Malang, Tugumalang.id – Punchline dan jokes jokes jenaka 15 komika dari berbagai daerah di Jawa Timur sukses membuat babak Semifinal Stand Up Comedy Malang Jeh (STMJ) 2026 berlangsung ketat pada Sabtu (24/1/2026) malam. Juri kompetisi ini telah menetapkan 5 komika yang behak lolos ke babak Grand Final STMJ 2026.
Babak Semifinal STMJ 2026 itu telah dilangsungkan di Auditorium Multikultural Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama). Dua juri yakni Dewangga dan Gilang Herlambang mengaku kesulitan dalam menentukan 5 komika yang berhak lolos ke babak selanjutnya.
Dalam kesempatannya Dewangga yang juga merupakan komika itu mengatakan, ia sudah menjadi juri kompetisi STMJ ini sejak 3 tahun terakhir. Babak semifinal STMJ season ketiga ini menurutnya yang paling ketat.
“Semifinal STMJ season 3 ini yang paling sulit untuk menentukan lima besar. Karena selisih poin mereka ketat banget,” ungkapnya.
Baca juga: 15 Komika Jatim Kocok Perut Penonton Semifinal STMJ 2026 di Kampus Unikama, Auditorium Pecah Total
Setidaknya, ada beberapa kriteria penilaian yang digunakan dalam babak semifinal kali ini. Yakni ada tawa penonton, Laugh Per Minute (LPM) atau jumlah tawa penonton per menit, kekuatan materi dan delivery atau pembawaan. Selain itu, komika harus membawakan materi yang segar dan baru untuk menjaga kreativitas.
“Sebenarnya kami melihat ada komik yang bagus dan lucu. Tapi dia pakai materi yang sudah dipakai saat audisi awal. Jadi hitungannya nggak sah,” urainya.
5 Komika ke babak Grand Final STMJ 2026
1. Fajar Fathoni asal Malang
2. Kadung Agus asal Mojokerto
3. Ari Tri Irawan asal Kediri
4. Muhammad Rifqi asal Malang
5. Wahyu asal Pasuruan
Kelima komika ini akan tampil di Grand Final STMJ 2026 yang rencananya bakal dilangsungkan di Malang Creative Center (MCC) pada 31 Desember 2026 mendatang.
“Pesan saya untuk yang lolos, siapkan materi yang benar benar bagus di final. Pastikan menampilkan yang terbaik. Untuk yang gak lolos, kerja yang lebih keras lagi,” kata Dewangga.
Event STMJ 2026 ini didedikasikan Tugu Media Group untuk memperingati Haul ke-16 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Diketahui, Gus Dur merupakan sosok pluralis yang dicintai rakyat Indonesia. Guru bangsa ini memiliki selera humor yang tajam namun menyejukkan. Jika diselami, humor Gus Dur mampu merawat kewarasan berpikir.
CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq menjelaskan bahwa kompetisi STMJ 2026 ini digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok Gus Dur. Melalui STMJ 2026, generasi muda diajak membangun nuansa baru dalam merawat pemikiran pemikiran humanis, kritis dan humoris Gus Dur.
“STMJ ini juga bertujuan memberikan wadah bagi para komika muda di Jatim untuk mengembangkan kreativitasnya, sekaligus memajukan industri kreatif di Jatim,” ucapnya.
Ia tak menyangka kompetisi ini mendapat animo besar. Tercatat, ada ratusan komika dari berbagai daerah di Jawa Timur telah mendaftar di komptisi ini.
“Tahun ini ada ratusan pendaftar dari Jatim. Mulai dari Jombang, Kediri, Tulungagung, Banyuwangi, Mojokerto dan lainnya. Semoga mereka nantinya bisa menjadi talenta komika yang luar biasa di masa depan,” tandasnya.
Baca juga: Semifinal Kompetisi STMJ 2026, Rektor Unikama: Komika Adalah Orang Orang Cerdas
Sebagai informasi, STMJ 2026 dalam rangka Haul Gus Dur ke-16 ini didukung oleh Bank BTN, UIN Malang, Project Management Unit (PMU) UIN Malang, MS GLOW FOR MEN, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Agro Mineral Water, Grand Mercure Malang, Kahf, Perum Jasa Tirta I, Malang Strudel. Serta community partner, Stand Up Indo Malang dan Amazing Malang selaku media partner.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























