Senin, Oktober 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Komunitas Peduli Hewan Lakukan Steril Massal Kucing Liar di Malang

Redaksi by Redaksi
Juni 3, 2022 4:58 pm
in Berita
steril massal kucing liar

Komunitas PKDI saat melakukan kegiatan TNR di Mojolangu, Kota Malang. Foto: dok. PKDI

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Kucing liar yang biasa ditemui di jalanan atau perkampungan, tidak jarang mengalami kekerasan manusia. Rupanya hal itu disadari Yayasan Adopsi Hewan Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Let’s Adopt Indonesia (LAI).

Lembaga non komersial ini menyadari terjadinya kekerasan kucing liar, dan mencoba memberikan solusi agar jumlah kucing liar yang menjadi korban kekerasan manusia tidak bertambah.

READ ALSO

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

“Kucing-kucing liar di jalanan seringkali mengalami kerasnya kehidupan, seperti tidak adanya tempat tinggal yang layak. Terkena wabah penyakit dan juga dijahati manusia dengan perilaku abusive terhadap hewan,” terang Carolina Fajar, Head of Operations dari LAI.

Kegiatan TNR oleh LAI dan PKDI. Foto: dok. PKDI

Salah satu solusi yang mereka upayakan adalah dengan melakukan Trap-Neuter-Return (TNR) atau steril kucing liar.

Di Kota Malang, LAI bekerja sama dengan komunitas Perkumpulan Kucing Domestik Indonesia (PKDI) untuk melaksanakan kegiatan ini sejak Mei 2022.

Penangkapan dan pelepasan kucing liar ini dilakukan di Kebun Bibit Mojolangu, Kota Malang.

“Kegiatan ini meliputi penangkapan kucing liar, kebiri atau steril, dan pelepasan kembali kucing yang sudah disteril ke tempat asal mereka,” jelas Carol.

Menurut Carol, hingga Jumat (3/6/2022), mereka telah melakukan steril pada 62 ekor kucing.

“69 ekor kucing yang tertangkap, 62 ekor yang berhasil disteril. Yang tidak berhasil disteril itu dikarenakan kucing sakit atau belum cukup umur,” ungkap Carol.

Sebelumnya, LAI pernah melakukan TNR di beberapa kota, seperti di Bekasi Depok dan Semarang. Total ada lebih dari 600 ekor kucing liar yang berhasil disteril.

Steril sendiri merupakan pengangkatan alat reproduksi pada kucing, yakni testis pada kucing jantan dan rahim serta indung telur pada kucing betina. Dengan begitu, mereka tidak akan berkembang biak dan populasi kucing liar bisa terkendali.

Pengangkatan ini tentunya dilakukan oleh dokter hewan sehingga tidak menyakiti hewan tersebut. Setelah steril, kucing-kucing tersebut juga masih bisa hidup normal.

Kegiatan lapangan TNR kucing liar ini dilakukan oleh PKDI yang berbasis di Malang. Kucing-kucing yang tertangkap kemudian dibawa ke Klinik Hewan Kimmy di Lowokwaru, Kota Malang untuk disteril.

“Jika ada kucing yang tertangkap dalam keadaan sakit, kucing akan dirawat di klinik hingga kondisinya sehat. Setelah sehat, kucing akan dioperasi steril dan dilepaskan setelah sembuh,” kata Carol.

Setelah disteril, kucing-kucing ini dirawat. Mereka harus dipastikan sehat dan benar-benar pulih, baru dilepaskan ke habitat asalnya.

Lebih lanjut, Carol menjelaskan manfaat steril pada kucing, khususnya kucing liar. Menurutnya, steril bisa membuat kucing lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

“Mereka akan terhindar dari berbagai penyakit akibat ketidakseimbangan hormon dan kecelakaan atau kekerasan akibat perilaku agresif mereka karena dorongan birahi,” papar Carol.

Ia berharap, dengan adanya TNR ini, kucing-kucing liar di Malang bisa lebih sehat dan bisa hidup berdampingan dengan masyarakat.

“Dengan terkontrolnya populasi dan terjaganya kondisi kesehatan hewan, maka lingkungan juga akan lebih bersih. Masyarakat bisa terhindar dari risiko wabah penyakit dan mengurangi risiko konflik antara manusia dengan hewan. Masyarakat bisa hidup berdampingan dengan harmonis bersama hewan liar sehingga keseimbangan ekosistem juga terjaga,” pungkas Carol.

 

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: Jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Headlinekomunitas peduli hewankucingkucing liarpeduli hewan

Related Posts

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Next Post
wali kota malang serahkan SK PPPK guru baru

Wali Kota Malang Serahkan Keputusan Pengangkatan PPPK Guru Tahap II Formasi Tahun 2022

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.