Malang, Tugumalang.id – Parade mengangkat buku atau Human Wave Bookmob mewarnai Opening Ceremony RAJA Brawijaya 2026, Senin (10/8/2026). Ribuan mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB) mengangkat buku secara serentak dan bergiliran hingga membentuk gelombang visual.
Koordinator acara Azriel Firoz Okan menjelaskan, penggunaan buku dalam Human Wave dipilih karena buku merupakan salah satu barang yang dekat dengan keseharian mahasiswa baru. Konsep ini juga dirancang untuk menghindari penggunaan material yang berpotensi menambah sampah selama kegiatan.
’’Kami memilih buku karena buku itu memang selalu dibawa mahasiswa baru. Harapannya juga tidak memberatkan mahasiswa baru untuk membawa barang-barang lain dan tidak menimbulkan sampah,” ujar Azriel.
Baca juga: Peneliti UB Temukan Spesies Baru Kumbang di Jepang
Berbeda dari Human Wave yang hanya dilakukan pada satu sisi area, konsep tahun ini melibatkan mahasiswa baru di berbagai sisi secara serentak. Gerakan tersebut tidak hanya ditujukan untuk membangun euforia Opening Ceremony, tetapi juga meningkatkan antusiasme mahasiswa baru terhadap Universitas Brawijaya.
Konsep tersebut membawa semangat “Kita Satu Brawijaya”, yang menggambarkan mahasiswa sebagai bagian dari satu komunitas yang berjalan dan bergerak bersama. Human Wave dipilih karena secara visual hanya dapat terbentuk ketika setiap mahasiswa melakukan gerakan yang sama pada waktu yang sama.
Di balik gerakan tersebut, terdapat pesan mengenai kerja sama dan sikap saling membantu.
“Human Wave hanya bisa terbentuk jika satu mahasiswa dan mahasiswa lainnya menggerakkan hal yang sama, mengangkat hal yang sama, dan bergerak secara bersama-sama dan serentak. Di situ terbukti bahwa adanya suatu kerja sama, ada tolong-menolong, bantu-membantu,” jelasnya.
Penggunaan buku juga memiliki keterkaitan dengan komitmen UB sebagai Green Campus. Panitia menerapkan penggunaan buku tanpa sampul plastik sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan plastik dalam kegiatan.
Baca juga: ELISA, Alat Deteksi Dini Hipotiroid untuk Bayi Baru Lahir Buatan Mahasiswa UB
Sementara itu, bentuk visual yang dihasilkan Human Wave juga menggambarkan bendera Merah Putih sebagai simbol nasionalisme.
Konsep Bookmob sendiri merupakan inovasi yang baru diterapkan dalam rangkaian tahun ini. Panitia sebelumnya sempat mempertimbangkan berbagai gagasan hingga akhirnya memilih buku karena dinilai sederhana, mudah diterapkan, dan dapat dimaksimalkan dalam pelaksanaan Human Wave.
“Opening Ceremony kan wajahnya RAJA Brawijaya, dimana posisi ini menjadi first impression dari mahasiswa baru ke RAJA Brawijaya. Harapannya semua pesan yang ingin disampaikan baik itu dari Green Campus maupun dari beberapa perspektif dapat tersampaikan kepada mahasiswa baru dan menyokong mereka untuk bisa berkuliah lebih semangat lagi ke depannya,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


























