Kota Batu, Tugumalang.id – Wali Kota Batu Nurochman menekankan jajarannya memperkuat koordinasi lintas daerah di Malang Raya. Hal ini merupakan langkah strategis dalam mencegah kemacetan di tengah lonjakan wisatawan selama momen Lebaran 2026.
Instruksi tersebut diungkapkan dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Tahap I Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Balai Kota Among Tani, Senin (9/3/2026). Forum itu dihadiri unsur Polri, TNI, perangkat daerah, serta pemangku kepentingan transportasi Kota Batu.
Forum ini memfokuskan kesiapan rekayasa lalin dan pengamanan arus kendaraan selama masa mudik serta libur panjang Lebaran di Kota Batu yang diprediksi memasuki periode high season kunjungan wisata.
Baca juga: Wali Kota Batu Minta Realisasi APBD 2026 Selaras dengan Visi Misi Mbatu Sae
Wali Kota Nurochman menegaskan koordinasi lintas sektor harus diperkuat agar pengelolaan lalu lintas selama periode libur Lebaran dapat berjalan efektif dan responsif terhadap dinamika di lapangan.
Hal tersebut dilakukan karena Kota Batu sebagai destinasi wisata unggulan di Malang Raya memiliki karakteristik mobilitas yang berbeda dibandingkan daerah lain sehingga penanganan lalu lintas perlu dilakukan secara lebih adaptif.
“Kerja sama antarwilayah di Malang Raya menjadi sangat penting. Kota Batu yang tidak memiliki ruas jalan nasional dan hanya sampai pada jaringan jalan provinsi membutuhkan dukungan pembukaan ruas jalan baru yang dapat menghubungkan tiga wilayah,” ungkap Nurochman.
Berdasarkan proyeksi yang dipaparkan dalam forum, mobilitas kendaraan selama periode Lebaran diperkirakan mencapai sekitar 1,72 juta pergerakan kendaraan, dengan puncak arus sekitar 242 ribu kendaraan per hari, serta sekitar 1,49 juta kendaraan selama masa arus mudik.
Baca juga: Forum Ranwal RKPD 2027, Wali Kota Batu Tegur SKPD Soal Birokrasi Tandingan
Selain rekayasa lalu lintas, Wali Kota juga menekankan pentingnya memastikan seluruh fasilitas keselamatan jalan berfungsi optimal pada jalur utama yang dilalui masyarakat serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem di wilayah Kota Batu.
Dalam forum tersebut, Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim turut memaparkan kesiapan pengamanan melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, termasuk pemetaan sejumlah titik rawan kemacetan seperti Pertigaan Pendem dan Simpang Junrejo, serta rencana penutupan jalur Klemuk selama masa arus mudik guna menghindari potensi risiko kecelakaan maupun bencana.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko
























