Tugumalang.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang berencana melakukan penataan Alun-alun Tugu Kota Malang. Salah satunya dengan membongkar tembok Alun-alun Tugu Kota Malang dan akan diganti dengan pedestrian bertaman bunga.
Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto menjelaskan bahwa urgensi rencana pembongkaran tembok itu demi mengembalikan kondisi Alun-alun Tugu Kota Malang seperti tempo dulu serta memperindah ikon kota.
Alun-alun Tugu Kota Malang awalnya memang tidak memiliki tembok pembatas. Namun berjalannya waktu, didirikan tembok pembatas.
“Malang inikan jarang yang mempertahankan kondisi tempo dulu. Artinya, bukan kita gak memodel, tidak. Jadi alun-alun itukan awalnya memang tidak ada temboknya,” kata Wahyu, pada Kamis (7/7/2022).
Dia mengatakan, tembok itu rencananya akan dibongkar dan diganti dengan pedestrian selebar lima meter. Selain itu, pedestrian itu juga akan dihiasi taman-taman bunga berbagai warna. “Jadi biar nanti pandangan lebih bagus. Nanti juga untuk menikmati keindahan Monumen Tugu di alun-alun itu,” imbuhnya.
Dia juga menyampaikan bahwa kondisi trotoar Alun-alun Tugu Kota Malang saat ini dinilai terlalu sempit dan membahayakan pejalan kaki karena lokasi itu padat dilalui kendaraan bermotor.
“Jadi misalkan mau jalan-jalan, itukan mepet sekali dengan jalan, sehingga itu membahayakan. Nanti kalau ada pedestrian lima meter itu, masyarakat bisa menikmati keindahan taman dan tugu di sana,” jelasnya.
“Sekaligus untuk meminimalisir dampak kecelakaan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu,” imbuhnya.
Sementara itu, Wahyu menjelaskan bahwa penataan Alun-alun Tugu Kota Malang membutuhkan anggaran sebesar Rp 3,6 miliar. Rencana penataan ini juga masih terus dimatangkan untuk bisa direalisasikan.
“Jadi kami ada rencana penataan dengan anggaran total Rp 3,6 miliar. Tapi tahun ini, sementara temboknya mau dibongkar dan diganti pedestrian selebar lima meter. Itu anggaran dihitung Rp 1,5 miliar,” bebernya.
Rencananya, penataan itu akan dilakukan menggunakan anggaran multiyears. Jika disetujui DPRD Kota Malang, pembongkaran akan dimulai pada 2022. Sementara penataan taman akan dilakukan di 2023.
“Tapi kita belum rapat lagi di tim anggaran apakah uang APBD mencukupi untuk memulai pembongkaran dengan anggaran Rp 1,5 miliar. Kepastian iya atau tidaknya nanti setelah ada pembahasan di dewan,” jelasnya.
“Diperkirakan anggarannya multiyears. Sebenarnya kemarin itu kami menghendaki itu di anggaran 2022. Tapi ada refocusing, sehingga anggaran itu tidak mencukupi. Jadi sementara temboknya dulu (dibongkar), terus baru nanti sisanya 2023 untuk penataan di sana, ada bunga-bunga gitu. Ini masih kita bahas di PAK P-APBD 2022,” tandasnya.
Reporter: M Sholeh
Editor: Lizya Kristanti
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID ,
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id
























