Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Cegah Penyakit, Relawan Bakar Bangkai Hewan Terdampak Erupsi Semeru

Redaksi by Redaksi
Desember 12, 2021 7:20 pm
in Berita
Bangkai hewan ternak dibakar agar tidak menimbulkan penyakit. Foto: dok

Bangkai hewan ternak dibakar agar tidak menimbulkan penyakit. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dampak erupsi Gunung Semeru tak hanya menimpa manusia, melainkan juga hewan. Kebanyakan hewan terdampak merupakan hewan ternak milik warga yang mengungsi. Jumlah hewan ternak terdampak tersebut mencapai ribuan yang terdiri dari sapi, kambing, serta unggas.

 

READ ALSO

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Oleh karena itu, relawan yang datang ke Semeru bukan hanya relawan untuk manusia, tetapi juga relawan hewan.

 

Salah satu organisasi yang berangkat ke Semeru untuk membantu hewan terdampak adalah Centre for Orangutan Protection (COP).

Salah satu hewan ternak terdampak erupsi Gunung Semeru. Foto: dok

Tim relawan segera berangkat menuju lokasi begitu mengetahui adanya bencana dengan membawa kebutuhan hewan yang sekiranya diperlukan.

 

“Erupsi itu terjadi sekitar pukul 4 sore ya. Jam 8 malam di hari yang sama kami berangkat dari Jogja,” ujar Koordinator Relawan Satwa COP, Satria Wardhana.

 

“Kami berangkat melalui perjalanan darat. Kami mampir-mampir dulu untuk belanja kebutuhan. Baru kami sampai di lokasi pukul 5 sore keesokan harinya,” jelas Satria.

Aktivitas relawan COP di Semeru dimulai dengan membantu warga mengevakuasi hewan-hewan ternak mereka.

 

“Hewan-hewan ternak itu kemudian dititipkan di rumah saudara mereka,” kata Satria.

Mereka juga membantu mengobati hewan-hewan yang terluka. Beberapa hewan tersebut mengalami luka bakar akibat terkena debu panas. “Ada dokter hewan dalam tim kami,” ucap Satria.

 

Selain itu, mereka juga melakukan penyisiran untuk mencari hewan-hewan lain yang belum dievakuasi. Dalam penyisiran tersebut, mereka menemukan banyak bangkai hewan ternak yang tidak sempat diselamatkan.

 

“Bangkai-bangkai itu kemudian kami bakar. Jika tidak dibakar, takutnya nanti jadi penyakit. Baunya juga akan mengganggu tim relawan lain yang melakukan evakuasi dan pencarian korban hilang,” jelas Satria.

 

Selain hewan ternak, tim relawan juga menemukan hewan lain seperti kucing, anjing, dan monyet. Sebagian ada yang dipelihara oleh warga, sebagian lagi merupakan hewan liar. Untuk hewan-hewan tersebut, COP hanya memberi makan saja dan membiarkan mereka tetap bebas.

Tim COP memberi makan kucing-kucing liar. Foto: dok

 

“Nggak semuanya kami evakuasi. Kami lihat dulu kondisi mereka. Jika kelihatannya baik-baik saja dan berada di lokasi yang relatif aman, kami hanya beri makan saja,” ujar Satria.

Selain COP, tim relawan hewan lain yang berangkat ke Semeru adalah Stray Cat Defender (SCD). Komunitas yang berasal dari Malang ini bergabung dengan COP selama di Semeru untuk membantu hewan-hewan terdampak.

 

SCD berangkat ke Semeru dengan membawa obat-obatan serta peralatan medis yang diperlukan seperti pakan kucing, pakan ayam, serta satu truk pakan hijau untuk ternak.

 

Kegiatan tim SCD di Semeru juga tak jauh beda dengan COP yakni memberi makan hewan, membakar bangkai hewan yang mati, serta melakukan evakuasi jika diperlukan.

 

“Sesampainya kami di sana, tim COP langsung datang membantu menurunkan odot (pakan hijau) dari truk,” ujar Anggota tim relawan SCD, Rohmalilla Fanesyadewi.

 

Pakan tersebut diturunkan di posko pakan ternak yang terletak di rumah warga bernama Kusman di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Di posko tersebut, warga dapat mengambil pakan untuk hewan ternak mereka.

Posko pakan hewan di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Foto: dok

“Donasi pakan sejauh ini ada dari COP, Dinas Peternakan, Persatuan Dokter Hewan Indonesia, kelompok- kelompok peternak di Probolinggo, Malang, dan kota lain,” ujar Satria.

 

Tim relawan COP berencana membantu hewan terdampak erupsi Semeru selama dua minggu. “Kami harap dalam waktu dua minggu ini, warga dan hewan ternak sudah mulai pulih. Untuk saat inipun, kondisi ternak sudah banyak yang sehat. Mereka hanya butuh bantuan pakan saja,” pungkas Satria.

 

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Lizya Kristanti

Tags: erupsi gunung semeruHeadlinelumajangpenyakit

Related Posts

Rambu stop Trans Jatim di depan Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Berita

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Kamis, 15 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
Buta Usai Divaksin Astrazeneca, Joko Santoso Banting Setir Jadi Perajin Raket

Buta Usai Divaksin Astrazeneca, Joko Santoso Banting Setir Jadi Perajin Raket

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.