Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Haul Gus Dur ke 12, Wali Kota Malang Sutiaji Ceritakan Sosok Gus Dur

Redaksi by Redaksi
Januari 4, 2022 2:01 pm
in Berita
Wali Kota Malang Sutiaji, saat di haul Gus Dur

Wali Kota Malang Sutiaji, saat di haul Gus Dur

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Meski tidak pernah bertemu secara rutin, rupanya Wali Kota Malang Drs H Sutiaji gemar membaca tulisan Gus Dur melalui sebuah majalah. Hal tersebut disampaikan dalam gelaran Haul Gus Dur yang ke 12, yang diselenggarakan Tugu Media Group (Tugu Malang ID dan Tugu Jatim ID) bersama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang, secara hybrid, Selasa (4/01/2022).

“Saya punya pengalaman pribadi yang luar biasa. Karena sering baca di majalah pesantren yang digawangi langsung oleh Kiai Sahal (KH Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh). Banyak tulisan Gus Dur yang luar biasa,” ujar pria aumni Fakultas Tarbiyah, UIN Malang yang saat itu bernama IAIN Malang.

READ ALSO

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Salah satu cerita menarik, kata Sutiaji, ketika tokoh Muhammadiyah, Prof Dr (HC) Drs H Abdul Malik Fadjar MSc akan dipilih menjadi menjadi rektor salah satu kampus. Ya, Abdul Malik Fajar dalam karirnya merupakan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) periode 1983-2000 dan dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Malang sekitar tahun 1972.

Saat itu, ada tarik ulur kedekatan Abdul Malik Fajar dengan KH Abdurrachman Wahid. Ada rasa kegamangan bagi Muhammadiyah, ada upaya untuk mengurangi persahabatan antara Prof Malik Fajar dengan KH Abdurrachman Wahid.

“Beliau (Prof. Abdul Malik Fajar) bilang pada saya. Dek, kalau rektor itu kan jabatan tapi persahabatan itu dari hati. Lebih baik saya tidak dijadikan rektor lagi, ketika saya harus memisahkan diri dari KH Abdurrachman Wahid karena saya banyak belajar ilmu dari sosok Kh Abdurrachman Wahid. Itu sekitar tahun 1987/1988 beliau cerita pada saya. Betapa hebatnya. Karena ada sesuatu yang dirasakan saat bertemu dengan Gus Dur,” jelasnya.

Putri Gus Dur di acara haul Gus Dur.

Cerita lain yang masih terngiang di benak orang nomor satu di Kota Malang itu, ketika ada giat Gus Dur di Universitas Islam Malang (Unisma) bersamaan dengan situasi Indonesia yang menuju krisis moneter akibat take money policy yg dilakukan oleh Mantan Presiden kedua, Soeharto.

Dalam giat tersebut, Gus Dur menyampaikan bahwa Asia sejatinya memiliki kekuatan namun tidak dibarengi dengan keberanian. “Saat ini kita menjadi pasar dari Amerika dan Eropa. Karena kita punya kekuatan hebat. Coba kalau asia menbuat mata uang asia, akan menguasai dunia karena asia punya segalanya. SDA dan SDM yang luar biasa, trampil, pasarnya semua ada. Kalau mata uang Asia dibuat Amerika dan Eropa tidak ada apa-apanya,” beber dia.

Pengalaman ketiganya, dialami usai meninggalnya KH Abdurrachman Wahid pada 30 Desember 2009 silam. Kala itu, Sutiaji menjadi anggota DPRD Kota Malang dan aktif di Nahdlatul Ulama di berbagai tingkatan. Bersama NU dirinya merencanakan acara 40 hari wafatnya Gus Dur di Malang. Lantas, Sutiaji didapuk menjadi ketua panitia dengan keadaan tidak punya modal. Bahkan waktu itu, keuangan NU Malang minus sampai Rp 42 juta karena baru saja menggelar pemilihan.

“Apa yang terjadi? Ketika saya menjadi anggota DPRD, saya floorkan ke jaringan Gusdurian dan alhamdulillah barokahnya, yang tadinya minus akhirnya bisa defisit Rp 77 juta sehingga bisa dibuat Muktamar di sulawesi. Seluruhnya berangkat ke sana. Itu sungguh luar bisa karena banyak yang merindukan kedamaian Gus Dur dan sifat-sifat Gus Dur yanh luar bias,” urai Sutiaji.

Lebih jauh, lanjut Sutiaji, terpilihnya Gus Dur sebagai presiden sejatinya merupakan potret energi positif yang luar biasa.”Ada seorang ahli hikmah menyampaikan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa mengayoni, tidak transaksional. Itulah cerminan dari Allah memilih KH Abdurrachman Wahid sebagai Presiden. Semua bisa dirangkul dan benar-benar menerima gagasan Gus Dur,” tukasnya.

Dalam acara ini, sederet narasumber juga dihadirkan untuk kembali mengenang sosok mantan Presiden RI ke-4 tersebut. Di antaranya, Jaringan Gusdurian dan Anak ke-3 Gus Dur Anita Wahid, Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen.

Selain itu, ada Rektor UIN Malang Prof Dr M. Zainuddin MA, Kepala Protokol Istana Era Gus Dur dan Mantan Pemred Majalah Tempo Wahyu Muryadi, dan Wali Kota Pasuruan Drs H. Saifullah Yusuf.

Untuk diketahui, Haul Gus Dur kali ini digelar secara hybrid. Namun, peserta offline event ini terbatas. Adapun, event ini turut didukung penuh oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), OJK Malang, Pertamina, Grand Mercure Malang, Bank Jatim, Climate Change Frontier dan Malang Strudel.

Tags: Haul Gus DurHeadlinewali kota

Related Posts

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
Bupati

20 PNS Pemkab Malang Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.