Minggu, Agustus 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Membangun Keluarga Positif ala Pakar Psikologi Perkembangan UIN Maliki Malang

Redaksi by Redaksi
Maret 10, 2021 9:26 pm
in Berita
Membangun Keluarga Positif ala Pakar Psikologi Perkembangan UIN Maliki Malang

Irham Thariq, CEO Tugu Media Group sebagai host (atas) dan Wakil Dekan III Fakultas Psikologi UIN (Universitas Islam Negeri) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, Dr Elok Halimatus MSi.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Membangun keluarga mungkin bukan perkara gampang bagi sebagian orang, bahkan ada beberapa kasus dimana rumah tangga yang dibangun untuk menaungi keluarga di dalamnya justru memiliki nuansa negatif di dalamnya.

Pakar Psikologi Perkembangan sekaligus Wakil Dekan III Fakultas Psikologi UIN (Universitas Islam Negeri) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, Dr Elok Halimatus MSi, menyebut itu merupakan negative home.

READ ALSO

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

“Negatif Home sendiri muncul karena rasa tidak nyaman di rumah, meskipun rumah mungkin besar atau mewah tapi tidak ada interaksi di sana. Istilahnya They are in house, but they aren’t in home,” terangnya saat live Instagram bersama tugumalang.id dalam diskusi bertema Membangun Keluarga yang Positif, pada Rabu malam (10/03/2021).

House yang dimaksud Elok sendiri hanya sebagai bangunannya saja, tapi home adalah nuansa yang ada di dalamnya rumah tersebut.

“Dan jika mereka tidak ada di home, maka mereka akan mencari home-home lain di luar sana. Bisa saja home di warung kopi di rumah teman, tapi akan jadi masalah jika ia menemukan home di tempat lawan jenis yang bukan pasangannya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, untuk memperbaiki nuansa dalam rumah tersebut yang pertama dengan memperbaiki komunikasi.

“Sehingga yang perlu dilakukan pertama adalah memperbaiki komunikasi di rumah. Gampangnya pasangan suami-istri setiap hari berkomunikasi,” bebernya.

“Bahkan ngomongin hal-hal kecil tidak masalah, karena ngobrol hal-hal tidak penting itu penting. Tidak hanya ngobrolin hal-hal berat seperti keuangan, seks dan kerjaan. Perlu juga bercanda antara pasangan suami-istri,” sambungnya.

Selain itu, didalam hubungan suami-istri menurut Elok ada yang namanya tanki cinta. Dimana cinta yang tersimpan dalam tanki itu bisa bertambah atau berkurang seiring berjalannya pernikahan.

“Kalau dalam pernikahan saya menyebutnya ada tanki cinta, jadi cinta itu dalam pernikahan itu seperti saldo ATM. Artinya cinta bisa bertambah dan berkurang seperti saldo ATM,” jelasnya.

“Kenapa cinta bisa berkurang, bisa saja karena pasangan mengetahui kebiasaan-kebiasaan kita yang waktu pacaran tidak terlihat. Seperti mendengkur saat tidur atau ternyata pasangan lebih pemalas daripada saat pacaran,” imbuhnya.

Sehingga diperlukan bagi pasangan untuk memiliki kepekaan agar bisa mengartikan setiap bahasa cinta yang ditunjukkan pasangannya agar tanki cinta tersebut bisa bertambah.

“Jadi, saldo cinta ini bisa bertambah kalau kita bisa memahami bahasa-bahasa cinta pasangan kita. Bisa berupa dengan tindakan atau ungkapan dan lainnya, sesuai dengan tipe pasangan kita,” tuturnya.

Meluangkan waktu di tengah-tengah kesibukan juga dipandang sebuah hal yang penting untuk membangun keluarga yang positif.

“Meluangkan waktu juga perlu banget, karena yang diperlukan bukan hanya kualitas waktu saja, tapi kuantitas waktu juga diperlukan,” tutur perempuan berkerudung ini.

Ia menegaskan jika pasangan suami-istri harus banyak-banyak pacaran meskipun sudah menjalani bahtera rumah tangga bertahun-tahun.

“Kita perlu menyepakati kapan waktu untuk meluangkan waktu bersama-sama kalau pasangan suami-istri memiliki kesibukan yang sama-sama padat. Intinya banyak-banyak pacaran aja sama pasangan kita,” tegasnya.

Namun, pasangan tetap harus diberikan waktu untuk menyendiri tanpa kehadiran pasangannya. Karena itu juga diperlukan setiap orang untuk me time.

“Tapi kita tetep memperhatikan me time pasangan kita, karena setiap orang pasti membutuhkan waktu untuk sendiri tanpa kita. Jadi, gak bisa kita ngikutin pasangan kita kemana aja, dia juga butuh kumpul sama teman-temannya,” pungkasnya.

Related Posts

Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Next Post
malang - Polres Malang Minta Gus Idris Hapus Video Settingan Penembakan

Polres Malang Minta Gus Idris Hapus Video Settingan Penembakan

BERITA POPULER

  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.