Tugumalang.id – Di balik riuh gelak tawa dan gemuruh tepuk tangan penonton yang memadati panggung Grand Final Stand Up Comedy Malang Jeh (STMJ) 2026, terselip sebuah kisah keteguhan dan spirit yang luar biasa.
Muhammad Rifki alias Rifqi Elmo, seorang pedagang pasar asal Malang telah menaklukkan panggung tawa se-Jatim hingga dinobatkan sebagai Jawara.
Rifqi Elmo, berhasil menyabet gelar Juara 1 kompetisi stand up comedy STMJ 2026 tingkat Jatim di gedung MCC, Kota Malang setelah melewati perjalanan panjang yang penuh dengan rasa pesimis. Bagaimana tidak, ratusan komika berbagai daerah di Jawa Timur turut menjadi saingan kuatnya.
Langkah Rifki menuju podium juara tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ia mengaku sempat merasa kurang percaya diri setelah penampilannya di babak semifinal dianggapnya kurang maksimal. Namun, ia tak menyerah, pemuda berusia 29 tahun ini memilih untuk menggali lebih dalam potensi materinya.
Baca Juga: Dari Banyuwangi ke Malang, Alvin Delvale Tantang Diri di Panggung STMJ 2026
”Alhamdulillah, usaha buat nyari nyari materi baru terbayarkan dengan juara satu,” kata Rifqi Elmo dengan nada lega setelah pengumuman pemenang kompetisi stand up comedy STMJ 2026 di MCC pada Sabtu (31/1/2026) malam.
Malam itu, panggung di gedung MCC Kota Malang seolah menjadi miliknya. Rifqi Elmo tampil apik membawakan materi yang segar, ringan dan penuh kearifan lokal hingga sukses mengocok perut penonton.

Punchline dan jokes jokes absurt bertubi tubi membuat penonton bergemuruh tak henti henti tertawa di sepanjang penampilannya.
Apa yang membuat Rifki unik adalah kreativitasnya dalam menghadapi tantangan kompetisi dan kejujurannya dalam berkarya. Penentuan tema materi random dari juri bahkan ia libas untuk membuat penonton terbahak bahak. Di saat banyak komika mencari inspirasi dari hal hal yang bombastis, Rifqi memotret kesehariannya sebagai pedagang sembako di pasar.
”Yang paling dekat dengan kehidupan saya, ya pekerjaan saya, keluarga saya. Saya dagang sembako di pasar. Alhamdulillah penonton senang dan tertawa,” ucapnya.
Usai membawa trofi Juara, pemuda asal Pakisaji itu juga menceritakan sekilas perjalanan hidupnya. Sejak lulus sekolah dan sempat merantau ke Jakarta, ia memutuskan pulang ke Malang pada tahun 2017 untuk membantu orang tuanya berdagang sembako di pasar.
Pengalaman melayani pembeli di pasar itulah yang ia olah menjadi rangkaian jokes jokes yang segar dan relevan bagi penonton.
Baca Juga: Semifinal Berlangsung Ketat, Ini 5 Komika Jatim Lolos Grand Final STMJ 2026
Rifqi juga mengungkapkan rencana untuk melangsungkan pernikahan di tahun 2026 ini. Ia menyebut, hadiah kompetisi STMJ 2026 itu juga akan menjadi tamahan untuk biaya pernikahannya. “Rencana mau tak pakai buat biaya nikah,” ucapnya sambil tersenyum.
Kemenangan ini tentu bukanlah keberuntungan semalam. Rifki telah konsisten menggeluti dunia stand up comedy sejak akhir 2018. Motivasinya yang sederhana yakni ingin mencari teman dan melihat orang lain tertawa menjadi pelecut langkah kakinya. Baginya, panggung stand up comedy adalah tempatnya berbagi kebahagiaan.

“Sangat senang kalau lihat orang tertawa, karena aku ingin teris bisa menghibur orang. Alhamdulillah final ini banyak penonton dan banyak yang tertawa,” ungkapnya.
Meski kini telah menjadi jawara di tingkat Jawa Timur, ambisi Rifqi tidak berhenti. Ia memendam mimpi besar untuk bisa tampil di kompetisi nasional yang menjadi kiblat para komika tanah air.
Sebagai bagian dari komunitas yang tumbuh dari bawah, Rifqi berharap ajang kompetisi seperti ini terus berkembang. Ia melihat antusiasme peserta dari berbagai kota seperti Surabaya, Mojokerto, Jombang, Pasuruan, Kediri, Tulungagung, Jember hingga Banyuwangi sebagai bukti bahwa bibit bibit komika di Jawa Timur sangat potensial dan membutuhkan jam terbang.
Kisah Rifki Elmo adalah pengingat bahwa panggung besar bisa menjadi milik siapa saja, bahkan bagi mereka yang sehari harinya bergelut dengan karung beras dan stok sembako di sudut pasar Pakisaji.
Kompetisi Stand Up Comedy Malang Jeh 2026 ini didedikasikan Tugu Media Group (Tugumalang.id dan Tugujatim.id) untuk memperingati Haul ke-16 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Sisi humoris Gus Dur dengan pemikiran pemikirannya yang selalu membangkitakan kewarasan berpikir dan menyejukkan rakyat Indonesia menjadi spirit event stand up comedy STMJ 2026 ini.
CEO Tugu Megia Group, Irham Thoriq mengatakan bahwa Haul Gus Dur kali ini dikemas dengan kompetisi stand up comedy secara gratis agar lebih efektif dalam mengenalkan pemikiran pemikiran besar Gus Dur kepada generasi muda.
“Melalui kompetisi stand up comedy STMJ 2026 ini, kami berharap nilai nilai kebijaksanaan, kemanusiaan dan kegembiraan ala Gus Dur dapat terus hidup dan menjangkau generasi lintas usia dengan cara yang segar dan membumi,” kata Thoriq.
Dalam pembukaan acara Grand Final STMJ 2026 ini, ratusan penonton dari berbagai kalangan juga ia ajak berdoa bersama untuk mengenang jasa jasa dan pemikan mendiang Gus Dur. Seluruh penonton dengan khidmat melakukan doa bersama.
Komika nasional Wawan Saktiawan yang turut tampil sebagai guest star Grand Final STMJ 2026 bersama komika Bobby Darwin itu menilai tingginya minat penonton menjadi tanda bahwa stand up comedy telah mengakar di masyarakat.
Lebih jauh, stand up comedy tingkat Jawa Timur bertajuk STMJ 2026 itu dinilai berperan penting sebagai ruang tumbuh kembang komika daerah. Ajang ini memberi kesempatan bagi komika daerah untuk berkompetisi, unjuk kreativitas, mengasah mental dan mengukur kemampuan di panggung level regional.
“Komika daerah itu butuh panggung dan kompetisi seperti ini. Supaya tidak hanya tampil di kotanya sendiri, tapi bisa diadu dengan komika antar kota sebelum tampil di panggung nasional,” tuturnya.
Ia juga mengaoresiasi Tugu Media Group yang turut meramaikan dunia stand up comedy dalam peringatan Haul Gus Dur. “Terimakasih sudah ikut mengenalkan stand up comedy ke masyarakat,” tandasnya.
STMJ 2026 dalam rangka Haul Gus Dur ke-16 ini juga didukung oleh Bank BTN, UIN Malang, Project Management Unit (PMU) UIN Malang, MS GLOW FOR MEN, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Agro Mineral Water, Grand Mercure Malang, Kahf, Perum Jasa Tirta I, Malang Strudel. Serta community partner, Stand Up Indo Malang dan Amazing Malang selaku media partner.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A


















