Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Bertahan Hidup Setelah Terpuruk Akibat Pandemi

Geliat Warga Kampung Tusuk Sate di Kejayan Pasuruan

Redaksi by Redaksi
September 7, 2022 5:13 pm
in Pilihan Redaksi
tusuk sate

Suasana kehidupan warga Kampung Tusuk Sate di Desa Oro-Oro Puleh Kecamtan Kejayan, Kabupaten Pasuruan (mahfud)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Pasuruan, Tugumalang.id  – Suara batang bambu yang diraut mesin bersahut-sahutan di rumah-rumah warga di Desa Oro-Oro Puleh di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.
Dari sebuah desa terpencil yang berada sejauh kurang lebih 18 KM dari pusat Kota Pasuruan ini lah batang-batang bambu tersebut diubah menjadi tusuk sate.

Tidak salah jika Desa Oro-Oro Puleh, Kecamatan Kejayan ini mendapat julukan sebagai Kampung Tusuk Sate. Pasalnya mayoritas warga di desa ini adalah produsen tusuk sate.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

“Sudah ada beberapa RT yang aktif membuat tusuk sate, jumlahnya mungkin sekitar 40 lebih keluarga, ” ujar Zainul (45), Kasun Kalitengah, Desa Oro-Oro Pule pada Kamis (07/09/2022).

Suasana kehidupan warga Kampung Tusuk Sate di Desa Oro-Oro Puleh Kecamtan Kejayan, Kabupaten Pasuruan (mahfud)

Zainul (45) menjelaskan jika mayoritas warga desanya dulunya berprofesi sebagai buruh tani. Mulanya hanya satu dua warga saja yang memproduksi tusuk sate.

Namun, lambat laun karena keuntungan dari jualan tusuk sate lebih besar dari gaji buruh tani, banyak warga yang mulai beralih profesi.

Mayoritas para warga juga mengajak serta anak dan sanak saudaranya untuk ikut membuat tusuk sate.

“Kadang bapaknya yang cari bambu, anaknya yang motong bambu, ibunya yang bagian meraut, ” ungkapnya.

Berjuang Bangkit dari Pandemi

Munculnya Kampung Tusuk Sate di Desa Oro-Oro Puleh, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan ini tercipta dari semangat warga desa untuk bangkit dari pandemi.

Pandemi Covid-19 yang melanda sejak tahun 2020 berdampak besar pada perekonomian warga. Warga desa yang mayoritas bekerja sebagai buruh tani ini pun sempat merasakan keterpurukan.

saSugiono (60), salah satu warga, mengungkapkan jika banyak buruh tani yang tidak diperkerjakan karena pemilik sawah tidak mampu membayar akibat pandemi.
Sementara untuk mencari pekerjaaan lain, Sugiono (60) terkendala usia dan fisiknya yang sudah mulai renta.

“Pas wabah pandemi, buruh gak dipekerjakan, sempat kerja serabutan apa saja, tapi penghasilan tambah minim, ” ujar Sugiono.

Di tengah himpitan ekonomi yang makin sulit, Sugiono (60) tidak lantas berpangku tangan.
Berbekal sisa uang tabungannya, dia pun memberanikan diri untuk membeli mesin pemotong bambu untuk membuat tusuk sate.

“Beli mesinnya waktu itu sekitar Rp 4 jutaan. Mikirnya waktu itu biar bisa kerja dari rumah bareng keluarga, ” ungkapnya.

Pilihan Sugiono untuk menjadi pengrajin tusuk sate rupanya membawa berkah.
Menurutnya selain prosesnya cukup mudah, penghasilan yang dia dapatkan dari berjualan tusuk sate pun lebih banyak dibandingkan ketika ia masih menjadi buruh tani.
Dalam satu bulan, dia bisa mengantongi uang hasil jualan tusuk sate antara Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta rupiah.

“Kalau jadi buruh tani kan nggak tentu penghasilannya, baru gajian kalau panen. Kalau sekarang dari tusuk sate pendapatan bulanannya jelas, ” imbuhnya.

Bertumbuh Jadi Sentra Industri Tusuk Sate di Jawa Timur

Pelan tapi pasti keberadaan Kampung Tusuk Sate di Desa Oro-Oro Puleh, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan mulai berkembang menjadi sentra industri.

Meskipun baru terbentuk selama setahun terakhir, namun hasil produksi tusuk sate warga desa Oro-Oro Puleh sudah merambah pasar di wilayah Jawa Timur.

Suasana kehidupan warga Kampung Tusuk Sate di Desa Oro-Oro Puleh Kecamtan Kejayan, Kabupaten Pasuruan (mahfud)

Menurut Sujai (45), Kepala Desa Oro-Oro Puleh, warga desanya bisa menghasilkan hingga sekitar 3,2 juta lebih tusuk sate per bulan.

“Satu bulan rata-rata, satu keluarga bisa produksi 10 kilo. Satu kilonya sekitar 8000 tusuk sate. Kalau 40 keluarga ya bisa jutaan tusuk sate, ” ujar Sujai.

Menurut Sujai, hasil produksi tusuk sate dari warga akan dijual ke pengepul terlebih dulu.
Baru nantinya pengepul akan mendistribusikan tusuk sate ke sejumlah wilayah.
Sujai mengaku bangga karena hasil produksi tusuk sate warganya kini tidak hanya laku di wilayah pasuruan saja. Melainkan juga didistribusikan ke sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Timur.

“Selain di Pasuruan, Tusuk sate warga ini dijual oleh beberapa pengepul samoe ke wilayah dijual ke wilayah Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Probolinggo, Lumajang dan beberapa daerah lainnya,” jelasnya.

Sujai berharap kedepannya desa Oro-Oro Pule tidak hanya menjadi Kampung Tusuk Sate.
Melainkan bisa lebih berkembang menjadi salah satu sentra industri tusuk sate di Jawa Timur khususnya Kabupaten Pasuruan.

Untuk itu dia berharap pemerintah setempat bisa memberikan dukungan terhadap para produsen tusuk sate didesanya.

“Harapannya semoga Pemkab Pasuruan bisa memberi bantuan, baik berupa dana atau bimbingan, supaya warga Kampung Tusuk Sate bisnisnya bisa semakin maju, ” pungkasnya.

Catatan ini adalah bagian dari program Jelajah Jawa-Bali, tentang Inspirasi dari Kelompok Kecil yang Memberi Arti oleh Tugu Media Group x PT Paragon Technology and Innovation. Program ini didukung oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Pondok Inspirasi, Genara Art, Rumah Wijaya, dan pemimpin.id.

Reporter: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Tags: pandemipasuruantusuk sate

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
Situs peretasan

4 Situs Penting Untuk Mengecek Data Pribadi yang Bocor

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.