Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Cerita Nur Fida, Gadis 7 Tahun yang Lari dari Erupsi Gunung Semeru

Redaksi by Redaksi
Desember 12, 2021 9:45 am
in Berita
Nur Fida bocah yang berlari mencari selamat dari semburan Gunung Semeru

Nurfida (7)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

LUMAJANG – Saat Gunung Semeru erupsi, Sabtu (4/12/2021), beredar video-video warga berlarian menyelamatkan diri dari kejaran awan panas.

Salah satu video yang viral adalah ketika gadis kecil berjilbab hijau diikuti dengan anak-anak kecil lainnya berlari menjauhi debu volcanik Gunung Semeru.

READ ALSO

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Gadis kecil tersebut diketahui bernama Nurfida (7) dan akrab dipanggil Fida. Kisahnya menyelamatkan diri dari erupsi Gunung Semeru terungkap saat relawan dari Little Project bertemu dengannya di posko pengungsian.

Mereka mengunggah kabar terkini Fida dalam bentuk video di akun Instagram mereka @littleproject.idn. Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton lebih dari 131.000 kali.

Rupanya pertemuan relawan dari Little Project dan Fida ini tidak disengaja. “Awalnya kami nggak ada niat untuk membuat konten tentang Fida,” ungkap Muhammad Reza Nur Ramdani, anggota tim Media Little Project.

Para relawan dari Little Project saat itu hanya fokus pada evakuasi. Namun karena cuaca buruk, mereka menghentikan aktivitas evakuasi.

Akhirnya mereka memutuskan untuk mengangkat kisah anak yang terlihat berlari kencang di video erupsi Gunung Semeru.

Mereka pun mencari keberadaan Fida dengan bertanya ke beberapa relawan di berbagai posko pengungsian.

Fida akhirnya ditemukan di pengungsian di daerah Penanggal. Tim relawan pun berbincang-bincang dengan Fida mengenai peristiwa yang membuatnya viral tersebut.

“Saya tanya ke anaknya, ini bener adik bukan. Terus dia jawab, iya bener itu Fida lagi lari,” jelas Reza.

Kondisi Fida saat ini baik-baik saja meskipun tengah mengikuti trauma healing. “Waktu ketemu kami, dia happy banget,” ujar Reza.

Ia sangat aktif dan antusias saat menceritakan pengalamannya lari dari erupsi Gunung Semeru. “Dia kalau kami kasih pertanyaan, jawabnya nyambung,” kata Reza.

Fida bercerita bahwa saat Gunung Semeru memuntahkan awan panas, ia sedang mengaji di masjid bersama dengan ustaz dan teman-temannya. Masjid berkubah biru tersebut juga bisa dilihat di video Fida yang viral.

Ustaz yang mengajar Fida kemudian memerintah santri-santrinya untuk lari dan mencari tempat yang aman karena ada getaran. Oleh karena itulah Fida dan teman-temannya keluar masjid dan berlari kencang.

Saat itu Fida berada di lokasi yang paling berbahaya, yaitu Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

“Dia bilang saat lari, dia lihat pohon-pohon itu rubuh (jatuh),” ujar Reza.

Fida juga mengaku berlari sangat jauh dan bersembunyi di Masjid Kajar Kuning. Namun hingga saat ini tim relawan masih mencari tahu keberadaan masjid ini.

Fida bersembunyi lama di masjid tersebut bersama warga lainnya.

Sementara itu, orang tua Nurfida sedang berada di rumah saat Gunung Semeru erupsi. Mereka berlari menyelamatkan diri secara terpisah dari Fida.

Mereka berlindung dari guguran awan panas dan baru bisa mencari anak mereka pada pukul 17.00 saat erupsi selesai.

Orang tua dan anak ini akhirnya bertemu pada pukul 21.00 atau sekitar enam jam setelah erupsi.

Nurfida yang masih duduk di bangku TK B ini menceritakan kisahnya secara aktif dan jelas menggunakan Bahasa Jawa dan diterjemahkan oleh kakeknya ke dalam Bahasa Indonesia.

“Iya, dia sendiri yang cerita pakai Bahasa Jawa. Kemudian diterjemahin sama kakeknya karena kami nggak paham Bahasa Jawa,” pungkas Reza.

Reporter : Aisyah Nawangsari Putri

Tags: debu vulkanikerupsi gunung semeru

Related Posts

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
UIN Malang - UIN Malang Raih Penghargaan PTKI dengan Mahasiswa Asing Terbanyak di Adiktis

UIN Malang Raih Penghargaan PTKI dengan Mahasiswa Asing Terbanyak di Adiktis

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.