Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Disperindag Kabupaten Malang Pastikan Tidak Ada Pembatasan di Pasar Tradisional

Redaksi by Redaksi
Januari 13, 2021 1:05 pm
in Berita
Pasar tradional tetap berlaku normal, meski belaku Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).(foto: dok/istimewa).

Pasar tradional tetap berlaku normal, meski belaku Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).(foto: dok/istimewa).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Meski Kabupaten Malang sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali sampai 25 Januari 2021. Namun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  memastikan, jika kegiatan jual beli di pasar tetap berlaku normal.

Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Agung Purwantoro, mengatakan, dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dan Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Timur, pasar tidak masuk dalam pembatasan.

READ ALSO

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

“Sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 01 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur Nomor 07 Tahun 2021 mengatakan kalau pasar termasuk yang tidak terkena pembatasan,” tegasnya saat dikonfirmasi pada Rabu (13/01/2021) di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

“Saat ini (dalam PPKM) memang tidak menyantumkan adanya pembatasan itu masalahnya. Kita juga tidak akan melakukan itu. Karena nanti malah kita yang dikomplain pedagang,” sambungnya.

Kendati demikian, baik pembeli, pengelola dan pedagang pasar wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Jadi, kalau masuk harus cek suhu tubuh, memakai masker dan sebagainya baik pedagang maupun pembeli,” terangnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Disperindag Kabupaten Malang mengatakan pihaknya sudah menyalurkan face shield dan masker dalam jumlah besar.

“Kemarin kami juga sudah membagi face shield dan masker untuk seluruh pedagang di Kabupaten Malang. Juga kemarin ada pengadaan 15 ribu masker dan face shield,” ungkapnya.

Penyemprotan disinfektan juga dilakukan secara rutin di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Malang.

“Kita juga rutin menyemprotkan disinfektan setiap 3 hari sekali saat kondisi normal. Tapi manakala ada satu pedagang yang reaktif kita lakukan penyemprotan lokal dan bisa 2 kali dalam sehari,” bebernya.

Terakhir, Agung menyampaikan jumlah pasar dan pedagang yang tercatat dalam Disperindag Kabupaten Malang.

“Di Kabupaten Malang sendiri ada 34 pasar tradisional, lalu pasar hewan ada 16. Sementara jumlah pedagang ada 14.761 pedagang, sementara pedagang aktif ada sekitar 11.362 pedagang yang terdaftar di Disperindag,” pungkasnya.

Tags: disperindag Kabupaten Malangkabupaten malangpasar tradisional

Related Posts

Rambu stop Trans Jatim di depan Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Berita

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Kamis, 15 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
Wardah Hydra Rose Series, Skincare untuk Menghidrasi Kulit Cantikmu

Wardah Hydra Rose Series, Skincare untuk Menghidrasi Kulit Cantikmu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.