MALANG, Tugumalang.id – Polres Malang mengamankan 54 Aremania yang diduga membawa dan mengonsumsi minuman keras saat pertandingan Arema FC versus Persis Solo di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (18/4/2026).
Kapolres Malang, Muhammad Taat Resdi mengatakan, pihaknya bersama Presidium Aremania telah melaksanakan pemeriksaan agar penonton yang akan menyaksikan pertandingan di Stadion Kanjuruhan tidak membawa maupun mengonsumsi minuman beralkohol.
“Kami bersepakat melakukan pemeriksaan secara lebih teliti dan tegas dengan perimeter yang lebih luas, terutama terhadap potensi penonton membawa dan mengonsumsi minuman beralkohol,” ujar Taat dalam konferensi pers yang digelar di Halaman Polres Malang, Sabtu (19/4/2026) malam.
Pemeriksaan Ketat Sebelum Laga Dimulai

Sebelum pertandingan berlangsung, polisi bersama Presidium Aremania melakukan body check serta pemeriksaan kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan 33 botol minuman beralkohol.
Minuman tersebut diamankan dari 54 calon penonton yang menggunakan sepeda motor. Selain itu, sebanyak 28 unit sepeda motor turut diamankan dalam operasi tersebut.
Baca juga: Aremania Minta Pertandingan Arema FC VS Persebaya Tetap Digelar di Stadion Kanjuruhan
Taat merinci, 27 orang dari 54 calon penonton yang diamankan berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malang. Kemudian 19 orang berasal dari Kota Malang, empat orang berasal dari Kota Batu, dua orang dari Kabupaten Kediri, dan dua orang lainnya dari Kabupaten Blitar.
“Skema ini akan terus kami lakukan ke depan secara berkelanjutan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta iklim pertandingan yang aman, tertib, dan nyaman,” tegas Taat.
Arema FC dan Aremania Dukung Stadion Kondusif
Perwakilan Manajemen Arema FC, Munif Wakid menyebut pihaknya telah memberi edukasi kepada para suporter agar tidak membawa minuman keras. Edukasi tersebut disampaikan melalui media sosial, stadion, serta flyer yang dibagikan kepada suporter.
“Kita harus menciptakan kebiasaan baru. Nonton sepak bola nggak mabuk itu ya mbois,” kata Munif.
Ia juga mendukung langkah kepolisian dalam memperluas dan memperketat pengamanan agar pertandingan berlangsung kondusif. Menurutnya, laga sepak bola di Stadion Kanjuruhan harus bisa berjalan aman, nyaman, dan tertib.
Baca juga: Jersey Arema FC Keempat dapat Sambutan Luar Biasa dari Aremania
Ketua Presidium Aremania Utas, Ali Rifki menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan komitmen Aremania untuk terus berbenah. Selama ini, pihaknya terus mengingatkan Aremania agar hadir ke stadion tanpa minuman keras, tanpa senjata tajam, tanpa flare, tanpa tindakan anarkis, dan tanpa rasisme.
“Kami akan terus mengingatkan agar tidak membawa miras, sajam, atau melakukan tindakan yang merugikan. Ini bagian dari komitmen perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Ali.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko


















