MALANG, Tugumalang.id – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang melaksanakan pelatihan bertajuk “Peningkatan Kemandirian Masyarakat Desa Jengglungharjo Kabupaten Tulungagung melalui Pemanfaatan Produk Lokal Berbasis Pisang dan Kopi” pada Jumat (12/6/2026). Pelatihan ini berlangsung di Balai Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung.
Pelatihan yang didanai oleh Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang Tahun 2026 menjadi bentuk nyata dalam menindaklanjuti program pemberdayaan yang telah direncanakan.
Baca Juga: Hadirkan Program Fast Track ke Taiwan, Universitas Negeri Malang Buka Kesempatan Belajar di Dua Negara
Pelatihan ini juga berangkat dari hasil observasi permasalahan yang dihadapi desa dalam pengolahan hasil pangan lokal dan kemandirian ekonomi.
Pelatihan diikuti oleh 25 orang peserta yang terdiri atas pelaku UMKM serta masyarakat Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulunggangung yang memiliki ketertarikan dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Semangat dan antusias tergambar dari wajah para peserta yang hadir di Balai Desa Jumat siang.
Acara dibuka oleh Ketua Tim Pengabdian Arzendy Berlian Sabrina. Dia menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelatihan pembuatan produk, tetapi juga mengajak masyarakat mengembangkan sumber daya alam yang ada untuk dijadikan produk yang memiliki nilai jual.
Juga bisa menjadi oleh-oleh identitas khas Desa Jengglungharjo. Ini mengingat saat ini jalur lintas selatan yang berdekatan dengan desa mulai ramai wisatawan.
Baca Juga: Ada Universitas Negeri Malang, Daftar Kampus Pendidikan Terbaik di Indonesia Versi THE WUR by Subject 2026
“Kami Tim Pengabdian berharap masyarakat tidak hanya mampu menghasilkan produk olahan yang berkualotas tetapi juga memiliki kemampuan dalam menghitung biaya produksi, mengemas produk secara menarik, serta memasarkan produk secara lebih luas sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” kata Arzendy Berlian Sabrina, S.Pd., M.Par.
Setelah melewati rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan kedalam sesi praktik oleh anggota tim pengabdian UM. Peserta dibagi menjadi dua kelompok.
Satu kelompok praktik membuat olahan produk berbahan dasar pisang dan kopi berupa selai, satu kelompok lainnya membuat bakpia kukus dengan isian selai pisang kopi.

Tim pengabdian UM memberikan panduan langsung berupa persiapan bahan, teknik pengolahan, tips pengemasan hingga perhitungan harga pokok penjualan (HPP) hingga peluang pemasaran produk.
Peserta mengikuti setiap proses dengan antusias terutama saat peserta praktik secara langsung dalam proses pengolahan produk.
Peserta aktif bertanya selama proses praktik demi memastikan mereka mampu dalam menghasilkan produk yang memenuhi aspek kualitas, keamanan pangan, hingga pemasaran produk yang berkelanjutan.
Tidak hanya praktik langsung, tim pengabdian juga membuat kuis kreatif untuk menguji pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Kuis berlangsung seru dan penuh tawa, terutama ketika peserta yang berhasil mendapatkan hadiah berupa hasil produk yang telah dibuat.
Ketua UMKM Desa Jengglungharjo menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan pelatihan yang telah berlangsung. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pengolahan produk lokal, pengemasan, hingga strategi pemasaran yang dapat diterapkan secara langsung oleh para pelaku UMKM.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami karena memberikan pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam usaha. Kami berharap kegiatan pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga produk UMKM Desa Jengglungharjo semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata dia.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap masyarakat Desa Jengglungharjo mampu mengoptimalkan potensi pisang dan kopi menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain menghasilkan inovasi produk, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Universitas Negeri Malang
Editor: Herlianto. A
























