Malang, Tugumalang.id – Bandara Abdul Rachman Saleh di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, hingga kini masih melayani penerbangan domestik dengan rute reguler menuju Jakarta. Jalur tersebut menjadi konektivitas utama masyarakat Malang Raya untuk perjalanan bisnis, dinas, pendidikan, maupun wisata.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, bandara ini memiliki landas pacu sepanjang 2.250 meter. Fasilitas tersebut memungkinkan operasional pesawat berbadan sempit (narrow-body) seperti Airbus A320 dan Boeing 737 yang digunakan dalam penerbangan reguler.
Saat ini terdapat dua tujuan penerbangan dari Bandara Abdul Rachman Saleh, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta.
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang
Rute Malang–Jakarta (Soekarno-Hatta)
Penerbangan menuju Bandara Soekarno-Hatta menjadi rute reguler dengan frekuensi terbanyak dari Bandara Abdul Rachman Saleh. Jalur ini dimanfaatkan berbagai kalangan untuk keperluan pekerjaan, bisnis, pendidikan, hingga perjalanan wisata.
Baca juga: Profil Bandara Abdulrachman Saleh, Satu-satunya Bandara di Malang Dibangun Oleh Belanda
Rute Malang–Jakarta (Halim Perdanakusuma)
Selain Soekarno-Hatta, tersedia pula penerbangan menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Rute tersebut dioperasikan Batik Air dan menjadi pilihan bagi penumpang yang memiliki tujuan di wilayah Jakarta Timur serta kawasan sekitarnya.
Maskapai yang Melayani
Mengacu pada informasi operasional maskapai dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, penerbangan reguler dari Bandara Abdul Rachman Saleh saat ini dilayani oleh:
- Batik Air
- Citilink Indonesia
- Garuda Indonesia (sesuai jadwal operasional)
Berawal dari Pangkalan Militer
Sebelum melayani penerbangan sipil, kawasan Bandara Abdul Rachman Saleh dikenal sebagai Lapangan Terbang Bugis yang berfungsi sebagai pangkalan militer.
Nama Abdul Rachman Saleh kemudian diabadikan untuk mengenang Pahlawan Nasional sekaligus tokoh Angkatan Udara Republik Indonesia yang gugur saat menjalankan misi kemanusiaan pada 29 Juli 1947. Bandara ini mulai dibuka untuk penerbangan sipil pada dekade 1970-an dan hingga sekarang tetap beroperasi sebagai bandara domestik yang melayani wilayah Malang Raya.
Baca juga: Mengenal Akses Setiap Gerbang Tol di Malang Raya, Sesuaikan dengan Tujuan Perjalanan
Memudahkan Perjalanan Lanjutan
Meski saat ini hanya melayani penerbangan reguler menuju Jakarta, rute tersebut memberikan kemudahan bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke berbagai kota lain melalui jaringan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta maupun Bandara Halim Perdanakusuma.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Nathasya Amalia/Magang
editor: jatmiko























