Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kota Batu Harus Berbenah, 11 Bencana Terjadi Sejak Musim Hujan

Redaksi by Redaksi
Oktober 12, 2022 7:05 pm
in Berita
Kota Batu waspadai banjir di musim hujan

Banjir disertai material lumpur mulai melanda Kota Batu. Tercatat sejak awal musim penghujan pada Oktober 2022, sudah ada 11 kejadian. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU, tugumalang.id – BMKG telah memprediksi puncak musim hujan akan terjadi pada Januari 2023 dengan curah hujan berkisar antara 2.001 hingga 2.500 mm. Kota Batu, Jawa Timur yang terletak di dataran tinggi patut waspada bencana akibat cuaca ekstrem yang bakal terjadi.

Jika merunut data dari BPBD Kota Batu, hingga 10 Oktober 2022 sudah tercatat 93 bencana. Bahkan sejak memasuki awal musim hujan pada sepekan lalu sudah terjadi 11 kejadian bencana. Rata-rata merupakan kejadian banjir disertai material lumpur.

READ ALSO

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Angka kejadian itu terbilang tinggi. Sebelumnya, sepanjang tahun 2021 saja di Kota Batu terjadi 152 bencana. Terdapat peningkatan selama 4 tahun terakhir. Tahun 2018 ada 95 kejadian bencana. Lalu, meningkat jadi 115 bencana di tahun 2019 dan 114 bencana di tahun 2020.

Terparah, banjir bandang terjadi melanda Desa Bulukerto Kota Batu pada 4 November 2021. Dalam peristiwa itu, 80 rumah dinyatakan rusak dan 7 korban jiwa meninggal dunia.

Banjir bandang yang melanda Desa Bulukerto, Kota Batu pada 2021 lalu menjadi bencana paling parah karena menimbulkan 6 korban jiwa. Foto/Azmy

Statistik ini membuktikan Kota Batu harus selalu waspada jika sudah memasuki musim hujan. Terlebih jika melihat hasil kajian indeks resiko bencana, potensi ancaman bencana paling tinggi di antaranya tanah longsor, banjir, angin kencang hingga angin puting beliung.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim, dari hasil kajian itu pihaknya juga telah merekomendasikan berbagai langkah pencegahan agar potensi bencana itu bisa diminimalisir.

Namun, seharusnya perlu ada mitigasi. Namun itu, kata Rochim memakan banyak biaya. Sampai saat ini, pihaknya tidak bisa maksimal dalam hal ini. ”Contoh mitigasi bencana itu seperti sektor rawan banjir. Lalu apa? Disana artinya perlu pelebaran drainase atau sungai,” terang Rochim, Rabu (12/10/2022).

Sejauh ini, potensi tinggi terjadinya banjir terdapat di 10 titik. Seperti di Dusun Beru, Desa Bumiaji serta di Kali Paron dan di sejumlah titik di Kecamatan Batu. Sementara untuk titik longsor, ada di 7 titik. Seperti di Desa Gunungsari, Sumberbrantas, Giripurno dan Kelurahan Songgokerto di Kecamatan Batu.

Sebab utamanya, jelas Rochim karena dimensi sungai sangat kecil. Jika sewaktu-waktu hujan deras, maka air akan meluber ke jalan-jalan.

Sebagai alternatif, BPBD juga sudah memberikan rekomendasi kepada dinas terkait untuk melebarkan atau normalisasi sungai. ”Tapi itu juga biayanya tak sedikit. Sepertinya tahun ini tidak bisa terealisasi,” ujarnya.

Rochim melanjutkan, pihaknya melalukan upaya penanggulangan banjir jangka panjang. Seperti rekonstruksi sistem saluran drainase yang dalam hal ini butuh bantuan Pemerintah Provinsi dan BNPB.

Rekonstruksi sistem drainase memang kelihatannya tidak urgen karena memang merupakan bentuk penanganan jangka panjang. Namun jika melihat situasi di jalan-jalan kota ketika hujan hari ini sudah mulai menunjukkan tanda-tanda berupa genangan air.

”Jika tidak segera dicarikan solusi, genangan air akan semakin tinggi dan masuk ke permukiman. Jangan sampai itu kejadian,” ungkapnya.

Rekonstruksi sistem drainase ini menurut Rochim akan bisa dinikmati hasil manfaatnya pada 5-10 tahun ke depan. Mengingat semakin hari, daerah resapan air di Kota Batu semakin berkurang akibat pembangunan.

”Misal intensitas hujan tinggi, maka air akan masuk ke kawasan permukiman atau jalan-jaln sehingga menyebabkan banjir,” kata dia.

Lebih lanjut, sebagai antisipasi pencegahan timbulnya korban akibat peristiwa bencana alam tanah longsor, tahun ini pihaknya bakal melakukan penambahan dua alat early wearing system (EWS) baru.

“Saat ini Kota Batu sudah punya 10 EWS yang terpasang di titik-titik rawan tanah longsor Kota Batu. Lima EWS terpasang pada tahun 2020 dan lima EWS dipasang tahun 2021. Nanti yang baru akan dipasang di Dusun Claket, Desa Gunungsari dan Desa Sumberejo,” tandasnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: banjirbencana di kota batuHeadlinekota batumusim hujan

Related Posts

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
Wali kota Malang takziah ke keluarga korban tragedi kanjuruhan

Pemkot Malang Siapkan Skema Bantuan Lanjutan Bagi Korban Luka Tragedi Kanjuruhan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.