabrikan yang dikenal kesuksesannya di Uni Soviet. Angka 17 merupakan tipe pesawat, sementara Fresco adalah kode NATO untuk pesawat tempur ini.

Pesawat yang diakui kelincahannya dalam pergerakan udara ini tidak datang sendiri ke Indonesia, melainkan menjadi satu paket bersama MiG-15 Fagot, MiG-21 Fishbed, Tu-16 dan lain-lain. Pesawat ini sekaligus sebagai bentuk dari baiknya hubungan kerja sama antara Indonesia dengan Uni Soviet.

Pada tahun 1960, mulai masuk Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI), namun pensiun secara cepat yaitu pada tahun 1969. Waktu operasi ini dijelaskan dengan tulisan “1960-1969” pada monumen tersebut.

Baca Juga: Intip Sejarah dan Fakta Hari Perempuan Internasional Setiap 8 Maret

Adapun tujuan didatangkannya pesawat ini agar menjadi salah satu alat utama sistem persenjataan (Alutsista) Indonesia yang akan berperan dalam operasi Trikora. Operasi Trikora (Tri Komando Rakyat) adalah operasi militer Indonesia untuk merebut wilayah Irian Barat (Papua) dari cengkraman Belanda.

Meskipun pada akhirnya pesawat ini tidak dapat menunjukkan kehebatannya, lantaran Belanda akhirnya dapat diajak berunding dan memutuskan mengembalikan Irian Barat (Papua) pada Indonesia.

Namun, diduga kuat, alasannya adalah Belanda merasa ‘silau’ akan kekuatan pasukan AURI beserta alat utama sistem persenjataan (Alutsista) Indonesia. Hal ini tidak diragukan lagi karena Angkatan Udara Indonesia sendiri menjadi pasukan terkuat terkuat nomor empat di dunia pada tahun 1960-an.

Monumen ini diresmikan tidak hanya untuk mengenang sejarah, namun juga untuk menjadi pengingat bahwa Indonesia merupakan negara yang mumpuni dan kuat.

Penulis: Nurul Amelia Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Jalan SuhatmonumenMonumen PesawatPesawat TempurSejarah Monumen Pesawat Suhat

Related Posts

Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Selasa, 5 Mei 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Senin, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Jumat, 7 Nov 2025
Tanaman hias
Asli Malang

4 Surga Hijau di Malang Raya: Pusat Tanaman Hias Terlengkap dari Pasar Legendaris hingga Nursery Modern

Selasa, 4 Nov 2025
Candi Sumberawan, salah satu situs sejarah di Kabupaten Malang tepatnya terletak di Kecamatan Singosari yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Candi Sumberawan/Arie Nugraha.
Asli Malang

Jejak Masa Lalu Singosari: Destinasi Situs Sejarah yang Wajib Dikunjungi di Kabupaten Malang

Sabtu, 25 Okt 2025
Rekomendasi Tempat Beli Kopi Roasting di Malang: Surga Pecinta Kopi dengan Rasa Otentik
Asli Malang

Menelusuri Jejak Kuno: 4 Situs Sejarah di Kota Malang yang Wajib Dikunjungi

Minggu, 19 Okt 2025
Next Post
Ilustrasi

5 Tips Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.