Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Kenali Perbedaan Susu Pasteurisasi, Sterilisasi, dan UHT

Redaksi by Redaksi
Januari 4, 2022 4:27 pm
in Kuliner
Ilustrasi susu. Foto: Pinterest

Ilustrasi susu. Foto: Pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kota Batu sudah lama dikenal akan wisata alam dan wisata buatannya. Tak hanya menawarkan keindahan alam, kota yang dikelilingi pegunungan tersebut juga menawarkan beragam pilihan wisata edukasi perah susu. Peternakan sapi di Kota Batu menghasilkan produk-produk susu sapi segar yang banyak dipasok ke perusahaan susu instan di Indonesia.

Susu merupakan minuman lezat bergizi yang begitu digemari berbagai kalangan dan usia. Melansir dari Alodokter, susu mengandung beragam nutrisi penting yang mampu menjaga organ tubuh tetap berfungsi dengan baik dan melindungi tubuh dari serangan penyakit.

READ ALSO

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Susu pada umumnya melewati proses pemanasan terlebih dahulu sebelum dikemas dan diedarkan dipasaran. Proses pemanasan dilakukan untuk mematikan segala spora dan bakteri jahat yang terkandung dalam susu agar susu aman dan layak dikonsumsi. Ada tiga macam susu menurut cara pemanasannya:

1. Susu Pasteurisasi

Melansir dari Halodoc, susu pasteurisasi disterilkan dengan pemanasan pada suhu 72-85 derajat celcius selama 10-15 detik. Tujuannya untuk mengurangi jumlah organisme yang bisa menjadi penyebab penyakit serta memperlambat pertumbuhan mikroba susu. Karena suhu pemanasannya tidak terlalu tinggi, gizinya tidak banyak berubah, tetapi masih mudah rusak karena bakteri. Sehingga susu pasteurisasi harus segera diminum dan perlu disimpan dalam lemari es agar dapat digunakan dalam waktu lama.

2. Susu Sterilisasi

Melansir dari laman Dinpertanpangan Kabupaten Demak, susu steril dipanaskan dalam suhu 100 derajat celcius selama 30 menit. Susu dimasukkan ke dalam kaleng, disterilkan bersama kaleng, dan dijual dalam kemasan kaleng. Proses ini akan benar-benar membunuh semua jenis bakteri yang ada di dalam susu.

Dalam prosesnya, susu ini diberi tambahan nutrisi (fortifikasi). Susu ini juga bisa disimpan pada suhu ruang dan bisa bertahan lebih dari enam bulan tanpa mengalami kerusakan atau perubahan rasa.

3. Susu UHT

Melansir Alodokter, susu UHT (ultra-heat treatment) merupakan susu yang telah dipanaskan pada suhu 138 derajat celcius selama dua detik. Pemanasan dilakukan agar bakteri yang ada di dalam susu mati. Dengan metode ini, susu dapat disimpan lebih lama, dari 2-3 minggu menjadi hingga 9 bulan.

Meski dipanaskan dengan suhu sangat tinggi, nutrisi yang terkandung dalam susu UHT sama dengan susu biasa. Tak ada perbedaan signifikan antara jumlah asam lemak dalam susu UHT dengan jumlah asam lemak dalam susu biasa. Bahkan, protein dalam susu UHT lebih mudah dimanfaatkan oleh tubuh dibandingkan dengan protein dalam susu murni dan susu pasteurisasi.

Reporter: Hasna Fauziah

Editor: Lizya Kristanti

Tags: perbedaan susuSusuUHT

Related Posts

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera
Kuliner

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera

Rabu, 15 Jul 2026
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui
Kuliner

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Selasa, 14 Jul 2026
Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli
Kuliner

Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli

Selasa, 14 Jul 2026
6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan
Kuliner

6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

Selasa, 14 Jul 2026
Kuliner

4 Kuliner dengan Aroma Paling Menyengat di Dunia

Sabtu, 11 Jul 2026
Cappuccino - Perbedaan Flat White, Latte, Cappuccino, dan Macchiato, Jangan Salah Pesan di Kafe
Kuliner

Perbedaan Flat White, Latte, Cappuccino, dan Macchiato, Jangan Salah Pesan di Kafe

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
Alat Berat Mulai Ratakan Bangunan Pasar Besar Kota Batu

Alat Berat Mulai Ratakan Bangunan Pasar Besar Kota Batu

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.