Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Keteladanan Ketua PCNU Kota Malang Gus Is, Layak Dicontoh Semua Pemimpin!

MasyaAllah Gus Is, Jenengan Niku Kok....

Redaksi by Redaksi
Februari 3, 2022 11:12 am
in Catatan
Gus Is. Foto: dok

Gus Is. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

(Kumpulkan Bisyaroh Selama 5 Tahun Sebesar 100 Juta Lebih untuk Kenang-kenangan Pengurus dan Kantor NU)

Ndak tahulah. Mungkin ini rejeki min haitsu laa yaktasib atau apa. Wallahu a’lam. Tapi yang pasti ini memang sebuah keteladanan pemimpin di NU. Dari sosok Gus Is (Dr KH Israqunnajah MAg, ketua tanfidziyah PCNU Kota Malang) yang kurang beberapa hari lagi demisioner.

READ ALSO

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Di tengah susahnya panitia konfercab mencari anggaran untuk menutup kekurangan dana rangkaian panitia HSN, Pra Konfercab dan Konfercab – panitia terpanjang sejak Oktober 2021 – jenengan hadir memberi kejutan.

“Mas, masak tidak ada kenang-kenangan untuk peserta konfercab dari kepengurusan kita. Apa gitu mas?” ucap Gus Is pada kami. “Jan-jane nggih sangat pingin Gus. Tapi njih niku. Untuk keperluan hari H, niki masih ikhtiar.” Bgtu jawaban kami spontan.

Gus Is pun mengerti. Putra almaghfurullah Romo Kyai Masduki Mahfudz, pendiri PP Nurul Huda Mergosono Malang yang juga besan Gus Mus (KH Mustofa Bisri), ini kembali meyakinkan kami. Insyalah ada. Besok kita ke Tanggulangin.

Keesokan harinya, kami berempat pun berangkat. Ada saya, Gus Is, Mas Irul (sekretaris panitia) dan Abah Rifan (bendahara) berangkat ke Tanggulangin. Di mobil iseng kami pun nyeletuk; “Wah kayake kudu teplekan male niki geh Gus (Sepertinya harus urunan lagi ini Gus).”

Gus Is menjawab; “Insyalah mboten.” (Insyalah tidak).

Saat itulah beliau cerita sambil membuka tas yang dibawanya. “Ngeten Mas. Ini Insyalah ada uang. Tapi pinten kulo mboten ngerti. Mergo uaakeh. Mboten pernah kulo buka, nopo maleh ngitung (Gini Mas. Ini Insyalah ada uang. Tapi berapa saya tidak tahu. Banyak. Tidak pernah saya buka, apalagi hitung),” ucapnya.

Kami semua di mobil penasaran. “Niki uang bisyaroh selama dados ketua. Geh wonten saking… (menyebut warga NU hingga panitia kondangan, Red). Merasa mboten hak kulo mergo ngundang atas nama ketua PCNU, nggeh amplopan niki kulo salap tas niki. Dados mboten pernah kulo buka, nopo male ngitung jumlahe.”

MasyaAllah. Hati kami trenyuh. Terharu. Ndak bisa berkata apa-apa. “MasyaAllah Gus Is.. jenengan niku kok saget nggeh!” Begitu gumam kami.

Lantas dibukalah tas besar itu. Isinya penuh amplop. Ada juga kotak kecil. Banyak sekali. Tidak tertata rapi amplop2 itu. Khas diletakkan sekenanya.

Lantas satu per satu kami membuka amplop-amplop itu. Menghitung duit di dalamnya. Ada yg bagian mencatat. Lama sekali ngitung dan membuka amplop-amplop itu. Karena ada yang puluhan ribu, ratusan ribu, hingga jutaan. MasyaAllah…

Sambil membukai satu per satu amplop itu, kami pun menerawang dengan pikiran masing-masing. “Kok masih ada ya pemimpin ummat seperti ini. Benar-benar memberi teladan dengan menjalankan. Bukan cuma menceramahkan.”

Hampir selama perjalanan Malang-Tanggulangin kami menghitung dan membukai amplop. Hampir dua jam. Aplgi perjalanan di tengah hujan lebat.

“Berapa Mas totalnya?” tanya Gus Is. “Total 103 juta Gus!”

MasyaAllah. Amplop bisyaroh Gus Is yang dikumpulkan selama menjadi ketua PCNU jumlahnya Rp 103 juta. Gus Is sendiri juga kaget dan tak mengira dengan jumlah itu.

Dengan dana itu, Insyalah bisa memberikan kenang-kenangan bagi seluruh pengurus NU, lembaga, banom, yang menjadi peserta Konfercab. Totalnya sekitar 650 orang.

Sesampai di Tanggulangin gerilya mencari kenang-kenangan apa yang bagus dan bermanfaat. Karena jamaah NU suka ziarah dan butuh tas cangklong, akhirnya sepakat dibelikan tas itu. Bahkan akhirnya nemu tas multifungsi. Bisa untuk cangklong, ransel, dan tas laptop. Alhamdulillah.

Sisa dana pun dibuat untuk membeli karpet/kambal untuk hall lantai 3 Kantor NU. Yang model Turki itu dengan harga lumayan. Belinya di Embong Arab.

Pulangnya dari Tanggulangin Gus Is wanti-wanti berpesan satu hal. “Mas, jangan bilang ke siapapun ya asal uang ini. Biar tidak menjadi fitnah.”

Kami pun mengiyakan. Tanda setuju. Praktis yang tahu keteladanan Gus Is itu hanya kami berempat.

Tapi akhirnya jebol juga. Kebaikan dan keteladanan tak boleh ditutupi. Biar menjadi cermin bagi yang lain. Lalu, memantulkan apa yang dilaksanakan dan dilakukan Gus Is. Setidaknya bagi kami, para pengurus NU di Kota Malang. Baik di tingkat ranting, MWC, maupun PC. Syukur-syukur kalau sampai ke PWNU, bahkan PBNU. Juga menjadi inspirasi bagi pemimpin-pemimpin lainnya. Seperti Gus Dur dulu!

Karena apa yang dilakukan Gus Is ini seakan menjadi oase bagi cerminan pemimpin sekarang. Terlebih pemimpin ormas sebesar NU ini.

Gus Is dengan segala kesederhanaanya selalu tampil apa adanya. Pernah menjabat sebagai Wakil Rektor III, dan sekarang WR IV UIN Maliki Malang, Gus Is hampir tidak pernah menggunakan fasilitas negara untuk urusan di luar fungsinya. Bahkan sehari-hari pun memakai mobil Honda Freed tua. Yang itu pun masih belum lunas cicilannya.

Dengan segala kesibukannya juga masih ngurus NU, MUI, kampus, dua pondok pesantrennya (Nurul Huda Mergosono dan Joyosuko). Gus Is meski agak terlambat karena harus membagi-bagi waktunya yang cuma 24 jam sehari, tapi selalu hadir jika diundang. Seluruhnya untuk ummat. MasyaAllah!

Maka, meski kebaikan dan keteladanan Gus Is ini tidak boleh disampaikan sesuai pesan beliau, tapi saya dan sekretaris panitia tetap nekad. Mungkin Gus Is akan marah. Tapi ada alasan kuat mengapa kebaikan ini perlu tersampaikan.

Ngapunten Gus Is. Kami melanggar pesan jenengan untuk tidak menceritakan keteladanan dan kebaikan jenengan. Semua demi NU Kota Malang. Atau setidaknya bagi kami, para pengurus yang membantu panjenengan di PCNU. *Al afwu minkum Gus. Tabeek!*

Oleh: Khoirul Anwar – Ketua OC Konfercab NU Kota Malang, Wakil Sekretaris PCNU Kota Malang

Tags: kota malangmalangPCNU Kota Malang

Related Posts

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas
Catatan

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Senin, 31 Agu 2026
Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah
Catatan

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Minggu, 30 Agu 2026
Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang
Catatan

Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Kamis, 27 Agu 2026
Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’
Catatan

Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’

Senin, 24 Agu 2026
Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?
Catatan

Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?

Minggu, 23 Agu 2026
Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Next Post
kominfo,

Respons Disrupsi, Menteri Johnny Dorong Industri Hiburan Beradaptasi dengan Teknologi Digital

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.