Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kampus UB Gandeng Indonesia Sehat Jiwa Perkuat Ketahanan Mental Mahasiswa

Redaksi by Redaksi
April 9, 2026 1:01 pm
in Pendidikan
Indonesia Sehat Jiwa

Indonesia Sehat Jiwa gaungkan pembangunan sistem pencegahan bunuh diri (ist)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Upaya penguatan kesehatan mental mahasiswa di lingkungan kampus semakin mendapat perhatian serius. Indonesia Sehat Jiwa dari Yayasan Mahargijono Schutzenberger Indonesia bersinergi dengan Universitas Brawijaya (UB) untuk membangun ekosistem pencegahan bunuh diri sekaligus memperkuat ketahanan mental mahasiswa secara komprehensif dan berkelanjutan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui sosialisasi bertajuk Penguatan Mental Health Mahasiswa dalam Menghadapi Permasalahan Hidup yang digelar di kampus UB, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor UB, Prof Widodo, dan dihadiri jajaran pimpinan kampus sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun sistem kesehatan mental mahasiswa.

READ ALSO

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Ketua Program Indonesia Sehat Jiwa, Sofia Ambarini, menegaskan bahwa Indonesia Sehat Jiwa tidak hanya hadir sebagai penggerak kampanye kesadaran kesehatan mental, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun sistem pendukung kesehatan mental generasi muda di lingkungan kampus.

Sistem Pencegahan Bunuh Diri Dibangun dengan Pendekatan Berlapis

Model kolaborasi yang diusung Indonesia Sehat Jiwa bersama Universitas Brawijaya menekankan pendekatan berlapis. Sistem tersebut mencakup berbagai tahapan, mulai dari pencegahan bunuh diri, deteksi dini, respons krisis, hingga rujukan klinis dan pemulihan pascakejadian.

Seluruh mekanisme ini dirancang menjadi satu sistem terpadu yang mudah diakses mahasiswa sehingga bantuan dapat diberikan secara cepat dan tepat.

Sofia menegaskan bahwa penanganan kesehatan mental mahasiswa tidak dapat dilakukan secara parsial. Kampus, menurutnya, harus memiliki safety net yang hidup, aktif, dan responsif terhadap berbagai kondisi mahasiswa.

“Kampus tidak cukup hanya hadir saat mahasiswa sudah berada di titik krisis. Yang dibutuhkan adalah sistem yang mampu mendeteksi sejak awal dan menyediakan jalur bantuan yang jelas serta mudah diakses,” kata Sofia.

Ia menambahkan, kehadiran Indonesia Sehat Jiwa di Universitas Brawijaya diharapkan mampu menutup celah yang selama ini membuat mahasiswa kerap merasa sendirian, kebingungan mencari bantuan, hingga terlambat mendapatkan pertolongan.

Baca juga: Kampanyekan Kesehatan Mental di Kota Malang, Indonesia Sehat Jiwa Bongkar Cara Atasi Overthinking

Tekanan Mahasiswa Berasal dari Berbagai Faktor

Advisor Indonesia Sehat Jiwa sekaligus Kaprodi Psikiatri Fakultas Kedokteran UB, Frilya Rachma Putri, menjelaskan bahwa persoalan kesehatan mental mahasiswa umumnya dipicu oleh akumulasi berbagai faktor yang saling berkaitan.

Menurutnya, tekanan yang dialami mahasiswa tidak hanya berasal dari akademik, tetapi juga dari berbagai aspek kehidupan lainnya, seperti:

  • Tekanan keluarga

  • Relasi pertemanan atau pasangan

  • Beban akademik

  • Pengalaman kekerasan

  • Masalah sosial dan ekonomi

“Tekanan bisa datang dari keluarga, relasi, akademik hingga pengalaman kekerasan. Karena itu, kampus membutuhkan sistem yang berfungsi sebagai radar, bukan sekadar ambulans,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa sistem yang bersifat preventif jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah mahasiswa berada pada kondisi krisis.

Hadirkan Hotline, Peer Support hingga Tim Respons Cepat

Dalam implementasinya, Indonesia Sehat Jiwa siap memberikan berbagai bentuk dukungan konkret di lingkungan kampus. Program tersebut mencakup:

  • Hotline non-klinis

  • Layanan peer support

  • Pojok Curhat sebagai safe space

  • Tim quick response untuk kondisi berisiko

  • Pelatihan gatekeeper

  • Relawan terlatih

  • Jalur rujukan ke layanan klinis dan rumah sakit

Selain itu, Indonesia Sehat Jiwa juga akan berperan dalam penyusunan modul pelatihan bagi dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Pendampingan ini juga dilengkapi dengan supervisi teknis untuk dukungan awal non-klinis agar sistem berjalan efektif dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, Indonesia Sehat Jiwa menegaskan komitmennya dalam membangun sistem perlindungan mahasiswa yang lebih utuh dan berkelanjutan. Ke depan, Universitas Brawijaya diharapkan dapat menjadi model perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sistem ketahanan mental yang kuat, peka, dan siap merespons sebelum mahasiswa memasuki fase krisis.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa upaya pencegahan bunuh diri dan penguatan resiliensi generasi muda membutuhkan kerja sama lintas sektor. Indonesia Sehat Jiwa menyatakan siap berada di garis depan dalam upaya tersebut.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: Indonesia Sehat JiwaKampus UBKesehatan Mentalpencegahan bunuh diri

Related Posts

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
SMK PGRI 3 Malang Catat 500 Pendaftar Siswa Baru 2026
Advertorial

SMK PGRI 3 Malang Catat 500 Pendaftar Siswa Baru 2026

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Kampus pendidikan

Ada di Malang! Daftar 6 Kampus Pendidikan Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.