Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Konflik Iran Vs AS Picu Pembatalan Wisatawan Eropa ke Jawa Timur

Redaksi by Redaksi
Maret 9, 2026 4:39 pm
in News
Pembatalan wisatawan

Ilustrasi wisatawan mancegara saat berkunjung ke destinasi di wilayah Malang, Jawa Timur. Foto: Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Dampak konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah mulai dirasakan sektor pariwisata di Jawa Timur, termasuk Kota Batu. Salah satu indikasinya adalah munculnya pembatalan perjalanan wisata dari wisatawan mancanegara asal Eropa.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Jawa Timur, Sujai Asmed. Ia membenarkan bahwa efek domino dari konflik geopolitik tersebut mulai dirasakan oleh para pelaku wisata di daerah.

READ ALSO

Pastikan Profesionalisme, Sekjen Imipas Kunjungi Kantin hingga Pembinaan Batik di Lapas Malang

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Pembatalan Wisatawan Mulai Terjadi

Menurut Sujai, dampak awal sudah mulai terlihat di Bali yang selama ini menjadi gerbang utama masuknya wisatawan mancanegara ke Indonesia. Dari Bali, wisatawan biasanya melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi unggulan di Jawa Timur.

Destinasi yang kerap menjadi tujuan lanjutan antara lain Gunung Bromo, Kawah Ijen, Malang Raya, hingga sejumlah kawasan wisata budaya dan alam lainnya.

“Dampaknya sudah mulai terasa di sektor pariwisata, terutama setelah ada pembatalan penerbangan menuju Bali dari maskapai internasional. Padahal biasanya para turis ini melanjutkan perjalanan ke Jawa Timur,” ujar Sujai, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan, berdasarkan konfirmasi kepada sejumlah anggota HPI Jawa Timur, beberapa di antaranya mulai menerima pembatalan pesanan perjalanan wisata dari turis Eropa. Padahal sebelumnya para wisatawan tersebut telah memiliki jadwal kunjungan yang cukup padat.

Banyak rute penerbangan dari Eropa menuju Asia memang melintasi wilayah udara Timur Tengah. Ketika konflik memanas, maskapai penerbangan biasanya akan menghindari wilayah tersebut demi alasan keamanan.

Kondisi tersebut dapat membuat maskapai harus memutar jalur penerbangan atau bahkan membatalkan beberapa rute perjalanan.

“Jika jalur penerbangan terganggu, biaya operasional maskapai bisa meningkat karena jarak tempuh menjadi lebih panjang. Pada akhirnya harga tiket pesawat juga bisa ikut naik. Akhirnya turis juga mulai menahan diri sementara,” jelasnya.

Baca juga: Viral! Wisatawan Jepang Soroti Bau Asap Rokok Saat Berendam di Pemandian Air Panas Cangar

Selain faktor penerbangan, ketidakpastian keamanan global juga menjadi pertimbangan penting bagi wisatawan. Negara-negara asal wisatawan seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis biasanya akan mengeluarkan travel advisory atau peringatan perjalanan kepada warganya ketika situasi geopolitik memanas.

Ketika peringatan tersebut dikeluarkan, tidak sedikit wisatawan yang memilih menunda bahkan membatalkan rencana perjalanan ke luar negeri.

“Kalau ada travel advisory dari negara asal wisatawan, biasanya mereka akan lebih berhati-hati. Banyak yang akhirnya memilih menunda perjalanan ke luar negeri. Hal ini tentu berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia,” katanya.

Peluang Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Selain berdampak pada mobilitas perjalanan, konflik geopolitik juga berpotensi memicu gejolak ekonomi global. Kenaikan harga minyak, inflasi, hingga ketidakstabilan ekonomi dunia dapat memengaruhi daya beli masyarakat, termasuk dalam pengeluaran untuk berwisata.

Meski demikian, Sujai menilai Indonesia masih memiliki peluang di tengah situasi global yang tidak menentu. Indonesia dapat memposisikan diri sebagai destinasi wisata yang aman dan stabil bagi wisatawan internasional.

“Indonesia justru memiliki peluang untuk menonjolkan diri sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman. Ini bisa menjadi alternatif bagi wisatawan yang biasanya bepergian ke Timur Tengah atau beberapa kawasan lain yang sedang terdampak konflik,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah bersama pelaku industri pariwisata untuk memperkuat promosi ke pasar wisata yang relatif stabil.

Beberapa pasar potensial yang dinilai masih cukup kuat antara lain negara-negara ASEAN, Australia, China, serta kawasan Asia Timur.

Di sisi lain, penguatan wisata domestik juga dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan industri pariwisata nasional di tengah ketidakpastian global.

“Promosi wisata domestik perlu terus diperkuat agar sektor pariwisata tidak terlalu bergantung pada wisatawan mancanegara. Dengan begitu, ketika situasi global tidak menentu, industri pariwisata kita tetap bisa bertahan,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: Dampak konflik iran vs ashpi jatimkota batumalangPariwisata Jatimwisata baliwisata jawa timurWisata Malang Raya

Related Posts

F5785b1f 3c1f 4c98 A75b 4d1910b070cf
News

Pastikan Profesionalisme, Sekjen Imipas Kunjungi Kantin hingga Pembinaan Batik di Lapas Malang

Sabtu, 18 Jul 2026
Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
Next Post
Mobil dinas

Wawali Kota Malang Tegaskan ASN Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.