Surabaya, Tugumalang.id – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia penyelenggaraan ibadah haji.
Kerja sama tersebut difokuskan pada penyelenggaraan sertifikasi pembimbing manasik haji profesional, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, M.A., mengatakan kerja sama itu merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dan UIN Malang yang ditandatangani pada Februari 2026.
Menurutnya, kolaborasi tersebut juga menjadi salah satu program unggulan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap peningkatan kualitas layanan haji melalui pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga: Sinergi UIN Malang Bersama Kementerian Haji dan Umrah, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Layanan Jemaah
Prof. Abdul Hamid menjelaskan Fakultas Kedokteran UIN Malang memiliki distingsi di bidang pelayanan kesehatan haji dan umrah. Berbekal pengalaman hampir 10 tahun, fakultas itu dinilai siap berkontribusi menyiapkan pembimbing dan pendamping haji yang tidak hanya memahami aspek ibadah, tetapi juga mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada jamaah.
UIN Malang juga menawarkan dua keunggulan dalam program sertifikasi pembimbing manasik haji profesional.
Pertama, pendekatan ramah lansia melalui kolaborasi Fakultas Kedokteran dan Fakultas Psikologi.
Kedua, pendekatan kesehatan yang komprehensif agar para pembimbing memiliki kompetensi mendampingi jamaah dari sisi ibadah maupun kesehatan.
Sementara itu, Penjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Dr. Mohammad As’adul Anam, M.Ag., mengapresiasi kontribusi Fakultas Kedokteran UIN Malang dalam mendukung pelayanan kesehatan jamaah haji.
Baca juga: Zakat dan Haji di Tengah Kecamuk Perang
Ia juga memberikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Malang yang membantu penyelenggaraan ibadah haji.
Menurut As’adul Anam, peluang pengembangan sektor haji dan umrah masih sangat besar. Karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi manajerial sekaligus pemahaman keagamaan yang kuat.
Ia menilai UIN Malang memiliki keunggulan karena mampu mengintegrasikan aspek manajemen, spiritualitas, dan pelayanan kesehatan. Kemampuan tersebut menjadi nilai tambah dalam mencetak pembimbing dan pendamping haji profesional.
Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen menghadirkan berbagai program nyata untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji sekaligus menyiapkan pembimbing dan pendamping haji profesional yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah Indonesia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis UIN Malang
editor: jatmiko
























