MALANG, Tugumalang.id – Masjid Baiturrahman Kepanjen menyembelih enam ekor sapi dan 10 ekor kambing di momen Iduladha 1447 H, Rabu (27/5/2026). Penyembelihan tersebut menghasilkan lebih dari 1.000 paket daging yang kemudian dibagikan ke masyarakat.
Takmir Masjid Baiturrahman sekaligus Ketua Panitia Penyembelihan, Fauzan merinci, satu ekor sapi merupakan kurban dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Lalu satu ekor sapi merupakan pemberian dari Bupati Malang, Sanusi.
“Dua ekor sapi adalah kurban perorangan dan dua ekor sapi lainnya adalah kurban patungan. Sementara kurban kambing semuanya perorangan,” ujarnya.
Setiap ekor sapi menghasilkan sekitar 140 paket daging yang masing-masing berisi delapan ons daging dan jeroan. Sementara satu ekor kambing menghasilkan sekitar 20 paket daging yang masing-masing berisi lima ons daging dan jeroan.
“Kami juga menambahkan tulang di setiap paket,” kata Fauzan.
Hewan Kurban dari Masyarakat Sekitar Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen

Ia menambahkan, hewan-hewan kurban ini berasal dari masyarakat sekitar dan jemaah masjid. Daging sapi dan kambing yang sudah dipotong dan dibersihkan dibagikan ke masyarakat di 14 RT yang ada di sekitar masjid.
“Setiap RT mengajukan nama-nama penerima daging kurban. Sisanya kami berikan ke Sekolah Luar Biasa (SLB) BC Kepanjen,” tutur Fauzan.
Baca juga: Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen Sembelih 7 Sapi dan 14 Kambing, Semua Dinyatakan Bebas LSD dan PMK
Daging-daging ini juga diberikan kepada masyarakat yang hadir di Masjid Baiturrahman selama proses penyembelihan. Mereka menerima kupon dari panitia, setelah itu mereka bisa menukarkan kupon tersebut dengan satu paket daging.
Takmir Masjid Pastikan Semua Hewan Kondisi Baik
Proses penyembelihan dan pembagian daging ini dilakukan oleh panitia yang terdiri dari 50 orang. Mereka berbagi tugas, mulai dari membantu penyembelih, mencuci daging dan jeroan, memotong-motong, hingga mengemas daging dalam kantong plastik.
Petugas Pemeriksa Hewan Kurban dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya, Muhammad Thoriqul Isnaini.
Menurut Isnaini, semua hewan kurban yang disembelih di Masjid Baiturrahman Kepanjen dalam kondisi baik.
“Kondisinya semua baik, sapi dan kambingnya layak disembelih,” kata Muhammad.
Setelah hewan disembelih, ia menemukan dua sapi terinfeksi cacing hati. Meski demikian, ia menyebut, hal tersebut sangat umum ditemukan dan tidak menular ke manusia.
“Dagingnya masih tetap aman dikonsumsi asalkan bagian yang ada cacingnya dibuang. Yang penting direbus sampai matang,” tutup Muhammad.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























