Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Kenapa Kopi Bisa Asam? Ini Perbedaan Arabika dan Robusta

Redaksi by Redaksi
Mei 5, 2026 12:46 pm
in Kuliner
Kopi Arabika dan Robusta

Ilustrasi perbedaan Kopi Arabika dan Robusta berdasarkan bentuk bijinya (Foto: Pinterest @Tocave)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Tidak sedikit orang mengira rasa kopi identik dengan pahit. Ketika tanpa sengaja mencicipi kopi dengan rasa cenderung asam, sebagian langsung beranggapan kopi tersebut sudah basi. Padahal, ada jenis kopi yang memang memiliki karakter rasa asam alami, salah satunya adalah arabika.

Di Indonesia, nama Arabika sudah sangat familiar, terlebih jika disandingkan dengan Robusta. Meski begitu, masih banyak yang belum memahami perbedaan keduanya, baik dari sisi rasa maupun bentuk bijinya.

READ ALSO

5 Tempat Beli Tahu Kocek di Malang, Pedas Gurih dan Bikin Nagih

4 Tradisi Kuliner Dunia yang Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Video dari kanal YouTube Fugol Coffee Roaster membagikan penjelasan mengenai perbedaan kopi arabika dan robusta yang disampaikan oleh John. Berikut ulasan lengkapnya.

Asal dan Karakter Penanaman

Kopi arabika berasal dari Ethiopia di Afrika Timur dan tumbuh di dataran tinggi, umumnya pada ketinggian 1000–2000 mdpl. John menjelaskan bahwa kondisi tekanan udara yang lebih rendah membuat proses pembentukan gula pada buah kopi berlangsung lebih lama.

Hal tersebut menghasilkan kandungan gula yang lebih tinggi dengan tingkat keasaman (acidity) yang juga tinggi. Dampaknya, arabika memiliki cita rasa fruity dan manis. Namun, kopi ini cenderung lebih rentan terhadap hama dan penyakit.

“Ini gara-gara kandungan kafeinnya lebih rendah ya, jadi sistem imun dari si arabika itu lebih rendah, jadi rentan terserang penyakit,” jelas John.

Sementara itu, kopi robusta berasal dari wilayah Afrika Barat seperti Ghana dan tumbuh di dataran yang lebih rendah, di bawah 1000 mdpl. Robusta memiliki kandungan kafein lebih tinggi, yang berfungsi sebagai perlindungan alami terhadap hama.

Baca juga: Penikmat Kopi Harus Tahu! Ini dia 5 Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta

John menyebutkan bahwa karena tumbuh di lingkungan dengan populasi hama lebih tinggi, robusta menghasilkan lebih banyak chlorogenic acid. Inilah yang membuat rasa kopi robusta cenderung lebih pahit.

Dalam sejarah kopi di Indonesia, robusta menjadi lebih populer karena pada masa penjajahan Belanda, upaya pengembangan arabika sering gagal akibat serangan hama. Akhirnya, robusta dipilih karena lebih tahan terhadap kondisi tersebut.

Bentuk Beans atau Biji Kopi

Perbedaan juga terlihat dari bentuk bijinya. Arabika memiliki bentuk yang lebih lonjong atau oval, dengan garis retakan di tengah berbentuk huruf S.

“Bahasa kerennya itu S shape,” ujar John.

Sebaliknya, robusta memiliki bentuk yang lebih bulat, dengan garis retakan yang cenderung lurus di bagian tengah bijinya.

Perbedaan Harga

Dari segi harga, arabika umumnya lebih mahal. Hal ini dipengaruhi oleh proses penanaman dan pengolahan yang membutuhkan ketelitian tinggi untuk menjaga karakter rasa seperti fruity, nutty, dan manis.

Sementara itu, robusta memiliki proses yang relatif lebih sederhana. Karakter rasanya yang dominan pahit dan tidak terlalu kompleks juga membuat harganya lebih terjangkau dibandingkan arabika.

Baca juga: Manfaat dan Dampak Buruk Minum Kopi

Cara Penyajian yang Berbeda

Dalam penyajian, robusta sering digunakan untuk kopi susu karena karakter pahitnya lebih kuat. Ketika dipadukan dengan susu dan gula aren, rasanya menjadi lebih seimbang.

Sebaliknya, arabika lebih cocok diseduh menggunakan metode manual brew. Teknik ini membantu mengeluarkan karakter rasa yang lebih kompleks, seperti fruity dan nutty. Meski demikian, arabika tetap bisa digunakan untuk kopi susu dengan profil roasting tertentu untuk mengurangi tingkat keasamannya.

Kesimpulan

Secara sederhana, pilihan antara arabika dan robusta bergantung pada preferensi rasa.

  • Jika menyukai kopi pahit dan kuat, robusta bisa menjadi pilihan
  • Jika ingin menikmati rasa yang lebih kompleks dan beragam, arabika lebih direkomendasikan

Setelah memahami perbedaannya, tidak perlu lagi menganggap kopi yang terasa asam sebagai kopi basi. Memahami karakter biji kopi juga membantu dalam menentukan pilihan minuman sesuai selera.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: ‘Isyatur Rodhiya/Magang
redaktur: jatmiko

Tags: ArabikaAsal Kopi arabika dan robustaEdukasi KopiFugol Coffee RoasterFugol Coffee roaster Tag: KopiPerbedaan kopi arabika dan robustaRobusta

Related Posts

5 Tempat Beli Tahu Kocek di Malang, Pedas Gurih dan Bikin Nagih
Kuliner

5 Tempat Beli Tahu Kocek di Malang, Pedas Gurih dan Bikin Nagih

Minggu, 27 Sep 2026
4 Tradisi Kuliner Dunia yang Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda
Kuliner

4 Tradisi Kuliner Dunia yang Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Minggu, 27 Sep 2026
Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan
Kuliner

Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

Jumat, 25 Sep 2026
5 Makanan Jalanan dari Berbagai Negara yang Populer di Indonesia
Kuliner

5 Makanan Jalanan dari Berbagai Negara yang Populer di Indonesia

Senin, 21 Sep 2026
4 Cafe Dekat Universitas Negeri Malang yang Asyik Buat Nugas
Kuliner

4 Cafe Dekat Universitas Negeri Malang yang Asyik Buat Nugas

Minggu, 20 Sep 2026
Menjelajahi 5 Kota Kreatif UNESCO dengan Tradisi Kuliner yang Mendunia
Kuliner

Menjelajahi 5 Kota Kreatif UNESCO dengan Tradisi Kuliner yang Mendunia

Minggu, 13 Sep 2026
Next Post
Wisatawan alami pengeroyokan

Enam Wisatawan Surabaya Diduga Alami Pengeroyokan di Pantai Wediawu Malang

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.