Selasa, September 22, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Suguhkan Penampilan Seni, MAPAC Kritisi Kayutangan Heritage

Redaksi by Redaksi
Februari 22, 2021 6:06 pm
in Berita
seni - Suguhkan Penampilan Seni, MAPAC Kritisi Kayutangan Heritage

Performance art dadakan dari Malang Performance Art Community di Jalan Basuki Rahmat, Kayutangan, Kota Malang, pada Senin (22/2/2021). Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

MALANG – Pemandangan unik terjadi di perempatan Rajabali, Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, pada Senin siang (22/2/2021).
Di tengah keramaian lalu lintas, ada 2 orang menyuguhkan performance art dadakan di kawasan yang diproyeksi jadi wisata Kayutangan Heritage itu. Mereka adalah Sogeh Ahmad dan Braga Arya dari Malang Performance Art Community (MAPAC).
Ada 2 aksi bertema berbeda. Pertama, ditampilkan peraga seseorang dengan masker opname dengan pot isi tanah di kepalanya. Dia juga mengangkat tinggi sekuntum bunga mawar di tangannya.
Perform kedua, tampak seorang pria dengan setelan jas rapi bersenang-senang sambil meniupkan gelembung sabun. Aksi dilanjut dengan membagi-bagikan bunga mawar ke para pengendara yang melintas.
Saat dikonfirmasi, Braga menuturkan, aksi yang mereka lakukan ini ditujukan sebagai bentuk kritik mereka yang menilai ada ketidakjelasan arah pembangunan Kayutangan Heritage oleh Pemkot Malang.
Jika mengacu dari semangat awal penataan yang mengusung konteks nilai sejarah dan budaya, kata dia, pada realisasinya semua itu tak tampak. ”Tapi kok malah menimbulkan masalah baru. Jika untuk membangun ekonomi budaya kayak Malioboro, mana buktinya? Biasa saja, gak ada perbedaan signifikan,” terangnya.
Selain itu, dari perform simbolisasi mereka, juga merespon Wali Kota Malang, Sutiaji, yang sempat mengikuti tren membuat surat cinta bertajuk Surat Sangat Meringankan. Isinya, warga boleh bebas menyampaikan kritik dan aspirasi. Dari situlah, aksi performance art ini muncul.
Harapan mereka sederhana saja. Mereka hanya ingin menyampaikan agar Pemkot Malang bisa lebih serius dalam menata Kota Malang. ”Wacananya tinggi sekali, tapi faktanya biasa aja, gak ada manfaat signifikan. Malah kok jadi kesannya jadi kacau gitu,” sebutnya.
Seharusnya, menurut dia, Program Kayutangan Heritage sesuai namanya juga harus melindungi nilai historis kawasan sebagaimana aslinya. ”Intinya kita hanya ingin mempertanyakan apa sih maksud dari konsep heritage ini?,” tanyanya.
Reporter: Ulul Azmy
Editor: Lizya Kristanti
Tags: kayutanganmapacseni

Related Posts

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Next Post
dprd - HUT SMPN 13, Anggota DPRD Suguhkan Pantun

HUT SMPN 13, Anggota DPRD Suguhkan Pantun

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.