Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Cegah Penyakit, Relawan Bakar Bangkai Hewan Terdampak Erupsi Semeru

Redaksi by Redaksi
Desember 12, 2021 7:20 pm
in Berita
Bangkai hewan ternak dibakar agar tidak menimbulkan penyakit. Foto: dok

Bangkai hewan ternak dibakar agar tidak menimbulkan penyakit. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dampak erupsi Gunung Semeru tak hanya menimpa manusia, melainkan juga hewan. Kebanyakan hewan terdampak merupakan hewan ternak milik warga yang mengungsi. Jumlah hewan ternak terdampak tersebut mencapai ribuan yang terdiri dari sapi, kambing, serta unggas.

 

READ ALSO

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Oleh karena itu, relawan yang datang ke Semeru bukan hanya relawan untuk manusia, tetapi juga relawan hewan.

 

Salah satu organisasi yang berangkat ke Semeru untuk membantu hewan terdampak adalah Centre for Orangutan Protection (COP).

Salah satu hewan ternak terdampak erupsi Gunung Semeru. Foto: dok

Tim relawan segera berangkat menuju lokasi begitu mengetahui adanya bencana dengan membawa kebutuhan hewan yang sekiranya diperlukan.

 

“Erupsi itu terjadi sekitar pukul 4 sore ya. Jam 8 malam di hari yang sama kami berangkat dari Jogja,” ujar Koordinator Relawan Satwa COP, Satria Wardhana.

 

“Kami berangkat melalui perjalanan darat. Kami mampir-mampir dulu untuk belanja kebutuhan. Baru kami sampai di lokasi pukul 5 sore keesokan harinya,” jelas Satria.

Aktivitas relawan COP di Semeru dimulai dengan membantu warga mengevakuasi hewan-hewan ternak mereka.

 

“Hewan-hewan ternak itu kemudian dititipkan di rumah saudara mereka,” kata Satria.

Mereka juga membantu mengobati hewan-hewan yang terluka. Beberapa hewan tersebut mengalami luka bakar akibat terkena debu panas. “Ada dokter hewan dalam tim kami,” ucap Satria.

 

Selain itu, mereka juga melakukan penyisiran untuk mencari hewan-hewan lain yang belum dievakuasi. Dalam penyisiran tersebut, mereka menemukan banyak bangkai hewan ternak yang tidak sempat diselamatkan.

 

“Bangkai-bangkai itu kemudian kami bakar. Jika tidak dibakar, takutnya nanti jadi penyakit. Baunya juga akan mengganggu tim relawan lain yang melakukan evakuasi dan pencarian korban hilang,” jelas Satria.

 

Selain hewan ternak, tim relawan juga menemukan hewan lain seperti kucing, anjing, dan monyet. Sebagian ada yang dipelihara oleh warga, sebagian lagi merupakan hewan liar. Untuk hewan-hewan tersebut, COP hanya memberi makan saja dan membiarkan mereka tetap bebas.

Tim COP memberi makan kucing-kucing liar. Foto: dok

 

“Nggak semuanya kami evakuasi. Kami lihat dulu kondisi mereka. Jika kelihatannya baik-baik saja dan berada di lokasi yang relatif aman, kami hanya beri makan saja,” ujar Satria.

Selain COP, tim relawan hewan lain yang berangkat ke Semeru adalah Stray Cat Defender (SCD). Komunitas yang berasal dari Malang ini bergabung dengan COP selama di Semeru untuk membantu hewan-hewan terdampak.

 

SCD berangkat ke Semeru dengan membawa obat-obatan serta peralatan medis yang diperlukan seperti pakan kucing, pakan ayam, serta satu truk pakan hijau untuk ternak.

 

Kegiatan tim SCD di Semeru juga tak jauh beda dengan COP yakni memberi makan hewan, membakar bangkai hewan yang mati, serta melakukan evakuasi jika diperlukan.

 

“Sesampainya kami di sana, tim COP langsung datang membantu menurunkan odot (pakan hijau) dari truk,” ujar Anggota tim relawan SCD, Rohmalilla Fanesyadewi.

 

Pakan tersebut diturunkan di posko pakan ternak yang terletak di rumah warga bernama Kusman di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Di posko tersebut, warga dapat mengambil pakan untuk hewan ternak mereka.

Posko pakan hewan di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Foto: dok

“Donasi pakan sejauh ini ada dari COP, Dinas Peternakan, Persatuan Dokter Hewan Indonesia, kelompok- kelompok peternak di Probolinggo, Malang, dan kota lain,” ujar Satria.

 

Tim relawan COP berencana membantu hewan terdampak erupsi Semeru selama dua minggu. “Kami harap dalam waktu dua minggu ini, warga dan hewan ternak sudah mulai pulih. Untuk saat inipun, kondisi ternak sudah banyak yang sehat. Mereka hanya butuh bantuan pakan saja,” pungkas Satria.

 

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Lizya Kristanti

Tags: erupsi gunung semeruHeadlinelumajangpenyakit

Related Posts

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Next Post
Buta Usai Divaksin Astrazeneca, Joko Santoso Banting Setir Jadi Perajin Raket

Buta Usai Divaksin Astrazeneca, Joko Santoso Banting Setir Jadi Perajin Raket

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.