Malang, Tugumalang.id – Seiring berkembangnya teknologi, berbagai peralatan untuk sekolah, kerja, hingga kebutuhan rumah tangga terus mengalami inovasi. Salah satu yang paling terasa adalah peralatan dapur. Berawal dari tungku, kemudian kompor gas, hingga kini hadir beragam perangkat elektronik yang memudahkan proses memasak.
Jika dahulu makanan harus dipindahkan ke panci untuk dipanaskan kembali, kini hal tersebut tidak lagi diperlukan. Beragam alat masak elektronik mampu memanaskan makanan atau memasak tanpa harus menyalakan kompor dan menunggu lama hingga hidangan siap disajikan.
Microwave, oven, dan air fryer menjadi tiga pilihan populer. Namun, masih banyak orang yang bingung mengenai fungsi, keunggulan, serta perbedaan dari ketiga alat tersebut.
Baca juga: Masak Sendiri vs Makan di Luar, Mana Lebih Baik untuk Mahasiswa?
Berikut penjelasannya.
1. Microwave
Mengutip Toffin, microwave merupakan salah satu peralatan dapur yang mengubah aliran listrik menjadi gelombang mikro untuk memanaskan makanan. Secara fisik, bentuk microwave umumnya mirip dengan oven. Alat ini memiliki tombol pengatur suhu dan timer yang berada di samping pintu.
Meski tampak serupa, fungsi microwave berbeda dengan oven. Kegunaan paling umum alat ini adalah memanaskan makanan dan mencairkan bahan makanan beku.
Selain itu, microwave juga dapat digunakan untuk memanggang ringan serta mengembalikan tekstur makanan seperti keripik atau biskuit agar kembali renyah.
Keunggulan lain microwave adalah efisiensi waktu. Alat ini mampu memanaskan makanan dalam waktu singkat dan cenderung lebih hemat listrik untuk penggunaan harian.
Baca juga: Konsumsi Makanan Ultra-Olahan Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Penyakit Crohn
2. Oven
Oven merupakan perangkat masak yang umumnya digunakan untuk memanggang. Alat ini juga menggunakan energi listrik untuk menghasilkan panas.
Masih mengutip Toffin, oven memiliki dua komponen utama, yakni elemen pemanas berupa logam yang mengubah arus listrik menjadi panas, serta thermostat yang berfungsi menjaga suhu tetap stabil.
Karena penyebaran panas yang merata dan suhu yang konsisten, oven menjadi pilihan tepat untuk memanggang kue dan roti. Dengan pengaturan suhu yang sesuai, hasil panggangan dapat matang merata.
Jika dibandingkan microwave, durasi memasak menggunakan oven cenderung lebih lama. Oven juga perlu dipanaskan terlebih dahulu sebelum digunakan.
Selain itu, konsumsi listrik oven biasanya lebih besar karena waktu memanggang umumnya lebih lama dibanding sekadar memanaskan makanan.
3. Air Fryer
Air fryer menjadi alat dapur yang belakangan populer di media sosial. Banyak orang tertarik karena alat ini menawarkan cara memasak yang lebih praktis.
Berbeda dengan microwave maupun oven, air fryer bekerja menggunakan sirkulasi udara panas untuk memasak makanan tanpa minyak.
Inilah yang menjadi daya tarik utama. Karena tidak memerlukan minyak untuk menggoreng, air fryer dinilai mampu menghasilkan makanan yang lebih sehat.
Selain itu, makanan yang dihasilkan tetap renyah. Bentuknya yang ringkas juga memudahkan penempatan di dapur. Air fryer pun mampu memasak dengan cepat, meski umumnya tidak secepat microwave.
Setelah memahami perbedaan ketiga alat dapur elektronik tersebut, memilih perangkat yang paling dibutuhkan di rumah tentu menjadi lebih mudah.
Jika membutuhkan alat pemanas makanan yang cepat dan hemat listrik, microwave bisa menjadi pilihan. Oven cocok bagi penggemar baking, sedangkan air fryer tepat bagi yang ingin mulai memasak lebih sehat tanpa minyak.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Isyatur Rodhiyah/Magang
redaktur: jatmiko





























