Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Mengenal Aplikasi PeduliLindungi bersama KPCPEN

Redaksi by Redaksi
September 8, 2021 11:35 pm
in Berita
Virtual Dialog oleh KPCPEN dengan tema Mengenal Lebih Dekat Aplikasi Peduli Lindungi, Rabu (8/9/2021).

Virtual Dialog oleh KPCPEN dengan tema Mengenal Lebih Dekat Aplikasi Peduli Lindungi, Rabu (8/9/2021).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Seiring menurunnya kasus aktif COVID-19 selama masa PPKM Level 4, Pemerintah mulai melonggarkan sejumlah pengetatan, salah satunya dengan mulai membuka pusat perbelanjaan. Meski begitu, pemerintah masih waspada.

Berbagai cara dilakukan termasuk dalam penyiapan aplikasi PeduliLindungi, semacam aplikasi Trace Together milik Singapura dengan kemampuan bisa melacak dan mengawasi mobilitas pasien positif corona (SARS-CoV-2) di Indonesia selama 14 hari ke belakang.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Saat ini, aplikasi PeduliLindungi ini mulai banyak digunakan di sejumlah sektor sebagai barrier pengaman penularan virus. Aplikasi ini diklaim sangat membantu pemerintah dalam melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran COVID-19.

Dengan aplikasi ini, melibatkan masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita COVID-19 dapat dilakukan.

Bahkan, pengguna aplikasi juga akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau berada di zona merah, yaitu area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi COVID-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan.

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan terus diperluas ke seluruh akses publik tanpa terkecuali,” ungkap Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.

Keberagaman manfaat aplikasi ini menjadi bahasan utama dalam Dialog Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (8/9/2021).

Hadir sebagai narasumber, Muhamad Fajrin Rasyid Direktur Digital Business at Telkom Indonesia dan Devie Rahmawati selaku Tenaga Ahli Menteri KOMINFO Bidang Komunikasi dan Media Massa.

Selain itu, dalam dialog KPCPEN kali ini juga menghadirkan Rinaldy, Direktur Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi dan Alphonzus Widjaja, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI)

Disitu, Direktur Digital Business at Telkom Indonesia Muhamad Fajrin Rasyid mengatakan, aplikasi ini telah terhubung langsung dengan aplikasi New-all Record (NAR) dari Kemenkes. Aplikasi ini cukup penting karena dapat digunakan sebagai skrining di tempat-tempat publik.

Ada 4 kriteria yang ditunjukkan aplikasi ini mulai dari warna hijau, kuning, merah, dan hitam. Aplikasi ini juga termasuk memberikan notifikasi rekomendasi mana tempat yang aman dikunjungi, mana yang tidak.

”Berdasarkan ketentuan dari Kemenkes, misal teridentifikasi positif maka warnanya hitam, artinya tidak direkomendasikam masuk. Data akam terus di update dan akan berubah seiring waktu,” jelasnya.

Sementara, ditambahkan Devie Rahmawati selaku Tenaga Ahli Menteri Kominfo, aplikasi ini sudah digunakan oleh 39 ribu lebih pengguna dan sudah melakukan skrining di fasilitas publik hampir capai 23 juta lebih.

Lebih lanjut, aplikasi ini akan terus diperluas seiring dengan pelonggaran pengetatan secara bertahap untuk 6 sektor prioritas. Meliputi perdagangan, pariwisata, transportasi, pendidikan, keagamaan dan juga perkantoran dan pabrik.

”Tujuan aplikasi ini memang sebagai pelindung diri, semacam asisten pribadi pengamanan individu di masa pandemi seperti ini,” jelasnya.

Di lain sisi, secara keamanan aplikasi ini dipastikan oleh Rinaldy, Direktur Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi, dijamin aman. Pihaknya dalam hal ini telah berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pihaknya, kata dia bertanggung jawab dalam desain keamanan dan penanganan jika memang ada serangan digital. ”Target kita sejak awal memang mengedepankan keamanan siber. Jadi kami siap jika memang terjadi serangan apapun,” kata dia.

Dalam aplikasi ini, pihaknya menerapkan 3 barrier pengamanan aplikasI PeduliLindungi. Pertama, pengamanan aplikasinya. Kedua, pengamanan infrastruktur termasuk dengan pusat data nasional karena memang ranahnya diberikan kepada BSSN.

”Lalu, juga memberikan keamanan data terhadap aplikasi PeduliLindungi ini karena kami juga turut mengimplementasikan aplikasi-aplikasi enkripsi sehingga bisa memperkuat aplikasi Peduli Lindungi ketika dipakai,” jaminnya.

Reporter: Ulul Azmy
Editor: Soejatmiko

Tags: KPCENPEduliLindungi

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Pedagang Pasar Besar Batu Keluhkan Tempat Relokasi

Pedagang Pasar Besar Batu Keluhkan Tempat Relokasi

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.