MALANG, Tugumalang.id – Siswa baru di Jawa Timur mendeklarasikan komitmen mewujudkan sekolah bebas rokok konvensional dan rokok elektronik (vape) pada pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 2 Singosari, Kabupaten Malang, Senin (13/7/2026).
Melalui deklarasi tersebut, para siswa berkomitmen menjauhi rokok konvensional maupun vape sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) Aries Agung Paewai mengatakan, deklarasi itu merupakan tindak lanjut atas masukan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur mengenai pentingnya edukasi dini tentang bahaya rokok konvensional dan vape.
“Kepala BNN Provinsi Jawa Timur sudah pernah menghadap kepada kami dan menjelaskan bahaya rokok konvensional maupun vape,” ujar Aries usai pembukaan MPLS.
Baca juga: Kolaborasi FK UM dan SMKN 2 Malang Wujudkan Sekolah Bebas Rokok
Menurut dia, pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman bahwa diperlukan komitmen kuat untuk menjauhkan peserta didik dari rokok konvensional maupun vape, terutama di lingkungan sekolah. Sebab, keduanya berdampak buruk terhadap tumbuh kembang anak.
“Jangankan menggunakan (rokok dan vape), berada di dalam lokasi dalam satu ruangan (yang terpapar rokok dan vape) serta menghirup udaranya juga berbahaya,” kata Aries.

Guru Harus Menjadi Teladan
Aries menegaskan, guru juga harus berkomitmen dengan memberikan teladan kepada para siswa. Dindik Jatim pun akan menyiapkan aturan mengenai radius kawasan bebas rokok di lingkungan sekolah.
“Guru harus menjadi teladan bagi murid-murid. Tidak boleh ada yang merokok di lingkungan sekolah,” ucap Aries.
Baca juga: Lokasi Publik di Kota Malang yang Ditetapkan Menjadi Kawasan Tanpa Rokok
Ia menambahkan, Dindik Jatim akan memberikan teguran kepada pihak yang kedapatan merokok di lingkungan sekolah. Apabila teguran tidak diindahkan, akan ada tindakan lanjutan yang lebih tegas.
“Konsekuensinya, kami akan menegur. Jika masih berlangsung terus, tentu harus ada tindakan-tindakan (lanjutan),” pungkas Aries.
MPLS dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Pada kesempatan itu, Dindik Jatim juga menyerukan Deklarasi Gerakan Bersama (Gema) Integritas Sekolah Jawa Timur.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko























