Tugumalang.id – Rektor Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Dr. Sudi Dul Aji, M.Si., menekankan bahwa seorang komika merupakan orang orang yang cerdas. Hal itu disampaikan saat membuka babak Semifinal Stand Up Comedy Malang Jeh (STMJ) 2026 di Auditorium Multikultural Unikama pada Sabtu (24/1/2026).
Dr. Sudi Dul Aji, M.Si., yang membuka acara ini menyampaikan bahwa stand up comedy bukan sekadar hiburan. Tetapi juga membutuhkan kecerdasan dan kreativitas tingkat tinggi. Sebab, komika harus mampu menganalisis situasi dan membangun narasi yang cerdas sekaligus lucu.
Baca Juga: Semifinal STMJ 2026, 15 Komika Muda Jatim Guncang Kampus Unikama
“Komedian itu adalah orang yang cerdas dan kreatif. Kalau tidak begitu, rasanya akan sulit. Harus mampu menganalisa, membangun narasi lucu di hadapan audiens,” kata dia.

Ia menyatakan siap memfasilitasi pengembangan skill para talenta komika muda yang telah berjuang dan memenangi kompetisi STMJ 2026 ini. Baginya, kreatifitas komika perlu terus dikembangkan untuk menatap tantangan yang kompleks di masa mendatang.
Di sisi lain, dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telibat dalam acara STMJ 2026. Ia berharap kompetisi bisa berlangsung secara berkelanjutan.
“Selamat bertanding dan selamat berjuang. Mudah mudahan semuanya bisa menjadi pemenang,” ucapnya.
Sementara itu, CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq menyampaikan bahwa event STMJ ini telah digelar rutin setiap tahun sejak 2023 lalu. Tahun ini, animo pendaftar mencapai ratusan komika muda dari berbagai daerah di Jatim.
“Tahun ini ada ratusan pendaftar dari Jatim. Mulai dari Jombang, Kediri, Tulungagung dan lainnya. Semoga mereka nantinya bisa menjadi talenta komika yang luar biasa di masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Thoriq menjelaskan bahwa STMJ 2026 ini digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok Gus Dur, sosok guru bangsa pluralis yang memiliki selera humor tinggi dan penuh pesan.
Melalui ajang “STMJ” atau Stand Up Comedy Malang Jeh, Thoriq ingin menghadirkan nuansa baru dalam mengenang sang guru bangsa. Acara ini dirancang khusus untuk generasi Z dan milenial, dengan harapan dapat mendekatkan pemikiran pemikiran humanis, kritis dan humoris Gus Dur kepada generasi muda.
Selain itu, STMJ juga bertujuan untuk memberikan wadah bagi para komika muda di JawaTimur untuk mengembangkan kreativitasnya, sekaligus turut berkontribusi dalam memajukan industri kreatif di Jawa Timur.
Adapun 15 Komika yang Tampil di Babak Semifinal STMJ 2026 yakni:
1. Fajar Fathoni asal Malang
2. Muhammad Rifqi asal Malang
3. Emir Maulana asal Malang
4. Achmad Isnan Junaedi asal Jombang
5. Alfin Devale asal Banyuwangi
6. Bayu asal Malang
7. Sam Anindio asal Malang
8. Muhammad Hasbi Hanifuddin asal Tulungagung
9. Rifki Maoll asal Malang
10. Ari Tri Irawan asal Kediri
11. Rakagita Nyali Adutya Bhumi asal Jember
12. Wahyu asal Pasuruan
13. Mahe Mahendra asal Kediri
14. Theza Pujiawan Vinansyah asal Malang
15. Kadung Agus asal Mojokerto
Event kompetisi stand up comedy STMJ 2026 dalam rangka Haul Gus Dur ke-16 ini didukung oleh Bank BTN, UIN Malang, Project Management Unit (PMU) UIN Malang, MS GLOW FOR MEN, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Agro Mineral Water, Grand Mercure Malang, Kahf, Perum Jasa Tirta I, Malang Strudel.
Serta community partner, Stand Up Indo Malang dan Amazing Malang selaku media partner.
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























