Malang, Tugumalang.id – PT BPR Artha Kanjuruhan meluncurkan Corporate Debit Card ATM Garudeya untuk memperluas layanan perbankan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Inovasi ini membuka peluang bagi bank milik Pemkab Malang tersebut untuk menjangkau sekitar 20 ribu aparatur sipil negara (ASN).
Peluncuran kartu debit korporasi itu berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Senin (26/10/2026) sore. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar mengatakan, peluncuran kartu debit tersebut merupakan upaya memodernisasi layanan keuangan daerah sekaligus memperkuat daya saing badan usaha milik daerah (BUMD).
“Peluncuran Corporate Debit Card ATM Garudeya ini adalah langkah strategis BPR Artha Kanjuruhan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis sekaligus memperkuat daya saing BUMD dalam transformasi digital,” ujarnya.

Direktur Utama BPR Artha Kanjuruhan PY Santoso mengatakan, saat ini baru sekitar 150 nasabah yang berasal dari lingkungan Pemkab Malang. Dalam satu tahun ke depan, pihaknya menargetkan penambahan 1.000 nasabah dari kalangan pegawai Pemkab Malang.
“Target kami PNS dan PPPK karena kartu ATM ini sifatnya corporate. Jika target sudah tercapai, harapannya bisa ada mesin ATM,” kata Santoso.
Baca juga: DPRD Kabupaten Malang Kaji Penyertaan Modal BPR Artha Kanjuruhan
Kartu Garudeya Bisa Digunakan di Indomaret
Untuk sementara, kartu ATM BPR Artha Kanjuruhan dapat digunakan untuk tarik tunai tanpa biaya di seluruh gerai Indomaret di Kabupaten Malang. Kartu tersebut juga bisa digunakan di mesin ATM bank lain.
Santoso berharap pengembangan layanan perbankan ini tidak hanya menjangkau ASN Pemkab Malang. Ke depan, BPR Artha Kanjuruhan juga ingin menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lain di Kabupaten Malang.
“Target kami sementara ini bukan masyarakat umum karena (kartu) ini sifatnya corporate. Tapi ke depannya pasti bisa,” tutup Santoso.
Target Pengembangan Nasabah Korporasi
Melalui kartu debit korporasi ini, BPR Artha Kanjuruhan menargetkan pegawai Pemkab Malang sebagai pasar awal pengembangan layanan. Dari sekitar 20 ribu ASN yang berpotensi dijangkau, bank tersebut menargetkan penambahan 1.000 nasabah dalam satu tahun ke depan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko






































