Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Dianggap Ekslusif, Kelas Khusus Siswa Ber-IQ di Atas Rata-rata Surabaya Dikritik

Redaksi by Redaksi
Oktober 15, 2021 2:56 pm
in News, Pendidikan
Isa Ansori, anggota dewan pendidikan Jawa Timur sekaligus pemerhati pendidikan/tugu malang

Isa Ansori, anggota dewan pendidikan Jawa Timur sekaligus pemerhati pendidikan. (Foto: Beritaanaksurabaya.com)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dianggap sangat ekslusif, rencana Dispendik Surabaya yang menyiapkan program kelas khusus bagi pelajar SD-SMP yang memiliki IQ di atas rata-rata dikritik dewan pendidikan Jawa Timur.

Isa Ansori anggota dewan pendidikan Jatim sekaligus pemerhati pendidikan menilai rencana itu akan membuat siswa sombong jika masuk di kelas itu. Selain itu, menurut Isa akan membuat pendidikan Surabaya mundur karena saat ini Indonesia sudah tidak menerapkan Ujian Nasional melainkan berbasis pada kompetensi.

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

“Kalau rencana itu diterapkan 20 tahun yang lalu mungkin masih relevan karena saat itu masih eranya Ujian Nasional (UN). Tapi sekarang era pendidikan di Indonesia merupakan kurikulum berbasis kompetensi. Sekarang orang kalau menyebut sudah era Merdeka Belajar,” jelas Isa saat dihubungi Basra, Jumat (15/10/2021).

Tahun 2021, lanjut dikatakan Isa, filosofi pendidikan di Indonesia adalah pendidikan yang merdeka belajar, pelajar Pancasila di mana di dalamnya ada kegotongroyongan, ada kemandirian, kemudian ada saling sinergi.

“Kalau diciptakan kelas-kelas khusus apalagi dipilih dengan seleksi mereka yang ber IQ tinggi, maka pendidikan Surabaya akan menjadi sangat eksklusif. Itu akan membangun kasta-kasta baru di dalam pendidikan Surabaya,” tegasnya.

Dampak psikologis ataupun sosial dari adanya kelas tersebut, kata Isa, akan menjadikan siswa yang masuk kelas khusus menjadi jumawa (sombong) dan memandang rendah siswa yang tidak masuk kelas tersebut.

“Mereka jadi tidak mau bergaul dengan siswa yang tidak lolos kelas khusus,” imbuhnya.

Dikatakan Isa, hal yang mendesak untuk dilakukan Kota Surabaya saat ini adalah memetakan semua potensi anak-anak yang ada di sekolah. Kemudian mendorong guru yang ada di masing-masing sekolah itu untuk kemudian diajari bagaimana menggali, menumbuhkan potensi-potensi yang dimiliki oleh anak-anak yang belajar di situ.

“Setelah dipetakan potensinya, kemudian dibuat wadahnya. Misalnya ada Rumah Menyanyi, atau Rumah Memasak. Boleh saja Dinas (Dispendik Surabaya) mendatangkan Yohanes Surya (Fisikawan Indonesia), tapi datangkan juga Chef Juna atau orang-orang berkompeten lainnya,” tukasnya.

Isa menegaskan rencana adanya kelas khusus tersebut perlu dikaji ulang.

“Niatnya baik dan perlu diapresiasi, tapi pelaksanaannya tidak relevan. Semua peraturan ditabrak. Misalnya Peraturan Pemerintah nomor 57 tahun 2021 yang menekankan pada kompetensi. Jadi sebaiknya dikaji ulang,” paparnya.

Jika kelas khusus tersebut masih diadakan, kata Isa, maka akan menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di Surabaya.

“Sayang kan kalau sampai pendidikan di Surabaya dicap ngawur. Apalagi Wali Kotanya juga masih muda dan selama ini kinerjanya dalam melawan pandemi sudah sangat baik,” ingatnya.

Dikatakan Isa jika pihaknya siap memberikan masukan kepada Pemkot Surabaya demi kemajuan pendidikan di Surabaya.

“Urun rembuk perlu dilakukan demi kebaikan pendidikan di Surabaya. Saya rasa warga Surabaya juga sangat guyub dan mau duduk bersama untuk berdiskusi,” simpulnya.

 

Tags: Dewan Pendidikan Jawa Timurjawa timurpendidikansurabaya

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
Reuni Akbar UIN Malang tahun 2026 dilanjutkan dan pelantikan katan alumin. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Kamis, 15 Okt 2026
Fakultas Psikologi UIN Malang tegaskan komitmen pembangunan zona integritas. /Foto: Dok. Fakultas Psikologi UIN Malang.
Pendidikan

Fakultas Psikologi UIN Malang Tegaskan Komitmen Pembangunan Zona Integritas

Kamis, 15 Okt 2026
Next Post
Sutiaji Apresiasi Bazaar Klaster Mantriku yang Dongkrak Perekonomian

Sutiaji Apresiasi Bazaar Klaster Mantriku yang Dongkrak Perekonomian

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.