Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Siaga Gempa Bumi

Redaksi by Redaksi
April 16, 2021 2:10 pm
in Ruang Cendekia
gempa bumi - Siaga Gempa Bumi

M Mambaus Suud

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: M Mambaus Suud*

Kita semua berduka dan berdoa semoga dampak gempa bumi M6,1 yang menguncang beberapa wilayah Jawa Timur pada Sabtu siang (10/4), pukul 14.00 WIB dapat tertangani dengan baik. Gempa bumi yang ber-epicentrum di 67 km selatan Kabupaten Malang memberi pelajaran berharga bagi kita semua.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Pertama, kita harus benar-benar sadar / aware bahwa jalur selatan Pulau Jawa adalah bagian dari zona-subduksi / subduction-zone aktif yang setiap saat bergerak dan menimbulkan gelombang gempa bumi. Di sisi lain, kita juga harus memahami bahwa proses subduksi dan gempa bumi ialah proses alamiah sebagai bagian dari dinamika geologi yang tidak dapat di cegah.

Menurut catatan, di selatan Malang dan sekitarnya sejak 1896 sudah pernah diguncang gempa destruktif di antaranya 1937, 1958, 1962, 1967, 1972, dan 1998. Artinya ke depan kesadaran untuk memperkuat mitigasi struktural melalui bangunan ramah gempa bumi, terutama rumah misalnya, sangat penting menggunakan prinsip-prinsip Rumah Tahan Gempa (RTG) dengan banyak berkonsultasi pada ahli bangunan.

Juga memastikan desain ruangan rumah termasuk perabotannya memberikan ruang yang cukup untuk evakuasi, seperti tangga, pintu yang terbuka ke arah luar, penempatan perabot yang tidak mengganggu pergerakan, menata dan meminimalisir benda-benda yang dapat jatuh karena getaran seperti lampu gantung, pigura, mengikat lemari ke dinding dan banyak hal lain yang harus diperhatikan.

Dengan kata lain, kondisi lingkungan sekitar kita-lah yang seringkali membahayakan, bukan gempanya itu sendiri.

Kedua, sangat penting memastikan diri kita dan keluarga kita memiliki kesiapsiagaan mengahadapi situasi darurat gempa bumi. Pastikan mobilphone terinstal aplikasi informasi dan peringatan bencana, misalnya Aplikasi InfoBMKG dan Aplikasi MAGMA Indonesia yang memberikan informasi secara real-time, pastikan juga mempunyai nomor kontak untuk respon darurat seperti BPBD, BASARNAS, PMI, Damkar, Rumah Sakit, dll.

Pastikan kita memiliki tas-siaga yang berisi dokumen-dokumen dan surat-surat penting serta perlengkapan darurat, seperti P3K, senter, baterai cadangan, uang tunai, makanan & minuman siap saji, dll. Pastikan telah mensepakati titik kumpul keluarga saat situasi darurat, sebagai antisipasi bila anggota keluarga sedang berjauhan saat gempa bumi terjadi.

Di lingkup komunitas, kesiapsiagaan dapat dibangun dengan memastikan telah memiliki tim siaga, dengan perencanaan dan mekanisme mobilisasi sumberdaya kedaruratan di tingkat komunitas, pembagian peran siapa-berbuat apa dengan budaya gotong-royong kita, sambil menunggu respon bantuan dari BPBD, dan pihak-pihak lain. Selanjutnya sangat penting untuk melakukan simulasi bencana / drill secara berkala.

Ketiga, memiliki kemampuan respon yang tepat dan cepat sesaat bila gempa bumi terjadi. Yang paling utama ialah tidak panik, dan bila berada di dalam ruangan lindungi badan dan kepala dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja yang kokoh, atau ruang yang dianggap strukturnya paling kuat, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan dengan mewaspadai jalur keluar.

Bila berada di luar ruangan hindari bangunan yang ada di sekitar seperti gedung, tiang listrik, dll. Perhatikan tempat berpijak, segera hindari apabila terjadi rekahan tanah / pergeseran tanah. Jika berada di pesisir pantai, jauhi pantai dengan berlari ke tempat yang lebih tinggi untuk mengindari potensi bahaya tsunami. Jika di daerah pegunungan atau perbukitan, waspadai dan hindari derah yang mungkin akan longsor. Dan sesaat setelah gempa bumi terjadi tetap waspada, karena gempa susulan / aftershock dapat terjadi dan bisa lebih besar, hindarilah reruntuhan bangunan.

*Pusat Studi Pengurangan Resiko Bencana (PS PRB) LPPM UNIRA Malang

 

Tags: gempa bumigempa malangsiaga bencana

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
Tugu Media Group Siap Salurkan Sembako kepada Para Korban Gempa Malang

Tugu Media Group Siap Salurkan Sembako kepada Para Korban Gempa Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.