Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Internasional

Tak Seperti yang Dulu, Taliban Tegaskan akan Pimpin Afghanistan Lebih Humanis

Redaksi by Redaksi
September 3, 2021 1:56 pm
in Internasional
Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, yang melarikan diri saat Taliban menggempur ibu kota Kabul pada Minggu (15/8/2021)/tugu malang

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, yang melarikan diri saat Taliban menggempur ibu kota Kabul pada Minggu (15/8/2021). (Foto: Dokumen/Edited/Nathasya Hayullah Ceviro)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Setelah Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, ‘angkat tangan’ dan memilih kabur saat serangan Taliban di ibu kota Kabul, kini gerilyawan tersebut menegaskan hal yang berbeda. Melalui juru bicaranya, Zabihullah Mujahid, mereka berjanji akan memimpin rakyat Afghanistan lebih humanis.

Beberapa minggu terakhir media sosial (medsos) dihebohkan video warga Afghanistan yang bergelantungan di pesawat. Diduga pesawat tersebut ditumpangi Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, yang hendak melarikan diri pasca serangan Taliban.

READ ALSO

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Melansir dari bbcnews, bahwa Presiden Ashraf Ghani melarikan diri dari negaranya saat pasukan gerilyawan Taliban menyerbu ibu kota Kabul, pada Minggu (15/08/2021). Taliban berhasil menggulingkan pemerintahannya.

Presiden Ashraf Ghani sendiri mengakui meninggalkan negaranya dengan alasan ingin menghindari pertumpahan darah. Sebab, perang sengit terjadi antara Taliban dengan pasukan pemerintah Afghanistan. Kelompok pemberontak itu kini dilaporkan sudah menguasai Afghanistan, di tengah proses penarikan pasukan Amerika Serikat.

Sementara itu, seorang analis mengatakan sebagaimana dikutip Kompas.com, bahwa kemenangan pasukan Taliban itu sebetulnya masih jauh, mengingat pasukan pemerintah juga mempunyai sumber daya yang tidak kalah mentereng.

Sementara itu, Taliban yang berarti murid dalam bahasa Pashtun adalah gerakan nasionalis Islam sunni garis keras. Gerakan ini sempat menguasasi negara tersebut pada 1995 hingga 2001.  Secara historis, pertama kali muncul di utara Pakistan setelah pasukan Uni Soviet mundur dari Afghanistan.

Taliban didirikan oleh Mullah Omar dengan pengikutnya untuk menentang kejahatan, ketidakstabilan, dan korupsi di Afghanistan pada waktu itu.

Pada tahun 1998, gerakan ini secara efektif menguasai hampir seluruh wilayah Afganistan, mereka menggulingkan kekuasaan rezim Presiden Burhanuddin Rabbani salah satu pendiri mujahidin Afghanistan yang menentang pendudukan Uni Soviet.

Janji mereka adalah memulihkan perdamaian dan keamanan, serta menegakkan syariah Islam versi mereka setelah berkuasa. Tetapi fakta yang terjadi, setelah Taliban berkuasa justru memperlakukan warga Afghanistan dengan kejam. Banyak terjadi pelanggaran hak asasi manusia. Perempuan dilarang beraktivitas di ruang publik.

Rezim otoriter tersebut kemudian diruntuhhakn oleh pasuka NATO yang dikomandani oleh Amerika Serikat pada tahun 2001. Sejak itulah, cengkeraman Taliban di Afghanistan terbendung walaupun seskali memberikan perlawanan berupa bom bunuh diri dan gerakan teror lainnya.

Kini Taliban kembali menguasai negara tersebut. Setelah berhasil menguasai Kabul, gerilyawan tersebut mengambil alih otoritas Afghanistan. Lalu  secara resmi mengeluarkan pernyataan pertamanya akan penguasaan negara itu.

Namun yang menarik, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, menyampaikan bahwa publik tidak perlu khawatir karena pemerintahan kali ini berbeda dengan pemerintahan sebelumnya. Kali ini akan lebih humanis. Mereka berjanji akan menghormati hak azasi manusia dan hak-hak perempuan serta memaafkan mereka yang sebelumnya terlibat perselisihan dengan Taliban.

Reporter : Nathasya Hayullah Ceviro

Editor : Herlianto. A

Tags: Ashraf GhaniPresiden AfghanistanTalibanTaliban Kuasai Afghanistan

Related Posts

Kucing sebagai mata-mata
Internasional

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Selasa, 7 Apr 2026
Fakta menarik Mojtaba Khamenei
Internasional

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Senin, 9 Mar 2026
Potret Mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Foto: Pinterest @zahra)
Internasional

Fakta-Fakta Penting Tewasnya Ali Khamenei dalam Serangan Udara di Teheran

Selasa, 3 Mar 2026
Bendera Iran, Amerika, dan Israel (Foto: Dado Ruvic/ Reuters)
Internasional

Dulu Sahabat, Kini Saling Serang: Sejarah Hubungan Iran, Amerika dan Israel

Selasa, 3 Mar 2026
Demonstrasi massa dalam Revolusi Iran 1978–1979 yang menuntut perubahan pemerintahan. (Foto: Pinterest @Eliza Annette)
Internasional

Perjalanan Revolusi Iran 1978–1979 dan Lahirnya Republik Islam

Selasa, 3 Mar 2026
Asap hitam terlihat membumbung di kawasan perkotaan di tengah eskalasi Perang Iran–Israel. (Foto: Mahmud HAMS/ AFP)
Internasional

Fakta Serangan Amerika dan Balasan Iran serta Dampaknya

Selasa, 3 Mar 2026
Next Post
sapi

Kadin Peternakan dan Kesehatan Hewan Benarkan Pengadaan Rp 1 Miliar untuk Sapi dan Kambing

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.