Tugumalang.id – Polresta Malang Kota mendirikan dua Posko Tanggap Bencana di Kecamatan Blimbing dan Lowokwaru Kota Malang pada Kamis (11/12/2025). Dua posko ini didirikan untuk memberikan respons cepat sekaligus mengantisipasi dampak kedaruratan apabila terjadi bencana alam.
Kecamatan Blimbing dan Lowokwaru menjadi fokus utama lantaran terdampak paling parah saat Kota Malang dilanda 39 titik banjir pada 4 Desember 2025 lalu.
Untuk itu, Posko Tanggap Bencana ini didirikan di Jalan Letjen S Parman, Blimbing dan Simpang 3 Jembatan Suhat, Lowokwaru.
Baca Juga: Operasi Zebra Semeru Dimulai, Polresta Malang Kota Fokus Tekan Angka Kecelakaan
Posko ini dilengkapi peralatan tanggap kedaruratan bencana dan akan menjadi pusat integrasi koordinasi lintas instansi hingga pusat informasi terpadu. Kedua posko ini diresmikan langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Kombes Pol Nanang Haryono mengatakan bahwa kedua posko ini diaktifkan 24 jam non stop. Pihaknya telah mengerahkan personel untuk bersiaga dalam 3 sift.
“Setiap posko diisi delapan personel. Kami sudah siapkan 3 sift di masing masing posko,” ujarnya.
Nanang memastikan untuk personel yang disiagakan di Posko Tanggap Bencana ini merupakan pasukan berlatar belakang satuan Brimob berkompeten dalam penanganan bencana.
Baca Juga: Polresta Malang Kota Jaring 111 Motor Terlibat Balap Liar
“Jadi yang bertugas di posko ini semua anggota yang memiliki kemampuan lebih dalam penyelamatan hingga operasi search and rescue,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat berharap Posko Tanggap Bencana ini benar benar mampu mengantisipasi dampak kejadian benacan seperti banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Semoga bisa mengantisipasi. Nanti tim dari Polresta, Kodim, BPBD, relawan akan siaga apabila terjadi hal hal yang perlu penanganan cepat,” ujarnya.
Ia menyebut juga akan mendirikan posko di 3 kecamatan lain untuk memperluas upaya mitigasi kebencanaan di Kota Malang. Mengingat, prediksi BMKG terkait cuaca ekstrem masih berlangsung hingga Januari.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























