Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Selamatkan Warga Yogyakarta, Mahasiswa dan Pelajar Aksi Gejayan Memanggil

Redaksi by Redaksi
Oktober 9, 2021 9:11 pm
in News
Masa aksi berkumpul mendengarkan orasi dari salah satu perwakilan mahasiswa dalam asksi Gjayan Memanggil, Sabtu (9/10/2021)

Masa aksi berkumpul mendengarkan orasi dari salah satu perwakilan mahasiswa dalam asksi Gjayan Memanggil, Sabtu (9/10/2021). (Foto: Dokumen/Laras Sri Utari)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Aksi bertajuk Selamatkan Warga Yogya digelar di pertigaan Gejayan Yogyakarta pada Sabtu (9/10/2021). Aksi ini sekaligus memperingati satu tahun diberlakukannya Omnibus Law. Sejumlah pelajar dan mahasiswa tampak turun ke jalan berpartisipasi dalam aksi tersebut.

Demonstrasi yang diikuti oleh gabungan pelajar, mahasiswa, lembaga, dan Individu Merdeka ini digelar bertepatan dengan singgahnya Presiden Republik Indonesia di Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta, selepas kunjungan kerjanya dari Bali.

READ ALSO

Pastikan Profesionalisme, Sekjen Imipas Kunjungi Kantin hingga Pembinaan Batik di Lapas Malang

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Aksi tersebut menyuarakan 3 tuntutan regional dan 9 nasional. Tuntutan regional di antaranya: tetapkan UMP DIY yang layak, hentikan penambangan ilegal dan tidak ramah lingkungan, dan cabut Pergub DIY No. 1 Tahun 2021.

Adapun 9 tuntutan nasional yang disuarakan yaitu:  cabut Omnibus Law beserta aturan turunannya, cabut UU Minerba, cabut UU KPK, pecat Firli Bahuri dan pulihkan kembali KPK, laksanakan Reforma Agraria, tuntaskan kasus pelanggaran HAM berat, stop kriminalisasi dan intimidasi terhadap aktivis, sahkan RUU PKS versi draft jaringan masyarakat sipil, buka ruang demokrasi seluas-luasnya untuk Papua Barat, dan tolak komersialisasi pendidikan.

Aksi dimulai dari berkumpulnya masa di Bunderan UGM sekitar pukul 11.00 WIB, kemudian bergerak menuju Pertigaan Gejayan sekitar pukul 14.00 sebagai venue utama.

Penampilan Kepal SPI membawakan lagu, diiringi beberapa massa yang memamerkan puppet satir menyinggung pemerintah dalam aksi gejayan memangil, Sabtu (9/10/2021)/tugu jatim
Penampilan Kepal SPI membawakan lagu, diiringi beberapa massa yang memamerkan puppet satir menyinggung pemerintah dalam aksi gejayan memangil, Sabtu (9/10/2021). (Foto: Dokumen/Laras Sri Utari)

Selain menyampaikan aspirasi melalui orasi dan kritik yang disampaikan oleh perwakilan Pelajar, Mahasiswa, Lembaga, dan Individu Merdeka. Aksi Selamatkan Warga Yogya itu juga diwarnai dengan kritik dan aspirasi yang disampaikan melalui media seni.

Salah satunya seni musik yang dibawakan oleh Kepal SPI (Keluarga seni pinggiran anti kapitalisasi – Serikat Pengamen Indonesia). Dalam aksi ini Kepal SPI membawakan beberapa lagu ciptaan mereka yang bernuansa satir penuh kritik terhadap pemerintah.

Dalam aksi sebelumnya Kepal SPI juga turun ke jalan untuk aksi yang sama, yakni penolakan terhadap Omnibus Law. Ditanya tentang alasan turun kejalan, Gonjes salah satu personil Kepal SPI mengatakan lasannya kepada Tugujatim.id.

“Kita ya memang harus hadir di aksi ini untuk memperingati bagaimana Dewan Perwakilan Rakyat sangat tidak aspiratif terhadap kegelisahan rakyat,” kata dia.

Sementara itu Lim, Koordinator Aksi, mengungkapkan penggunaan seni musik dan teatrikal sebagai media penyampaian aspirasi yang tidak repetitif.

“Kami nyari media yang enggak repetitif. Kita tidak mau menaruh garam di laut, jadi kita nyari kira-kira metode apa yang sekarang yang paling relevan buat temen-temen di aksi dari Gejayan,” paparnya.

Dia juga mengatakan bahwa acara yang di Gejayan pada tanggal 9 Oktober 2021 ini hanyalah pembukaan yang memungkinkan aksi selanjutnya yang mungkin lebih besar.

“Aksi hari ini jadi pembuka ke narasi-narasi selanjutnya sih, nanti mungkin ada konsodilasi lagi, teknis lapangan lagi untuk aksi berikutnya. Kemungkinan sekarang kita fokus di 20 Oktober di tiga tahun Jokowi,” kata dia.

Perhelatan Aksi yang dihadiri kurang lebih 300 massa ini berjalan dengan damai dan tertib. Selama aksi berjalan, masa aksi tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker dan membawa hand sanitizer pribadi.

“Kita berupaya semaksimal mungkin untuk ini sih, untuk mengingatkan masa aksi untuk menjaga protokol dan segala macam,” ujarnya.

Penulis : Laras Sri Utari

Editor : Herlianto. A

Tags: Aksi Mahasiswa dan PelajarGejayan MemanggilSelamatkan Warga YogyaYogyakarta

Related Posts

F5785b1f 3c1f 4c98 A75b 4d1910b070cf
News

Pastikan Profesionalisme, Sekjen Imipas Kunjungi Kantin hingga Pembinaan Batik di Lapas Malang

Sabtu, 18 Jul 2026
Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
Next Post
Gubernur Khofifah soal kasus kematian di Jatim akibat COVID-19

30 Daerah di Jatim Nol Kematian Terkait COVID-19

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.