Minggu, November 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Aldo Riski Saputra, Tukang Las Belajar di Sekolah Rakyat Punya Impian ke Jepang

Redaksi by Redaksi
Juni 21, 2026 1:22 pm
in Advertorial
Aldo Riski Saputra. Foto/dok

Aldo Riski Saputra. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Aroma logam yang terbakar dari percikan las pernah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian Aldo Riski Saputra. Remaja berusia 16 tahun yang kini duduk di kelas 2 SMP Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo, Jawa Timur, itu sedang berusaha membangun kembali masa depannya dengan langkah yang lebih terarah.

Meski usianya masih muda, Aldo telah mengenal kerasnya dunia kerja. Ia terampil mengolah dan menyambung besi menjadi berbagai produk, mulai dari pagar, kanopi, rak makanan, hingga beragam konstruksi lainnya. Namun, di balik keterampilan tersebut, tersimpan kisah perjalanan hidup yang penuh tantangan, mulai dari pengaruh pergaulan yang kurang baik hingga keberaniannya mengambil keputusan untuk mengubah arah hidup.

READ ALSO

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi 265 Sekolah Rakyat

Pembiayaan Porsi Haji Pegadaian dengan Jaminan Emas, Ini Syaratnya

Baca Juga: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi, Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin

Sekitar dua tahun lalu, ketika masih bersekolah di kelas 2 SMPN 2 Sampung, Ponorogo, Aldo sempat terjerumus dalam lingkungan pergaulan yang membawa dampak negatif. Ia kerap membolos dan melanggar tata tertib sekolah. Pelanggaran yang terus bertambah akhirnya membuatnya harus meninggalkan bangku sekolah formal sebelum menyelesaikan pendidikannya.

“Waktu itu salah pergaulan. Ikut-ikut teman yang enggak teratur, nongkrong, merokok,” kenang Aldo lirih saat ditemui di Ponorogo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Putus sekolah di usia belia sempat membuatnya bingung. Di tengah ketidakpastian, Aldo memilih untuk bekerja. Selama hampir enam bulan, ia bekerja di bengkel las tetangga hingga merantau ke Mojokerto dan Malang membantu memasang banner.

Aldo Riski Saputra. Foto/dok
Aldo Riski Saputra. Foto/dok

Dunia barunya itu keras dan penuh risiko. Tanpa alat pengaman mata yang memadai, Aldo belajar mengelas secara otodidak.

“Sering kecolongan (percikan api las). Sampai mata bengkak dan enggak bisa melihat. Ada tiga kali lebih kayak begitu,” ujarnya.

Meski bertaruh keselamatan, Aldo terbukti berbakat. Dalam waktu singkat, ia mahir membuat berbagai struktur besi, bahkan hingga teknik trellis yang rumit. Secara finansial, ia mulai mandiri. Dari hasil borongan membuat pagar seminggu, ia bisa mengantongi Rp600 ribu. Jika membuat rak makanan selama dua hari, Rp250 ribu masuk ke dompetnya. Ia bahkan sempat ikut saudaranya bekerja keliling memasang banner di jalanan, memanfaatkan keberaniannya memanjat.

Bagi anak remaja, memegang uang ratusan ribu dari keringat sendiri tentu terasa menggiurkan. Apalagi sang ayah yang bekerja sebagai tukang bangunan harus memikirkan tiga anak lelaki yang masih aktif sekolah. Namun, jauh di lubuk hatinya, Aldo tahu ini bukan akhir dari jalannya.

Titik balik itu datang ketika salah seorang saudaranya memberikan informasi tentang Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo. Sebuah tempat yang membuka pintu bagi anak-anak yang kehilangan kesempatan belajar. Aldo memutuskan pulang dan mendaftar.

Baca Juga: Sapa Warga Sapa Mbatu, Program Edukatif Sekolah Rakyat Kota Batu Perkuat Interaksi Sosial Anak

Kembali ke bangku sekolah berarti Aldo harus merelakan dompetnya kosong. Tidak ada lagi uang ratusan ribu hasil borongan ngelas. Kini, ia kembali menjadi siswa kelas 2 SMP di SRT 5 Ponorogo.

“Rasanya ya beda, biasanya pegang uang sekarang enggak. Tapi di sini semua sudah dipenuhi. Makan, alat mandi, perlengkapan, semua komplit. Kayak ada yang menjaga,” kata anak kedua dari tiga bersaudara ini.

Saat ditanya mengapa ia rela meninggalkan penghasilan demi kembali belajar, jawaban Aldo sederhana “Mau perbaiki masa depan.”

Ia sadar, keahliannya akan jauh lebih kuat jika ditopang oleh pendidikan resmi. Aldo tidak ingin selamanya menjadi pekerja kasar serabutan tanpa arah yang jelas.

Bermimpi ke Negeri Sakura

Di SRT 5 Ponorogo, Aldo perlahan menata kembali hidupnya. Kebiasaan buruk merokok dan membolos sudah ia tinggalkan. Ia kini dikenal sebagai siswa yang aktif, menyukai pelajaran IPS dan olahraga, khususnya bola voli dan badminton. Ia bahkan sempat terpilih masuk dalam kontingen Jambore Nasional (Jamnas) di Cibubur, meski takdir berkata lain karena ia terkendala batasan usia di menit-menit terakhir.

Keahlian mengelas Aldo pun tidak akan layu di sekolah ini. Pihak sekolah, melalui Kepala Sekolah, bahkan berencana membuatkan bengkel las khusus di belakang gudang agar Aldo bisa terus mengasah bakatnya, sekaligus menularkan ilmu tersebut kepada teman-temannya.

“Ingin lanjut SMA, terus pengen sekolah bahasa. Belajar Bahasa Jepang,” kata remaja yang gemar menonton anime dan Ninja Hattori ini.

Aldo tahu, Jepang membutuhkan banyak tenaga kerja terampil di sektor pengelasan dan pertanian. Modal ijazah sekolah, sertifikat, dan kemahiran las bawah laut (underwater welding) yang ingin ia pelajari nanti, Jepang bukan lagi sekadar mimpi di kepalanya.

Meski mimpinya membumbung tinggi hingga ke negeri seberang, motivasi terbesar Aldo tetaplah rumah sederhananya di Ponorogo.

“Cita-cita saya ingin menyenangkan kedua orang tua saja. Bisa memberangkatkan haji,” pungkasnya dengan mata berbinar.

Dari percikan api las hingga buku pelajaran di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo, Aldo membuktikan bahwa berani berbalik arah dari jalan yang salah adalah langkah pertama menuju masa depan yang lebih cerah.

 

Sumber: Rilis Kemensos

Editor: Herlianto. A

Tags: Jepangsekolah rakyatsiswaTukang Las

Related Posts

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi 265 Sekolah Rakyat
Advertorial

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi 265 Sekolah Rakyat

Sabtu, 7 Nov 2026
Pembiayaan Porsi Haji Pegadaian dengan Jaminan Emas, Ini Syaratnya
Advertorial

Pembiayaan Porsi Haji Pegadaian dengan Jaminan Emas, Ini Syaratnya

Sabtu, 7 Nov 2026
Pegadaian Gelar Badai Emas, Hadiah Utama Saldo Emas 500 Gram
Advertorial

Pegadaian Gelar Badai Emas, Hadiah Utama Saldo Emas 500 Gram

Sabtu, 7 Nov 2026
Women Conference di UIN Malang, Menteri PPPA Dorong Perempuan Pimpin Transformasi Global
Advertorial

Menteri PPPA Dorong Perempuan Jadi Pemimpin Transformasi Global di UIN Malang

Sabtu, 7 Nov 2026
433 Jemaah Umrah Hari Santri Nasional Chatour Travel Tiba di Juanda
Advertorial

433 Jemaah Umrah Hari Santri Nasional Chatour Travel Tiba di Juanda

Sabtu, 7 Nov 2026
UIN Maliki Malang Hadirkan Teknologi AI untuk Persiapan Kerja Mahasiswa
Advertorial

UIN Maliki Malang Hadirkan Teknologi AI untuk Persiapan Kerja Mahasiswa

Jumat, 6 Nov 2026
Next Post
Sesi talkshow inspiratif dalam Make Over Campus Tour 2026: Own Your Frame yang berlangsung di Gedung Widyaloka UB (M Sholeh)

Make Over Sapa Kampus UB, Ajak Mahasiswa Temukan Kepercayaan Diri

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.