Senin, Juli 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Redaksi by Redaksi
Juli 13, 2026 8:28 am
in Catatan
Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

KH Badruddin Anwar. Foto: dok NU Online.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Irham Thoriq*

Tugumalang.id – Rhonda Byrne mungkin masih kecil ketika seorang kiai kampung mulai melakukan yang kelak dia tulis dalam bukunya yang berjudul ‘The Secret’. Kiai kampung itu, mungkin cuma mengamalkan perintah Al Qur’an: berdoalah, maka Allah SWT akan mengabulkan.

READ ALSO

Buku Pelanggaran

Cologne, Katedral dan Masjid 

Kiai kampung yang hatinya sedang gusar itu, meminta kepada Allah SWT sambil nge-print gambar mobil. Dia ingin sekali mobil karena sebelumnya dia mendengarkan kata-kata tidak enak: kalau kiai tidak punya ya begitu, merepotkan, harus antar jemput.

Baca Juga: Bersih Desa Kampung Sanan Sukses, Kiai Sableng: Semua Warga Masuk Surga

Kata-kata dari salah seorang kiai yang sempat ditumpangi oleh kiai kampung itu, mungkin memukul hatinya. Namun, kiai kampung tidak marah, apalagi dendam. Dia memilih menanggapi dengan positif: berdo’a dan nge-print mobil.

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a
Irham Thoriq, CEO Tugu Media Group. Foto/dok

Tindakan kiai kampung nge-print mobil merupakan bagian dari doa. Ini unik karena dilakukan oleh kiai kampung sekitar tahun 1960-an.

Langkah dia nge-print mobil tersebut rupanya sesuai dengan konsep Rhonda Byrne dalam bukunya: the secret. Bahwa, doa agar kita semakin yakin dan terkabul, kita perlu memvisualisasikannya.

Jika ingin mobil, mobilnya dipegang-pegang meski masih milik orang lain dan diprint. Begitu dengan keinginan-keinginan lain. Jika ingin umrah, tak ada salahya nge-print gambar Makkah lalu ditempel di tembok kamar tidur.

Bertahun-tahun sebelum Rhonda mencetuskan teori ini, ternyata seorang kiai kampung sudah terpikir hal tersebut. Secara tak sadar, dia beberapa langkah lebih maju dibanding para pemikir Eropa sekalipun.

Kiai kampung itu bernama KH Badruddin Anwar, pendiri Pondok Pesantren An Nur 2, Bululawang, Kabupaten Malang. Beliau putera dari KH Anwar Nur, pendiri Pondok Pesantren An Nur.

Baca Juga: Yakuza Maneges Segel 3 Ponpes di Bululawang Milik Terduga Kiai Cabul

Sebelum mendirikan pondok pesantren yang kini memiliki kurang lebih 10 ribu santri, beliau dulu adalah seorang kiai kampung. Kiai kampung yang ingin maju, dan sangat yakin dengan namanya tirakat dan doa-doa.

Tidak lama setelah beliau nge-print mobil itu, beliau benar-benar mendapatkan mobil. Lalu, cerita selanjutnya kita tahu: pesantren yang beliau dirikan berkembang pesat dan sekarang menjadi salah satu pesantren terbesar di Jawa Timur.

Cerita soal KH Badruddin Anwar ini saya dapat dari seorang alumni An-Nur 2 yang kini menjadi guru di SMA An-Nur. Saat saya mau mengisi acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolah tersebut, minggu (12/7/2026).

Sambil menunggu peserta siap, salah seorang guru tersebut bercerita hal tersebut. Lalu, saya terbayang dengan buku The Secret yang pernah saya baca. Ternyata, kiai kampung yang mengubah peradaban itu, sudah lebih maju dan lebih dulu mengamalkan.

KH Badruddin atau akrab disapa Kiai Bad, terkenal sabar dan mengayomi santri-santrinya, memang hidup penuh dengan tirakat. Salah satu tirakat beliau yang kemudian diijazahkan kepada santri-santrinya adalah membaca Surat Al Waqiah sekali duduk sebanyak 41 kali untuk kelancaran rezeki.

Amalan ini saya dapat dari cerita peserta MPLS. Kata dia, untuk bisa menyelesaikan amalan itu, butuh waktu sekitar dua jam. ”Saya pernah sekali, alhamdulillah,” kata salah seorang peserta MPLS perempuan.

KH Badruddin Anwar, wafat pada 28 Februari 2017 adalah sosok kiai pengayom yang hidup dengan doa-doa. Mungkin, berkat doa-doa dan tirakat beliau, membuat pesantren yang beliau dirikan begitu maju.

Beliau juga diyakini seorang Wali Allah SWT. Salah satu tanda wali Allah SWT, adalah seperti tahu kalau mau wafat. Ya, beliau sebelum wafat mengundang para santri dan alumni untuk hadir di pesantren pada 28 Februari untuk melaksanakan tahlil akbar.

Para santri dan alumni menjadi agak kaget dan tertegun setelah pada tanggal 28 Februari ini mendengar berita kewafatannya.

“Subhanalloh, beliau, KH Badruddin, sudah mengundang jauh-jauh hari kepada santrinya (alumni) bahwa tanggal 28 Februari akan ada tahlil akbar di ponpes An Nur 2. Ternyata ini jawabannya Tahlil Akbar itu,” kata Hizbillah, salah seorang santrinya sebagaimana dilansir NU Online.

Cerita lain datang dari Gus Helmi Nawali, salah seorang menantu Kiai Bad. Jadi, 40 hari sebelum wafat, beliau mengajak santri-santrinya mentahlilkan almarhum abah beliau KH Anwar Nur.

Tahlilan pun dilakukan setiap sore. Di acara penutupan atau hari ke-40, beliau meminta ada slametan. ”Tapi beliau bilang, saya tidak ikut-ikut,” kata Gus Helmi Nawali.

Ternyata, di hari ke-40 itulah beliau wafat.

Demikian sekilas tentang kiai kampung yang hidup melampui zamannya. Kiai kampung yang mengubah peradaban, berkat doa-doa, dan selalu yakin Allah SWT yang maha pemurah, selalu akan mengabulkan doa-doa kita.

Kagem beliau, alfatihah.

 

*Penulis adalah Irham Thoriq, CEO Tugu Media Group.

Editor: Herlianto. A

Tags: An NurKiai BadKiai Kampung

Related Posts

Buku Pelanggaran
Catatan

Buku Pelanggaran

Minggu, 12 Jul 2026
Cologne,  Katedral, dan Masjid 
Catatan

Cologne, Katedral dan Masjid 

Kamis, 9 Jul 2026
Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik
Catatan

Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik

Kamis, 9 Jul 2026
Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan
Catatan

Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan

Rabu, 8 Jul 2026
Kota Malang dan El Nino
Catatan

Kota Malang dan El Nino

Rabu, 8 Jul 2026
Piala Dunia 2026
Catatan

Di Balik Sorak dan Air Mata: Membaca Kebahagiaan dan Kesedihan dari Piala Dunia 2026

Selasa, 7 Jul 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.