Malang, Tugumalang.id – Indonesia Sehat Jiwa (ISJ) dan Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memperkuat kolaborasi di bidang kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri melalui penandatanganan MoU.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mengembangkan layanan kesehatan mental yang menggabungkan kekuatan akademisi dengan pengalaman praktisi dan komunitas di lapangan. Program yang disiapkan mencakup riset, intervensi, edukasi, hingga penguatan kapasitas.
Ketua Indonesia Sehat Jiwa Sofia Ambarini mengatakan, kolaborasi dengan perguruan tinggi diperlukan agar layanan kesehatan mental kepada masyarakat memiliki dasar ilmiah yang kuat.
“Persoalan kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri merupakan persoalan kompleks yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai akademisi, praktisi, komunitas, pemerintah hingga masyarakat,” ucapnya.
Ketua Program Studi Doktor Psikologi UMM Prof. Dr. Tulus Winarsunu, M.Si., menyambut baik kerja sama tersebut. Sinergi itu menjadi ruang untuk mengimplementasikan hasil penelitian dan keilmuan psikologi UMM agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Baca juga: DPRD Kota Malang Dorong Kampus Perkuat Pendampingan Kesehatan Mental Mahasiswa
Program kolaborasi tidak hanya diarahkan pada penanganan ketika persoalan kesehatan mental muncul. Pencegahan dan penguatan ketahanan mental masyarakat dalam jangka panjang juga menjadi bagian dari kerja sama tersebut.
Salah satu fokusnya ialah pengembangan penelitian dan model intervensi yang sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia. Kedua pihak akan mengkaji faktor risiko yang dapat memicu krisis kesehatan mental, termasuk risiko bunuh diri, serta mengidentifikasi faktor pelindung yang membantu seseorang menghadapi tekanan hidup secara lebih sehat.
Hasil penelitian akan menjadi dasar penyusunan metode pencegahan dan pendampingan yang relevan dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Pendekatan berbasis bukti ilmiah atau evidence-based practice juga digunakan agar program memiliki landasan penelitian dan dapat dievaluasi secara lebih terukur.
Kolaborasi tersebut juga mencakup supervisi, pendampingan klinis, serta penguatan kapasitas bagi fasilitator dan relawan yang tergabung dalam Indonesia Sehat Jiwa. Akademisi dan pakar psikologi dari UMM akan terlibat dalam kegiatan tersebut.
Baca juga: UIN Malang Survei Kondisi Keberagaman dan Kesehatan Mental di Ma’had
Di bidang edukasi, kerja sama diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatannya meliputi kampanye kesehatan mental, pelatihan Psychological First Aid (PFA), serta psikoedukasi seperti Peer Buddy dan Pojok Curhat.
Program-program tersebut ditujukan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai kesehatan mental sekaligus membantu mengurangi stigma terhadap persoalan psikologis. Edukasi berkelanjutan juga diarahkan agar masyarakat lebih terbuka mencari bantuan dan semakin peduli terhadap kondisi orang-orang di sekitarnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko































