Kota Batu, Tugumalang.id – Wali Kota Batu Nurochman turun langsung meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah pada Rabu (15/7/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan hari ketiga MPLS berlangsung aman, nyaman, serta bebas dari praktik bullying maupun kekerasan.
Didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu M Nur Adhim, Nurochman mengunjungi MI Baiturrohmah, SMP Darush Sholihin, dan SMPN 01 Kota Batu. Dari hasil pemantauan, pelaksanaan MPLS dinilai berjalan baik dengan lingkungan sekolah yang mendukung proses adaptasi peserta didik baru.
“MPLS sudah berjalan hari ketiga ini kami ingin memastikan semua berjalan baik, lingkungan sekolah mendukung, kemudian anak-anak merasa enjoy, nyaman dengan tempat dan teman barunya,” ujar Cak Nur, sapaan akrab Nurochman.
Menurutnya, MPLS menjadi tahapan penting bagi siswa untuk mengenal lingkungan pendidikan yang baru. Karena itu, kegiatan orientasi tidak cukup hanya memperkenalkan ruang kelas maupun tata tertib sekolah, tetapi juga harus membantu siswa beradaptasi dengan seluruh lingkungan belajar.
Baca juga: Wali Kota Batu Bakal Terbitkan Perwali Anti-Kerusakan Lingkungan di Kawasan Hutan
Ia menilai peserta didik perlu mengenal berbagai fasilitas sekolah, mulai ruang UKS, ruang guru, perpustakaan hingga kamar mandi. Langkah tersebut diyakini akan mempercepat proses adaptasi sekaligus membuat siswa lebih nyaman mengikuti pembelajaran.
“Saya ingin melihat bagaimana anak-anak mulai mengenal lingkungan sekolahnya, mulai berinteraksi dengan teman baru, mengenal gurunya, fasilitas yang ada di sekolah, sampai suasana belajar di sini,” katanya.
Tekankan Sekolah Bersih dan Bebas Bullying
Selain memastikan proses adaptasi berjalan baik, Nurochman juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dia berharap budaya piket harian tetap dilaksanakan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
“Ruang belajar yang nyaman adalah ruang yang bersih. Anak-anak perlu belajar mandiri sejak dini. Seperti membersihkan kelas misalnya. Kalau lingkungannya bersih, belajar jadi nyaman, guru mengajar juga nyaman. Ujung-ujungnya di kualitas pendidikan,” ujarnya.
Menurut dia, kebiasaan menjaga kebersihan akan membentuk sikap dan perilaku positif yang berdampak pada lingkungan sekitar.
Di sisi lain, Nurochman meminta Dinas Pendidikan Kota Batu terus memantau pelaksanaan MPLS dan menjalin komunikasi intensif dengan seluruh sekolah. Dia menegaskan tidak boleh ada siswa maupun guru yang mengalami tekanan selama kegiatan orientasi berlangsung.
Baca juga: Wali Kota Batu Pulang Haji, Heli Siap Serahkan Kembali Kemudi Pemerintahan ke Cak Nur
“Harus dipastikan tidak ada bullying, tidak ada kekerasan verbal maupun fisik. MPLS harus menjadi momen yang menyenangkan dan membantu anak-anak beradaptasi dengan lingkungan barunya,” tegas Cak Nur.
Politisi PKB itu berharap MPLS 2026 menjadi awal yang baik bagi peserta didik baru untuk membangun semangat belajar sekaligus menjalin pertemanan di sekolah.
“Kepada peserta didik baru, tetap semangat. Kenali lingkungan sekolah, kenali teman-teman baru, sehingga nantinya bisa menjadi bagian dari proses belajar mengajar yang baik dan menyenangkan,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko
























