Selasa, Agustus 25, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kelompok Homoseksual Sumbang Kasus HIV Baru di Kota Batu Tahun 2026

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
Juli 9, 2026 8:01 pm
in News
1465a067 D08c 420d 9740 857d4b6871c6

Ilustrasi homoseksual. Foto: iStock

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mencatat penambahan 47 kasus baru Orang Dengan HIV (ODHIV) hingga Juli tahun 2026 ini. Dari sekian penderita, kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) atau homoseksual teridentifikasi turut andil dalam penambahan angka kasus baru HIV di Kota Batu.

Berdasarkan data dari Dinkes Kota Batu, kelompok LSL secara spesifik menyumbangkan 4 kasus baru secara langsung. Angka ini belum termasuk irisan kelompok populasi lain, seperti kategori LSL yang masuk dalam populasi umum sebanyak 1 kasus, serta kelompok populasi umum yang mendominasi dengan 26 kasus.

READ ALSO

Stasiun Malang Akan Ditata, Parkir hingga Ruang UMKM Ditambah

Rumah Budaya Ratna Rayakan Dua Tahun dengan “Karsa Wacana”

Baca Juga: Antisipasi Penyebaran HIV/AIDS, Lapas Malang Gandeng Dinkes Kota Malang Gencarkan VCT

Selain itu, juga tercatat ada kelompok lain yang menyumbang yakni pasien penyakit TB sebanyak 7 kasus, pasangan risiko tinggi (risti) 2 kasus, pelanggan penjaja seks 2 kasus, wanita penjaja seks (WPS) 1 kasus, ibu hamil 1 kasus dan calon pengantin 1 kasus.

Kepala Dinkes Kota Batu Aditya Prasaja melalui Pengelola Program TB dan HIV Dinkes Kota Batu Yoni Hadi Purnomo mengatakan persebaran kasus HIV di Kota Batu tahun ini mengalami pergeseran. Saat ini, kelompok LGBT hingga para pekerja seks tersebar secara acak di berbagai ruang publik.

“Data kami paling banyak masuk dalam populasi umum. Ini karena saat ini, para pekerja seks tidak lagi terlokalisir di satu tempat. Mereka pakai sistem online. Kelompok LGBT juga tersebar. sehingga saat skrining ketemunya banyak dari kegiatan-kegiatan rutin,” terang Yoni, Kamis (9/7/2026).

Yoni menerangkan pelacakan terhadap kelompok populasi kunci maupun kelompok berisiko lainnya memang menghadapi tantangan tersendiri saat ini.

Baca Juga: Penderita HIV di Kabupaten Malang Naik 3,8 Persen di Tahun 2025

Ini karena tidak mudah bagi seseorang mengakui perilaku seksual mereka secara terbuka akibat kendala psikologis dan sosial.

Faktor tersebut menyebabkan banyak temuan kasus yang pada akhirnya dimasukkan ke dalam kategori populasi umum karena status populasi kuncinya belum tergali lebih mendalam.

Lebih lanjut, secara akumulatif sejak tahun 2017, total kasus ODHIV yang pernah ditemukan di Kota Batu telah menyentuh angka 691 kasus.

Dari keseluruhan total tersebut, sebanyak 329 pasien saat ini aktif dalam masa pengobatan, 335 pasien tercatat gagal melakukan tindak lanjut (gagal follow up), dan 27 pasien dilaporkan meninggal dunia.

Jika melihat sebaran fasilitas kesehatan penemu 47 kasus baru di tahun 2026, RSUD Karsa Husada Kota Batu jadi yang tertinggi dengan temuan 22 kasus.

Disusul RS Bhayangkara Hasta Brata sebanyak 7 kasus, RS Baptis Batu 6 kasus, Puskesmas Bumiaji 5 kasus, Puskesmas Batu 3 kasus, Puskesmas Junrejo 2 kasus, serta Puskesmas Sisir dan RS dr. Etty Asharto masing-masing mencatatkan 1 kasus baru.

Terkait dinamika tersebut, Dinkes Kota Batu tidak lagi menerapkan strategi skrining massal seremonial dalam skala besar. Fokus utama kini dialihkan pada penguatan edukasi preventif menyasar kelompok remaja dan usia sekolah.

Petugas kesehatan juga mulai proaktif melakukan jemput bola untuk melakukan skrining di sektor-sektor potensial, seperti kawasan pekerja, perkantoran, perhotelan, hingga tempat wisata yang dinilai memiliki risiko kemunculan kasus ODHIV baru.

Kendati begitu, pendekatan penanganan HIV di Kota Batu tetap berjalan sesuai koridor Voluntary Care and Testing (VCT). Seluruh pemeriksaan medis dan pengobatan dilakukan atas dasar sukarela dari pasien bersangkutan tanpa paksaan, kecuali bagi kelompok ibu hamil serta calon pengantin yang diwajibkan oleh regulasi demi memutus mata rantai penularan sedini mungkin.

“Jadi kembali lagi sifatnya penanganan HIV adalah Voluntary Care and Testing. Pemeriksaan dan pengobatannya semua harus atas dasar sukarela. Kecuali pada ibu hamil dan calon pengantin, kami mewajibkan pemeriksaan HIV,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: HIVHIV/AIDSHomoseksualkota batuLGBTlgbt kota batu

Related Posts

Stasiun Malang Akan Ditata, Parkir hingga Ruang UMKM Ditambah
News

Stasiun Malang Akan Ditata, Parkir hingga Ruang UMKM Ditambah

Senin, 24 Agu 2026
Rumah Budaya Ratna Rayakan Dua Tahun dengan “Karsa Wacana”
News

Rumah Budaya Ratna Rayakan Dua Tahun dengan “Karsa Wacana”

Senin, 24 Agu 2026
BPBD Batu Ingatkan Pendaki Tak Buang Puntung Rokok di Gunung
News

BPBD Kota Batu Ingatkan Pendaki Tak Buang Puntung Rokok di Gunung

Minggu, 23 Agu 2026
Kunjungan Wisatawan Melonjak, Realisasi Pajak Hiburan Kota Batu Tembus 83 Persen
News

Kunjungan Wisatawan Melonjak, Realisasi Pajak Hiburan Kota Batu Tembus 83 Persen

Minggu, 23 Agu 2026
Menteri Ekraf Minta Festival Mbois Berdampak pada Kesejahteraan Pegiat Ekraf
News

Menteri Ekraf Minta Festival Mbois Berdampak pada Kesejahteraan Pegiat Ekraf

Minggu, 23 Agu 2026
Pemerintah Targetkan Swasembada Susu Nasional pada 2030
News

Pemerintah Targetkan Swasembada Susu Nasional pada 2030

Sabtu, 22 Agu 2026
Next Post
Perkuat Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fapet Unikama Jalin Kolaborasi Strategis dengan UPT PT & HMT Batu

Perkuat Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fapet Unikama Jalin Kolaborasi Strategis dengan UPT PT & HMT Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.