Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Giliran Petani Keluhkan Tingginya Harga BBM dan Pupuk

Redaksi by Redaksi
September 10, 2022 6:05 pm
in Berita
Petani keluhkan harga Pupuk dan BBM

Suyono, petani kubis dan selada asal Poncokusumo. Foto: Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan pupuk berpengaruh pada kesejahteraan petani, khususnya di saat harga sayur jatuh.

Suyono (55), seorang petani kubis dan selada di Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang mengeluhkan dampak kenaikan BBM terhadap harga jual sayur. Ia juga mengatakan biaya perawatan tanaman menjadi cukup tinggi setelah harga pupuk naik.

READ ALSO

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Saat ditemui di kebunnya belum lama ini, Suyono mengatakan ia mencoba menggunakan pupuk kandang agar biaya perawatan bisa ditekan. Akan tetapi, penggunakan pupuk kandang berpengaruh pada ketahanan sayur setelah dipanen.

“Saya akhirnya memakai pupuk kandang. Tapi faktor risiko busuk tanaman sangat besar. (Biasanya) dua hari tahan. Kalau pakai pupuk kandang, dalam waktu satu malam batangnya sudah busuk,” jelasnya.

Pupuk ZA yang biasanya ia gunakan mengalami kenaikan hingga lebih dari 100 persen. Satu karung pupuk ZA yang mulanya seharga Rp 120 ribu, kini naik hingga Rp 300 ribu.

Menurutnya, harga pupuk NPK, SP36, serta obat-obatan untuk memberantas hama juga mengalami kenaikan signifikan.

Saat harga sayur tinggi di bulan Mei-Juni 2022 lalu, ia mengaku masih mendapatkan untung. Namun saat ini harga sayur turun sehingga ia mengalami kerugian. Belum lagi minggu lalu harga BBM juga naik.

“Kemarin waktu harga sayur agak mahal sih nggak papa ya, masih ada untung. Sekarang sudah murah lagi,” ujar Suyono.

Dampak dari kenaikan harga BBM adalah para distributor mencoba menekan harga jual petani agar mereka tidak rugi.

“Karena ongkosnya tinggi, jadi mereka menawar ke petani supaya mereka jualnya di pasar tetap bisa murah,” kata Suyono.

Ia biasanya menjual sayurnya ke distributor yang ada di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Saat ini, kubis di petani dibeli dengan harga Rp 750 per kilo. Menurut Suyono, biaya perawatan kubis mulai semai, tanam, dan panen bisa mencapai Rp 1 ribu per kilo. Sehingga dengan harga jual semurah itu, petani mengalami kerugian.

Suyono berharap ada kebijakan pemerintah yang bisa meringankan petani. “Moga-moga pemerintah bisa membantu, terutama untuk pupuk karena harganya cukup mahal,” ujarnya.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Tags: bbmpetanipupuk

Related Posts

Rambu stop Trans Jatim di depan Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Berita

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Kamis, 15 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
Rumah hangus terbakar

Usai Bakar Ayam, Rumah Warga Polowijen Hangus Terbakar

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.