Malang, Tugumalang,id – Buya Yahya, Pengasuh Ponpes Al-Bahjah Cirebon, mengingatkan orang tua agar mendorong anak-anak menempuh pendidikan di pondok pesantren. Menurutnya, pesantren telah terbukti mampu membentuk generasi yang berakhlak sekaligus berpengetahuan.
Pesan itu disampaikan saat berceramah dalam acara Gunung Kawi Bershalawat di Pesantren Al Bahjah, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Rabu malam (22/7/2026). Acara tersebut digelar bersama Majelis Shalawat Ja’far Mania Community (JMC).
“Kuncinya saat ini anak-anak harus tinggal di pondok pesantren. Apalagi pondok pesantren saat ini tidak hanya bisa mencetak ulama, tapi juga bisa menciptakan dokter, arsitek, dan lain sebagainya,” kata pendakwah yang memiliki nama lengkap Yahya Zainul Ma’arif.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Mengerjakan Salat Taubat? Begini Penjelasan Buya Yahya
Menurut Buya Yahya, belakangan ini banyak peristiwa yang menimpa keluarga akibat perebutan harta warisan.
“Berebut warisan itu sama seperti kita berjalan di atas api neraka,” ujarnya.
Ia mengatakan, perebutan warisan dapat menimbulkan dua kesalahan besar. Pertama, berbuat zalim dengan memakan harta saudara sendiri. Kedua, memutus tali silaturahmi.
“Pastikan kalau kita sedang membahas warisan dengan keluarga, bilang bahwa saya manut apa pun keputusannya asal sesuai dengan syariah. Kalau saudara satunya lagi bilang begitu, maka ini adem ayem sekali,” imbuhnya.
Baca juga: Buya Yahya: Orang Tak Akan Membenci jika Hatinya Tersambung pada Nabi Muhammad SAW
Buya Yahya menilai, salah satu cara agar generasi berikutnya tidak terjebak konflik warisan adalah mendekatkan mereka dengan lingkungan pesantren.
“Lalu bagaimana kalau anak kita tidak mau mondok? Saran saya kasih setiap bulan dia uang saku lebih, dan uang saku lebih itu suruh kasih ke pondok pesantren sekitar. Dengan demikian akan ada sambungan anak tersebut dengan pesantren dan nanti dia akan penasaran dan cinta dengan pesantren,” pungkasnya.
Selain Buya Yahya, acara yang dihadiri ratusan jamaah tersebut juga menghadirkan pemimpin JMC Habib Ja’far bin Utsman Al Jufri yang memimpin pembacaan selawat dengan suara khasnya. Turut hadir di atas panggung pengusaha sekaligus pemilik Toko Oleh-Oleh Lancar Jaya H M Nasichin. Acara berlangsung sekitar 2,5 jam.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko

























